Sumbawanews.com,- Real Madrid tengah menunggu keputusan Jose Mourinho menentukan posisi terbaik Jude Bellingham, sebuah pilihan yang berpotensi menentukan arah taktik tim musim ini. Gelandang asal Inggris itu, yang tampil gemilang di Piala Dunia 2026 dan menjadi salah satu pemain paling konsisten di Santiago Bernabéu, kini menjadi titik sentral perdebatan strategis pelatih asal Portugal. Setelah sebelumnya berperan sebagai gelandang serang dan penyerang bayangan di musim debutnya, Bellingham kini sering ditempatkan lebih dalam sebagai gelandang tengah, namun pergeseran ini dinilai mengurangi produktivitas ofensifnya.
Di musim pertamanya bersama Real Madrid pada 2023/2024, Bellingham mencatatkan performa luar biasa setelah didatangkan dari Borussia Dortmund dengan nilai transfer 100 juta euro. Ia tak hanya menjadi ancaman di depan, dengan hampir meraih gelar top skor La Liga, tetapi juga menunjukkan kemampuan defensif dan pergerakan lintas lapangan yang langka. Namun, setelah pensiunnya Toni Kroos dan Luka Modrić, staf pelatih menggeser perannya ke posisi lebih bertahan demi menyeimbangkan lini tengah—sebuah perubahan yang membuatnya kerap terjebak dalam tugas menyerupai bek sayap saat tim kehilangan bola.
Mourinho kini memiliki sejumlah opsi: menempatkan Bellingham kembali sebagai gelandang serang, memainkannya sebagai nomor delapan yang lincah, atau bahkan sebagai gelandang bertahan dalam sistem poros ganda. Jika dimainkan lebih dekat ke kotak penalti, potensi mencetak gol dan memimpin tekanan dari lini depan akan kembali meningkat. Keputusan Mourinho bukan sekadar menentukan posisi seorang pemain, tetapi memengaruhi seluruh dinamika permainan Real Madrid sepanjang musim 2026-2027.















