Sumbawanews.com,- Kapal perang China dan Jepang hampir bertabrakan saat gugus tugas Angkatan Laut China melakukan latihan rutin di laut lepas, menyusul insiden komunikasi tegang yang dipicu perdebatan tentang penyebutan institusi militer Jepang. Rekaman audio eksklusif yang diperoleh Global Times menunjukkan bahwa Pasukan Bela Diri Jepang menyebut diri mereka sebagai “Angkatan Laut Jepang” saat berinteraksi dengan kapal fregat Yangzhou (Hull 578) China, padahal menurut Konstitusi Jepang, negara itu tidak diperbolehkan memiliki angkatan laut resmi. Gugus tugas China langsung mengoreksi, menegaskan bahwa istilah itu melanggar konstitusi Jepang dan menegaskan bahwa Jepang hanya boleh menyebut dirinya sebagai “Pasukan Bela Diri.” Jepang menolak mengubah ucapan mereka, tetap mempertahankan sebutan “Angkatan Laut Jepang,” sementara China memberi peringatan tegas: jika terjadi kesalahpahaman atau perhitungan salah, Jepang diminta segera menghentikan tindakan dan menjauh. Kementerian Pertahanan Nasional China menegaskan, lokasi latihan bersama China-Rusia berada di laut lepas, bukan dalam Zona Ekonomi Eksklusif Jepang, menolak klaim bahwa China melanggar wilayah yurisdiksi Jepang.
Home Berita Internasional Kapal China dan Jepang Hampir Bertabrakan di Laut, Perdebatan Nama Jadi Pemicu















