Sumbawanews.com,- Tim demonstrasi Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), yang diperkuat artis Prisia Nasution dan Fauzi Baadila, mematangkan persiapan jelang tampil di Hanoi International Martial Arts Festival di Vietnam pada 7–9 Agustus 2026. Kedua tokoh tersebut menjalani latihan perdana di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, pada Kamis (30/7), untuk memperdalam kekompakan gerakan demi mempromosikan pencak silat di kancah internasional.
Prisia, mantan atlet pencak silat profesional, dan Fauzi, yang dikenal sebagai aktor dan pesilat, berlatih bersama tim PB IPSI di bawah arahan Wakil Sekretaris Jenderal PB IPSI, Bima Sinung Widagdo. Mereka menekankan pentingnya menampilkan gerakan yang rapi dan serasi agar seni bela diri asal Nusantara ini mendapat pengakuan lebih luas di luar Asia Tenggara.
“Harapan kami pencak silat semakin dikenal dunia dan ke depan bisa dipertandingkan di Olimpiade seperti cabang olahraga lainnya,” ujar Bima. Prisia menambahkan, festival di Hanoi menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan pencak silat sebagai olahraga dan budaya besar yang layak diperjuangkan di ajang global. Fauzi pun menegaskan, “Api pencak silat ini harus terus kita jaga supaya semakin berkembang dan semakin dikenal dunia.”
Keduanya berkomitmen menjadikan penampilan di Vietnam sebagai langkah awal memperluas jejak pencak silat di panggung internasional, sekaligus mendorong upaya masuknya cabang ini ke dalam program Olimpiade.















