Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia menghancurkan Kamboja dengan skor 5-1 pada laga pembuka Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, 27 Juli 2026. Kemenangan telak ini tak hanya mengantarkan Garuda meraih tiga poin pertama, tetapi juga memaksa media Vietnam, khususnya Dan Viet, merevisi pandangan mereka terhadap kekuatan tim asuhan John Herdman. Sebelumnya, Indonesia dianggap lemah akibat absennya sejumlah pemain bintang yang berkarier di Eropa dan luar negeri, namun performa impresif di lapangan membuat Vietnam memandang Indonesia sebagai ancaman serius dalam perburuan gelar juara.
Media Vietnam secara khusus menyoroti bahwa meski tanpa sejumlah nama besar seperti Emil Audero, Jay Idzes, dan Calvin Verdonk, skuad Indonesia tetap menunjukkan kualitas tinggi dan dominasi teknis yang mengesankan. Laporan Dan Viet menekankan bahwa Timnas Indonesia tetap memiliki nilai pasar tertinggi di turnamen ini, mencapai €9,43 juta, dengan tujuh dari 10 pemain termahal Piala AFF 2026 berasal dari skuad Garuda. Gol-gol yang dicetak Mitchell Baker (hattrick), Sandy Walsh, dan Jens Raven menjadi bukti nyata bahwa kekuatan tim tidak hanya bergantung pada pemain naturalisasi, tetapi juga pada strategi dan kohesi tim yang dibangun Herdman.
Kemenangan ini juga memicu reaksi beragam di kalangan media ASEAN. Meski ada yang menyebut Indonesia sebagai “Tim B” karena banyaknya pemain naturalisasi, fakta bahwa tim ini mampu menghancurkan lawan dengan skor telak tanpa kehadiran pemain inti justru semakin memperkuat citra mereka sebagai tim yang berkelas dan berpotensi besar. Pelatih John Herdman pun mendapat pujian atas kemampuannya menyusun tim yang kompak dan efektif, bahkan di tengah keterbatasan sumber daya pemain.
Dengan kemenangan ini, Indonesia memimpin sementara di Grup A, sekaligus menarik perhatian tim-tim kuat seperti Vietnam yang akan menghadapi Garuda di fase selanjutnya.















