Sumbawanews.com,- Ijtima Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), termasuk pembenahan struktur Pengurus Besar NU (PBNU) dan penolakan tegas terhadap praktik transaksional dalam pemilihan ketua umum. Wakil Sekretaris Dewan Syura DPP PKB Maman Imanulhaq menyatakan, para ulama dan kiai yang hadir menekankan pentingnya PBNU kembali berperan sebagai lokomotif civil society—memberikan kritik konstruktif kepada pemerintah, mendampingi umat dalam pemberdayaan ekonomi, serta meningkatkan kualitas pendidikan. Ijtima Ulama juga menyerukan agar proses muktamar di Jombang benar-benar bebas dari manipulasi, pemanfaatan struktur PCNU, dan segala bentuk transaksi politik. Lebih dari itu, para peserta menekankan perlunya ruang yang terbuka bagi generasi muda dan profesional dalam merumuskan arah baru peran NU di masa depan.
Home Berita Nasional Ijtima Ulama PKB Dorong Pembenahan PBNU dan Tolak Praktik Transaksional di Muktamar















