Sumbawanews.com,- Pada jeda internasional September 2026, sepak bola Eropa menyaksikan momen bersejarah: Jurgen Klopp, Xavi Hernández, dan Zinedine Zidane secara bersamaan memimpin tim nasional besar—Jerman, Belanda, dan Prancis—dalam debut kepelatihan mereka. Ketiga legenda sepak bola ini, yang baru saja meninggalkan klub klub top Eropa, kini memikul tanggung jawab membawa negaranya menuju UEFA Euro 2028, dengan laga pertama mereka berlangsung mulai 25 September 2026.
Jurgen Klopp, yang resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Jerman pada 24 Juli 2026, langsung memperluas basis pemain dengan memanggil 44 nama untuk skuad September, hasil dari serangkaian kunjungan ke fasilitas latihan Bundesliga untuk memahami dinamika pemain. Ia menggantikan Julian Nagelsmann yang dipecat setelah performa buruk di Piala Dunia 2026. Sementara itu, Xavi Hernández, yang diumumkan sebagai pelatih baru Belanda pada 25 Agustus 2026, akan memulai tugasnya dengan laga berat melawan Jerman di Johan Cruyff Arena pada 25 September, diikuti lawatan ke Serbia pada 27 September. Di sisi lain, Zinedine Zidane, yang mengakhiri masa jabatannya di Real Madrid pada 2021 dan kini kembali ke dunia tim nasional, memimpin Prancis dengan membawa lima pemain debutan, termasuk Jeremy Jacquet dari Liverpool yang sedang menunjukkan performa gemilang di lini belakang.
Ketiga pelatih ini membawa gaya dan filosofi yang berbeda—Klopp dengan intensitas tinggi dan pendekatan kolaboratif, Xavi dengan sentuhan taktis berbasis penguasaan bola ala Barcelona, dan Zidane dengan kebijaksanaan dan kepercayaan pada bakat muda. Laga-laga September ini bukan sekadar uji coba, tapi penentu awal arah strategi mereka menjelang kualifikasi Euro 2028. Dengan skuad penuh bintang dan keputusan kepelatihan yang revolusioner, jeda internasional ini menjadi babak baru dalam sejarah sepak bola Eropa.















