Home Serba Serbi Tekno Restoran di San Francisco Diprotes karena Menu Foto Hasil AI

Restoran di San Francisco Diprotes karena Menu Foto Hasil AI

Sumbawanews.com,- Sebuah restoran di San Francisco, Amerika Serikat, mendapat protes keras dari warga setempat setelah memajang foto menu makanan yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI). Restoran bernama Grind & Unwind menjadi sorotan setelah gambar-gambar menu yang dipajang di bagian depan dianggap tidak realistis, bahkan menyeramkan oleh sejumlah calon pelanggan. Foto roti dikritik menyerupai kulit reptil, croissant dianggap mirip larva alien, dan hidangan pulled pork dengan coleslaw disamakan dengan jamur cordyceps yang terinfeksi. Kritik tersebut memicu gelombang respons negatif di platform Reddit, dengan unggahan tentang menu itu mendapat hampir 700 upvote. Puncaknya, pada 2 Juli, bagian kanopi restoran dicoret-coret dengan cat semprot merah bertuliskan “seriously”. Pemilik restoran, AJ dan Lyndsey Lozano, mengaku tidak menyangka reaksi publik akan sehebat itu. Lyndsey menyatakan bahwa gambar AI tersebut hanya dimaksudkan sebagai promosi sementara, mengingat mereka sedang sibuk mengurus restoran baru dan merawat tiga anak kecil. Setelah mendapat tekanan publik, pasangan itu akhirnya mencopot semua gambar berbasis AI dari tampilan menu mereka. Kasus ini menjadi contoh bahwa meski teknologi AI banyak digunakan dalam pemasaran, visual yang tidak sesuai realitas justru bisa merusak kepercayaan konsumen, terutama di industri kuliner yang mengandalkan daya tarik visual yang autentik.

Previous articleMahasiswa India Protes Besar-Besaran Tuntut Reformasi Pemerintah
Next articleKritik Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Dinilai Abaikan Prinsip Kesehatan Publik