Sumbawanews.com,- Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina berakhir dengan kekalahan tim asuhan Thomas Tuchel, dan legenda timnas Inggris Gary Neville mempertanyakan keputusan pelatih asal Jerman itu untuk tidak memainkan gelandang muda Kobbie Mainoo. Mainoo, yang tampil menjanjikan di Euro 2024 dan musim terakhir bersama Manchester United, sama sekali tidak mendapat menit bermain selama turnamen, termasuk saat Inggris kalah dari Argentina di Stadion Atlanta pada 16 Juli 2026. Neville, dalam wawancara di program The Overlap, menyatakan bahwa Mainoo memiliki kemampuan menguasai dan mendistribusikan bola yang bisa menjadi solusi saat tim kehabisan energi, terutama setelah Declan Rice terlihat kelelahan di tengah lapangan. Ia menilai, dengan kondisi tim yang terus dipaksa bertahan, kehadiran Mainoo seharusnya menjadi pilihan logis untuk mengubah ritme permainan. Neville juga menyebut bahwa Mainoo berhak meminta penjelasan atas keputusan tersebut, mengingat kontribusinya yang konsisten di level klub dan tim nasional sebelumnya.
Tuchel tetap memilih formasi bertahan ketat dengan lima bek, sementara Mainoo yang berusia 20 tahun tetap duduk di bangku cadangan hingga peluit panjang berbunyi. Tidak ada kutipan langsung dari Tuchel mengenai alasan keputusan ini, namun Neville menekankan bahwa kegagalan memanfaatkan potensi muda seperti Mainoo bisa menjadi titik lemah strategis di turnamen sekelas Piala Dunia.















