Home Berita Nasional PAM Mati Selama Enam Hari, Warga Cengkareng Darurat Simpan Air

PAM Mati Selama Enam Hari, Warga Cengkareng Darurat Simpan Air

Sumbawanews.com,- Sejumlah warga di Cengkareng, Jakarta Barat, mulai menampung air di ember, tong, dan galon kosong menyusul rencana penghentian sementara pasokan air PAM JAYA selama enam hari, mulai 17 hingga 22 Juli 2026. Gangguan ini akibat perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang dikelola PT Jakarta Utilitas Propertindo, berdampak pada sekitar 55.272 pelanggan di tujuh kelurahan, termasuk Cengkareng Barat dan Cengkareng Timur. Warga seperti Yanti (42) mengaku hanya memiliki wadah sederhana—satu tong, tiga ember, dan empat galon bekas—karena tidak memiliki tandon air, sehingga harus memaksimalkan setiap ruang penyimpanan. Sementara itu, Risma (37) yang tinggal bersama delapan anggota keluarga mengandalkan bak penampungan besar di bawah rumahnya, yang akan diisi penuh sebelum pasokan air dihentikan. Kedua warga menyampaikan kekhawatiran bahwa gangguan ini akan mengganggu kebutuhan dasar sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci, dan siap membeli air keliling seharga Rp5.000 per jerigen atau meminta bantuan dari mushalla terdekat jika persediaan habis.

Previous articleMessi Masih Punya Peluang Raih Ballon d’Or 2026 Meski Argentina Kalah di Final
Next articleArgentina dan Inggris Meregang Hubungan Usai Kapal Perang Inggris Melintas di Perairan Kontroversial