Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan menjalani laga tandang Piala AFF 2026 tanpa mencarter pesawat pribadi, namun tetap mendapat jaminan akomodasi terbaik dari penyelenggara. Keputusan ini diumumkan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, pada awal Juli 2026, menyusul kebijakan baru AFF yang menunjuk Vietjet sebagai maskapai resmi untuk seluruh ajang ASEAN United FC, termasuk Piala AFF 2026 yang berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Dengan demikian, para pemain dan staf tim akan menggunakan jasa penerbangan komersial yang diatur langsung oleh AFF, bukan pesawat sewaan milik PSSI.
Meski tak lagi mengandalkan jet pribadi seperti pada beberapa turnamen sebelumnya, BTN menegaskan bahwa kenyamanan dan kebutuhan logistik para pemain tetap menjadi prioritas utama. “Kami tidak akan menggunakan pesawat carter. Namun, kami akan memberikan fasilitas perjalanan dan akomodasi yang senyaman mungkin bagi para pemain, karena aspek tersebut sangat penting agar mereka dapat tampil maksimal,” ujar Sumardji.
AFF sendiri menjadikan kerja sama dengan Vietjet sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas antarnegara di kawasan Asia Tenggara. Presiden AFF, Mayor Jenderal Khiev Sameth, menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan mempererat persatuan antaranggota asosiasi melalui sepak bola. Dengan sistem kandang-tandang yang diterapkan sejak fase grup, tim-tim peserta—termasuk Indonesia—akan berpindah-pindah lokasi, dan Vietjet siap melayani seluruh perjalanan tim nasional tanpa biaya tambahan.
Di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Skuad arahan John Herdman akan menjamu Kamboja dan Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, sementara laga tandang harus dilakoni di Timor Leste dan Singapura. Semua perjalanan tim akan diatur secara terpadu oleh AFF melalui mitra maskapainya, memastikan mobilitas yang lancar tanpa beban logistik bagi federasi.















