Sumbawanews.com,- Perusahaan teknologi milik negara Rusia, Rostec, meluncurkan sistem pertahanan baru bernama Pautina pada Rabu, 15 Juli 2026, untuk menghancurkan drone serang yang mengancam infrastruktur energi. Dikembangkan oleh anak perusahaan RT-Project Technologies, Pautina berupa jaring logam modular yang dirancang menangkap dan menghentikan pesawat nirawak hingga berat 200 kilogram dengan kecepatan hingga 250 kilometer per jam. Sistem ini kini tengah diuji coba di fasilitas strategis seperti kilang minyak, terminal bahan bakar, gardu listrik, dan gudang logistik, dengan kemampuan melindungi bangunan setinggi lebih dari 25 meter. Peluncuran Pautina dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya serangan drone Ukraina terhadap pusat-pusat energi Rusia, termasuk kilang minyak Omsk dan Moskow, yang telah mengganggu pasokan domestik dan memicu pembatasan ekspor minyak bumi.















