Home Berita Olah Raga Thailand Kehilangan Striker Andalan Jelang Piala AFF 2026, Peluang Indonesia Meningkat?

Thailand Kehilangan Striker Andalan Jelang Piala AFF 2026, Peluang Indonesia Meningkat?

Sumbawanews.com,- Timnas Thailand resmi memulai pemusatan latihan pada 14 Juli 2026, namun menghadapi kendala besar menjelang Piala AFF 2026: striker utama Patrik Gustavsson dipastikan absen selama tiga laga pertama fase grup. Penyerang berusia 24 tahun itu masih berkewajiban bersama klub BG Pathum United dan belum dapat bergabung dengan skuad tim nasional yang dipimpin pelatih Anthony Hudson. Absennya Gustavsson—yang dikenal sebagai salah satu ancaman paling mematikan di lini depan sepak bola Thailand—mengguncang rencana taktis tim “Gajah Perang” di awal turnamen.

Gustavsson akan melewatkan tiga pertandingan pembuka Thailand di Grup B, yakni lawatan ke Laos pada 25 Juli, laga kandang melawan Malaysia, serta perjalanan ke Filipina. Ia baru bisa kembali jika kewajiban klubnya selesai, yang berarti ia berpotensi baru tampil pada laga terakhir fase grup melawan Myanmar. Kehilangan pemain dengan postur tinggi, kecepatan, dan ketajaman finishing ini menjadi pukulan serius bagi kekuatan serang Thailand, yang selama ini mengandalkannya sebagai ujung tombak utama.

Meski tidak tergabung dalam grup yang sama, Timnas Indonesia berpotensi merasakan dampak tidak langsung dari ketidakhadiran Gustavsson. Jika kedua tim sama-sama lolos ke semifinal, kehilangan kekuatan serang Thailand di awal turnamen bisa memengaruhi dinamika permainan dan kepercayaan diri tim tamu saat bertemu Indonesia di babak selanjutnya. Pelatih Anthony Hudson kini dipaksa mencari solusi alternatif di lini depan, dengan sejumlah penyerang muda dan cadangan diberi kesempatan membuktikan diri.

Meski demikian, Thailand tetap dianggap sebagai salah satu favorit juara Piala AFF 2026 berkat kedalaman skuad dan pengalaman tim dalam turnamen ini. Namun, kehadiran Gustavsson yang tertunda bisa menjadi faktor penentu dalam perjalanan mereka menuju gelar, sekaligus membuka celah bagi pesaing seperti Indonesia, Vietnam, atau Singapura untuk lebih percaya diri di fase grup.

Previous articleTimnas Prancis Kalah 0-2 dari Spanyol, Deschamps Pertanyakan Kualitas Wasit
Next articleJakarta dan Sekitarnya Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari