Sumbawanews.com,- Setelah mengakhiri karier sepak bola profesional, Sergio van Dijk, mantan striker Persib Bandung dan Timnas Indonesia yang naturalisasi pada 2013, kini menjalani kehidupan baru sebagai pengusaha di bidang katering dan real estate. Pemain berdarah Belanda-Indonesia ini, yang lahir di Assen pada 8 Agustus 1982, telah meninggalkan lapangan hijau sejak kembali ke Negeri Kincir Angin pada 2016 setelah masa baktinya di Persib berakhir.
Van Dijk, yang pernah menjadi top skor Liga Indonesia 2013 bersama Persib dan tampil lima kali untuk Timnas Indonesia tanpa mencetak gol, kini fokus mengembangkan usaha bisnisnya di Belanda. Ia memanfaatkan pengalaman hidupnya di Indonesia dan koneksi budaya yang terjalin selama berkarier di tanah air untuk membangun usaha kuliner yang menggabungkan cita rasa Nusantara dengan standar internasional. Selain katering, ia juga terlibat dalam proyek properti yang menargetkan komunitas Indonesia di Eropa.
Meski tak lagi mengenakan jersey Garuda atau Persib, Van Dijk tetap aktif membagikan kenangan masa lalunya di media sosial. Ia kerap mengunggah foto-foto saat bermain di Stadion Gelora Bung Karno, termasuk momen debutnya melawan Arab Saudi pada kualifikasi Piala Asia 2015. Anak dari ibu berdarah Ambon, Antonia Polnaya, yang menamainya Serginho sebagai bentuk kekaguman pada legenda Brasil Serginho Chulapa, kini dikenal bukan lagi sebagai penyerang garang, tapi sebagai pengusaha yang sukses membangun jejak baru di luar sepak bola.
Dengan latar belakang karier di Brisbane Roar dan Adelaide United, di mana ia mencatatkan 46 gol dalam dua klub tersebut, Van Dijk membuktikan bahwa keberhasilan tak selalu berakhir di lapangan. Baginya, tantangan terbesar kini bukan lagi mengalahkan bek lawan, tapi membangun bisnis yang berkelanjutan dan bermakna bagi komunitasnya.















