Sumbawanews.com,- Didier Deschamps, pelatih Timnas Prancis, mempertanyakan kelayakan wasit Ivan Barton dari El Salvador setelah timnya dikalahkan 0-2 oleh Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026, yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat, pada Rabu dini hari WIB. Deschamps tidak menyalahkan pemain, tetapi langsung menyoroti keputusan wasit yang dinilainya meragukan, terutama setelah wasit memberikan penalti kepada Spanyol setelah Lucas Digne menjegal Lamine Yamal. Mikel Oyarzabal sukses mengubah penalti itu menjadi gol pembuka di menit ke-22, sebelum Pedro Porro memperbesar keunggulan Spanyol di menit ke-58. Barton, yang memimpin laga ini sebagai wasit utama, sebelumnya hanya pernah memimpin pertandingan babak 16 besar di Piala Dunia 2022 dan 2026, menjadikan ini penampilan pertamanya di semifinal turnamen dunia.
Deschamps menegaskan bahwa kritiknya bukan muncul karena kekalahan, melainkan karena pertanyaan mendasar tentang kualifikasi wasit untuk mengawal laga sebesar ini. “Saya mengajukan pertanyaan tanpa perlu dijawab. Apakah wasit punya kualifikasi yang cukup untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia?” ujarnya usai laga. Ia tidak menyalahkan keputusan tunggal, tetapi menyoroti keseluruhan performa pengawasan wasit yang dinilainya tidak sepadan dengan tingkat pentingnya pertandingan.
Ivan Barton, yang telah memimpin tujuh pertandingan di Piala Dunia—tiga pada 2022 dan empat pada 2026—tidak pernah sebelumnya memimpin fase knock-out di atas babak 16 besar. Kekalahan Prancis membuat Spanyol melangkah ke final, sementara Deschamps dan timnya harus mengakhiri ambisi juara di turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini.















