Sumbawanews.com,- Amerika Serikat melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap sejumlah lokasi di Iran pada Senin, 13 Juli 2026. Ledakan kuat terdengar di Bandara Abbas dan Pulau Qeshm, wilayah selatan Iran, sebagai bagian dari gelombang serangan kelima sejak gencatan senjata ditandatangani tiga minggu lalu. Menurut laporan media pemerintah Iran, hampir selusin proyektil musuh menghantam Pulau Qeshm, sementara serangan juga dilaporkan menargetkan fasilitas militer di Provinsi Hormozgan. Teheran menyatakan telah membalas dengan serangan terhadap aset militer AS di wilayah tersebut, meski belum ada konfirmasi korban jiwa dari serangan balasan itu.















