Sumbawanews.com,- Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berencana menerapkan sistem rotasi pada jajaran asisten pelatih lokal sebagai bagian dari strategi jangka panjang membangun kapasitas kepelatihan nasional. Langkah ini bertujuan memberi kesempatan lebih banyak pelatih Indonesia untuk mengalami langsung dinamika kerja di level tim nasional, bukan hanya mempertahankan staf yang sama secara tetap.
Saat ini, staf kepelatihan Timnas Indonesia terdiri dari delapan orang, dengan tiga posisi diisi pelatih lokal: Nova Arianto sebagai asisten pelatih, Sofie Imam sebagai pelatih fisik, dan Dzikry Lazuardi sebagai video analis. Nova Arianto, yang juga menangani Timnas U-20, menjadi satu-satunya asisten lokal yang terus bertahan sejak era Shin Tae-yong hingga kini. Meski absen pada agenda FIFA Matchday Juni 2026, Erick menegaskan bahwa Nova tetap menjadi bagian dari tim inti dan ketidakhadirannya murni karena fokus pada tugas di Piala AFF U-19 2026.
Herdman, yang berasal dari Kanada, ingin memperluas akses pelatih Tanah Air terhadap pengalaman internasional melalui sistem rotasi berkala. “Sistem rotasi akan ada untuk asisten,” tegas Erick dalam pertemuan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Ia menambahkan, tujuan utamanya adalah melahirkan generasi baru pelatih Indonesia yang siap memimpin di masa depan, bukan sekadar mengandalkan figur yang sudah mapan.
Dengan rencana ini, PSSI dan tim teknis di bawah Herdman menegaskan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di dunia kepelatihan sepak bola Indonesia, sekaligus menjawab tuntutan Presiden Prabowo Subianto agar sepak bola nasional tidak hanya mengejar hasil jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang.















