Sumbawanews.com,- Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan bahwa para pemain diaspora Indonesia yang berkarier di klub-klub Eropa tidak akan dipanggil membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Keputusan ini diambil karena turnamen tersebut tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga klub-klub Eropa tidak diwajibkan melepas pemainnya.
Dengan demikian, meski pelatih John Herdman telah memanggil 50 nama untuk pemusatan latihan di Bali, sejumlah pemain kunci seperti Justin Hubner, Jay Idzes, Thom Haye, Marselino Ferdinan, Ole Romeny, dan Sandy Walsh berpotensi absen jika klub mereka menolak melepaskan mereka. Erick menekankan bahwa keputusan ini bukan karena meragukan kualitas para pemain, melainkan sebagai bentuk penghormatan terhadap regulasi internasional dan otoritas klub.
Meski kehilangan kekuatan dari luar negeri, PSSI menegaskan bahwa skuad Garuda tetap akan kompetitif berkat kedalaman pemain lokal yang kini mendapat kesempatan emas untuk bersaing di level Asia Tenggara. Turnamen ini sengaja dijadikan ajang penguatan tim nasional dari basis domestik, sekaligus memberi ruang bagi para pemain Liga 1 untuk membuktikan diri di panggung internasional.
Pemain diaspora tetap diharapkan kembali bergabung pada agenda FIFA resmi, seperti kualifikasi Piala Dunia, pertandingan matchday internasional, atau Piala Asia mendatang, di mana kewajiban klub untuk melepas pemain berlaku. Sementara itu, daftar akhir 26 pemain yang akan berangkat ke Piala AFF 2026 masih dalam proses penyaringan oleh John Herdman, dengan fokus utama pada pemain yang siap tampil di bawah tekanan turnamen regional.















