Sumbawanews.com,- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI M Qodari mengumumkan revisi total terhadap program pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) menyusul meninggalnya lima calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Pelatihan yang semula berbasis latihan dasar militer kini diubah menjadi pelatihan bela negara yang mengintegrasikan penguatan kompetensi manajerial. Qodari menegaskan, perubahan ini dilakukan sebagai respons terhadap masukan masyarakat dan untuk menyesuaikan metode dengan kondisi fisik serta mental peserta. Nilai-nilai karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan cinta tanah air tetap menjadi inti, tetapi cara penyampaiannya disesuaikan agar lebih efektif dan manusiawi. Pemerintah menegaskan tujuan utamanya adalah mencetak SDM yang profesional, berintegritas, dan siap mendukung program prioritas nasional dengan percaya diri.















