Sumbawanews.com,- Petenis Serbia Novak Djokovic mencatatkan rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah Wimbledon setelah mengalahkan Roman Safiullin pada babak keempat turnamen Grand Slam tersebut, Minggu, 5 Juli 2026. Kemenangan 7-6(6), 6-3, 3-6, 6-3 di Centre Court membawa Djokovic ke perempat final untuk kesembilan kali berturut-turut dan mengantongi 106 kemenangan di ajang tersebut, melewati rekor legenda Roger Federer.
Djokovic, yang kini berusia 39 tahun, menjadi salah satu dari hanya tiga pemain putra di Era Terbuka yang mampu mencapai perempat final Wimbledon setelah melewati usia 39 tahun, menyusul Ken Rosewall dan Federer. Meski sempat tertinggal 2-5 di set pertama dan mengalami 37 unforced error, pengalaman dan ketajaman mentalnya menjadi penentu dalam pertandingan yang berlangsung selama tiga setengah jam. Ia juga menerima pelanggaran kode etik setelah mengumpat dalam bahasa Serbia, namun tetap mampu mengendalikan ritme pertandingan.
Safiullin, petenis Rusia yang baru kembali dari cedera dan belum menang di turnamen ATP sebelum Wimbledon, tampil luar biasa dengan perlawanan sengit, bahkan memenangkan set ketiga. Namun, Djokovic tetap menjadi sosok yang tak terbendung dalam sejarah lapangan rumput, dengan total 66 penampilan di babak perempat final seluruh Grand Slam—angka tertinggi sepanjang masa.
Dengan kemenangan ini, Djokovic mempertahankan peluang meraih gelar Grand Slam ke-25 dalam karier profesionalnya. Ia kini menjadi pemain putra paling sukses sepanjang sejarah Wimbledon, mengukir nama di atas legenda yang pernah mendominasi lapangan rumput itu.















