Home Serba Serbi Tekno Gunung Merapi Masih Siaga, Awan Panas Kembali Muncul Tiga Kali

Gunung Merapi Masih Siaga, Awan Panas Kembali Muncul Tiga Kali

Sumbawanews.com,- 4 Juli 2026 | 20.50 WIB

Gunung Merapi yang tampak tenang justru masih berstatus Siaga (Level III), dengan tiga kali luncuran awan panas tercatat pada Sabtu pagi, 4 Juli 2026. BPPTKG Yogyakarta mengingatkan bahwa ketenangan visual tidak berarti ancaman telah berlalu, karena aktivitas vulkanik di dalam tubuh gunung tetap tinggi dan potensi erupsi eksplosif masih mengintai. Selama periode 26 Juni hingga 2 Juli, Merapi sudah memuntahkan empat awan panas, dan aktivitas ini berlanjut pada Jumat malam dengan satu luncuran, lalu tiga kali dalam kurun dini hari hingga subuh hari Sabtu, dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter. Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso menegaskan, bahaya terbesar bukan saat gunung meletus terang-terangan, melainkan ketika segalanya tampak biasa.

Luncuran awan panas terakhir pada Sabtu terjadi pukul 01.32 WIB sejauh 1.800 meter, diikuti dua kali lagi pada pukul 01.39 WIB (1.600 meter) dan 03.51 WIB (1.700 meter). Selain itu, guguran lava juga terus berlanjut dengan intensitas tinggi, terutama ke arah Kali Sat atau Putih sebanyak 88 kali dalam sepekan, masing-masing mencapai jarak maksimal 2.000 meter. Guguran juga tercatat di Kali Krasak, Boyong, dan Bebeng. Data kegempaan internal menunjukkan peningkatan signifikan dibanding minggu sebelumnya, menandakan tekanan magma masih terus meningkat.

BPPTKG kembali menegaskan bahwa pendakian di Gunung Merapi tetap dilarang sejak November 2020, dan masyarakat di sekitar zona rawan bencana diminta tidak mengabaikan tanda-tanda alam yang menipu. “Jangan hanya karena ingin melihat pemandangan indah, lalu mengabaikan informasi resmi,” ujar Agus. Ia menekankan, kewaspadaan mutlak diperlukan karena bahaya nyata sering muncul tanpa peringatan jelas.

Previous articleTanjung Verde Tersingkir Tapi Bangga Usai Lawan Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026
Next articleDubes RI Hadiri Upacara Penghormatan Terakhir untuk Ayatullah Khamenei