Home Berita Olah Raga Pochettino Protes Kartu Merah Balogun, AS Kehilangan Mesin Gol di 16 Besar

Pochettino Protes Kartu Merah Balogun, AS Kehilangan Mesin Gol di 16 Besar

Sumbawanews.com,- Timnas Amerika Serikat kehilangan striker andalan Folarin Balogun setelah ia dikenai kartu merah pada menit ke-64 dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Bosnia-Herzegovina di San Francisco Bay Area Stadium, Selasa (1/7/2026). Pelatih Mauricio Pochettino langsung memprotes keputusan wasit yang dinilainya tidak adil, menyebut tindakan Balogun sebagai gerakan normal tanpa niat membahayakan lawan. Kartu merah itu diberikan setelah wasit meninjau ulang insiden melalui VAR, menyimpulkan bahwa tendangan kaki kanan Balogun yang mengenai betis Tarik Muharemovic termasuk pelanggaran berbahaya. Dengan kehilangan pencetak tiga gol di fase grup, AS kini harus bertahan tanpa pemain kunci mereka saat menghadapi Belgia di babak 16 besar pada Selasa (7/7/2026).

Pochettino tak bisa menyembunyikan kekesalannya usai laga. “Itu bukan pelanggaran yang layak dapat kartu merah. Balogun hanya berusaha merebut bola, dan kakinya salah mendarat—bukan serangan sengaja,” tegasnya dalam konferensi pers, mengutip pernyataan dari *USA Today*. Ia menekankan bahwa gerakan semacam itu lazim terjadi dalam pertandingan sepak bola modern, dan memberikan hukuman seberat itu justru bisa merusak esensi permainan yang sportif.

Kontroversi itu langsung memicu perdebatan di media sosial, dengan banyak penggemar membandingkan keputusan wasit terhadap Balogun dengan insiden serupa yang melibatkan pemain lain, termasuk Lionel Messi, yang tak mendapat sanksi serupa dalam pertandingan sebelumnya. Meski AS menang 2-0 berkat gol Balogun dan Malik Tillman, kehilangan striker berusia 23 tahun itu menjadi pukulan besar bagi ambisi tim untuk melangkah lebih jauh di turnamen.

Balogun, yang sejauh ini menjadi pencetak gol terbanyak Timnas AS di Piala Dunia 2026, tidak akan bisa tampil di laga berikutnya akibat akumulasi kartu. Pochettino mengaku sedang mengevaluasi opsi strategis, termasuk memainkan pemain muda seperti Josh Sargent atau menggeser posisi Tillman ke lini depan. Sementara itu, tim medis AS memastikan Balogun tidak mengalami cedera fisik, hanya terkena sanksi administratif.

Dengan kemenangan ini, AS lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup D, dan akan menghadapi runner-up Grup G, Belgia, dalam laga yang diprediksi akan sangat ketat. Kehilangan Balogun bukan hanya soal kehilangan ancaman gol, tapi juga kehilangan daya tarik taktis yang membuat pertahanan lawan selalu waspada. Pochettino berjanji timnya akan bangkit, tapi ia menegaskan: “Kami tidak menolak keputusan wasit—tapi kami menuntut konsistensi.”

Previous articlePiala Dunia 2026: Jadwal Lengkap Babak 16 Besar, Brasil vs Norwegia Jadi Sorotan
Next articleIgor Tolic Umumkan Latihan Perdana Persib, Bantah Isu Digantikan Osmar Loss