Home Berita Nasional Kaltara Perluas Akses Layanan Kesehatan untuk Daerah Terpencil

Kaltara Perluas Akses Layanan Kesehatan untuk Daerah Terpencil

Sumbawanews.com,- Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil dan pinggiran. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan infrastruktur fasilitas kesehatan, penempatan tenaga medis secara berkelanjutan, serta penguatan sistem rujukan berbasis teknologi digital.

Sejak awal tahun 2026, Pemprov Kaltara telah menyalurkan lebih dari 120 unit ambulans darat dan laut ke kabupaten-kabupaten yang sebelumnya sulit dijangkau, termasuk di wilayah perbatasan dengan Malaysia. Selain itu, program mobile clinic berjalan rutin setiap minggu ke desa-desa terpencil, menyediakan layanan dasar seperti imunisasi, pemeriksaan ibu hamil, dan pengobatan penyakit menular.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, menegaskan bahwa akses kesehatan yang adil bukan sekadar kebijakan, melainkan hak dasar warga negara. “Kami tidak bisa membiarkan satu pun warga Kaltara harus menempuh jarak ratusan kilometer hanya untuk mendapatkan obat sederhana atau pemeriksaan dasar,” ujarnya dalam rapat koordinasi di Tanjung Selor, Juni 2026.

Pemprov juga bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk mempercepat digitalisasi sistem rekam medis elektronik di seluruh puskesmas dan rumah sakit daerah. Sistem ini memungkinkan tenaga medis di ibu kota provinsi dapat memberikan konsultasi jarak jauh kepada pasien di pedalaman, mengurangi keterlambatan penanganan kasus kritis.

Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Kaltara untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta mempercepat pencapaian target pembangunan kesehatan nasional. Dengan anggaran yang dialokasikan lebih dari Rp1,2 triliun pada tahun ini, Pemprov Kaltara menargetkan 95 persen desa di provinsi ini memiliki akses layanan kesehatan primer yang memadai pada akhir 2027.

Previous articleKylian Mbappe Resmi Pecahkan Rekor Ronaldo di Piala Dunia
Next articleSebastian Beccacece Mundur Usai Ekuador Gagal Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026