Sumbawanews.com,- Legenda sepak bola Jerman, Arne Friedrich dan Thomas Hitzlsperger, menyerukan agar Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) segera mencopot Julian Nagelsmann dari jabatannya sebagai pelatih tim nasional setelah Die Mannschaft tersingkir secara dramatis di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Kekalahan 1-1 (3-4) lewat adu penalti dari Paraguay di East Rutherford, New Jersey, pada Kamis, 25 Juni 2026, menjadi puncak kekecewaan yang telah membara sejak awal turnamen. Meski sempat meraih kemenangan telak 7-1 atas Curacao dan menyusul kemenangan 2-1 atas Pantai Gading di fase grup, performa Jerman terus menurun. Kekalahan 1-2 dari Ekuador di laga terakhir grup tidak menghentikan langkah mereka ke babak gugur, namun justru menandai awal keretakan taktis dan mental tim.
Friedrich, mantan bek andalan tim nasional, tegas menyatakan bahwa hasil ini bukan kebetulan. “Jika melihat keseluruhan permainan kami sepanjang turnamen, kekalahan ini pantas diterima. Nagelsmann harus bertanggung jawab penuh. Perjalanan ini harus berlanjut tanpa dirinya,” ujarnya dalam wawancara dengan BBC Radio 5 Live.
Senada dengannya, Hitzlsperger, mantan gelandang tim nasional, menyebut bahwa krisis ini bukan sekadar kegagalan di lapangan, melainkan kegagalan persiapan. “Sulit memahami bagaimana tim sebesar Jerman bisa tampil begitu kacau, penuh kebingungan, dan tanpa identitas jelas. Dalam era Piala Dunia yang lebih kompetitif, tersingkir di babak pertama gugur adalah skandal bagi negara dengan sejarah semacam ini.”
Kehilangan Jerman di tahap awal fase gugur menjadi pukulan telak bagi tradisi kejayaan sepak bola Jerman, yang sebelumnya belum pernah gagal melewati babak 32 besar sejak 1938. Kini, tekanan politik dan media di Jerman semakin menguat, dengan sejumlah suara dari kalangan fanatik hingga politisi menuntut perubahan besar di tubuh DFB.
Nagelsmann, yang menangani tim sejak 2023, kini berada di titik nadir karier kepelatihannya. Meski pernah sukses membawa RB Leipzig dan Bayern Munich ke level kompetitif tinggi, kegagalan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang kemampuannya mengelola tekanan internasional dan menyatukan tim yang penuh bakat namun kehilangan arah.
DFB sendiri belum memberikan pernyataan resmi, namun sumber dalam tubuh federasi mengindikasikan bahwa keputusan tentang masa depan Nagelsmann kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat. Sementara itu, Paraguay — tim yang menyingkirkan Jerman — memutuskan menjadikan hari itu sebagai hari libur nasional, sebagai bentuk penghormatan atas sejarah baru mereka di pentas dunia.















