Sumbawanews.com,- Timnas Jerman bersiap menghadapi Paraguay dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 03.30 WIB. Pertandingan ini menjadi benturan antara dua tim yang pernah saling menguji ketangguhan dalam sejarah turnamen dunia.
Sejak pertemuan pertama mereka di Piala Dunia 2002, Jerman selalu menghadapi tantangan berat saat melawan La Albirroja. Di babak 16 besar edisi 2002, Die Mannschaft baru bisa menang 1-0 berkat gol penyelemat Oliver Neuville di menit ke-88. Empat belas tahun kemudian, pada laga persahabatan 2013, kedua tim berbagi angka dalam pertandingan seru 3-3. Rekor ini menunjukkan bahwa Paraguay tidak pernah menjadi lawan yang mudah ditaklukkan.
Namun, keunggulan Jerman terletak pada kedalaman skuad. Dengan kehadiran pemain muda berbakat seperti Jamal Musiala, Kai Havertz, dan Florian Wirtz, serta kejutan dari bangku cadangan seperti Denniz Undav, tim asuhan pelatihnya memiliki opsi taktis yang membuat lawan sulit membaca pola serangan. Kombinasi kecepatan, teknik, dan ketajaman di depan gawang menjadi senjata utama Jerman dalam menghadapi pertahanan rapat Paraguay.
Meski Paraguay dikenal tangguh di pertahanan dan lincah dalam serangan balik, kekurangan konsistensi di lini depan menjadi titik lemah yang bisa dimanfaatkan Jerman. Prediksi berdasarkan performa terkini, dinamika tim, dan historis pertemuan, menunjukkan bahwa Jerman akan unggul tipis—1-0—dalam laga yang diprediksi akan berjalan ketat hingga peluit panjang.
Laga ini bukan hanya soal melaju ke babak 16 besar, tetapi juga ujian bagi Jerman untuk membuktikan bahwa mereka masih menjadi kekuatan besar di panggung sepak bola dunia, meski tanpa bintang-bintang legendaris era sebelumnya.















