Sumbawanews.com,- Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium berakhir dengan kemenangan tipis Timnas Kanada atas Afrika Selatan, 1-0, pada Senin, 29 Juni 2026, dini hari WIB. Gol kemenangan dicetak Stephen Eustaquio di menit 90+2, mengakhiri ketegangan laga yang didominasi penguasaan bola oleh tim Bafana-Bafana.
Meski hanya menguasai bola 42 persen—jauh di bawah 58 persen milik Afrika Selatan—Kanada justru lebih efektif dalam menciptakan peluang. Tujuh tembakan tepat sasaran dibuat tim asuhan pelatih John Herdman, dibandingkan hanya satu dari lawannya. Meski sering tertekan, pertahanan Kanada tampil solid, menahan habis serangan lawan yang tak mampu memanfaatkan keunggulan penguasaan bola.
Gol penentu datang dari aksi individu Eustaquio yang memanfaatkan kekeliruan pertahanan Afrika Selatan di detik-detik akhir. Bola melayang dari sisi kiri, ia melesat masuk ke kotak penalti, menghindari dua pemain lawan, lalu menembak dengan kaki kanan ke pojok gawang. Tidak ada yang bisa menghentikannya.
Kemenangan ini mengantarkan Kanada ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1986. Di putaran berikutnya, mereka akan menghadapi pemenang laga Belanda melawan Maroko. Jonathan David, meski tidak mencetak gol, tetap menjadi ujung tombak serangan Kanada dengan pergerakan cerdas dan assist yang krusial.
Sementara itu, Afrika Selatan harus pulang dengan hati hancur. Meski tampil berani dan menguasai ritme permainan, mereka gagal mengubah dominasi menjadi gol. Kekalahan ini mengakhiri ambisi tim Bafana-Bafana untuk melangkah lebih jauh di turnamen yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini.
Dengan kemenangan ini, Kanada memperpanjang sejarahnya sebagai salah satu tim dari konfederasi CONCACAF yang mampu menembus fase gugur Piala Dunia secara konsisten. Para pemainnya merayakan kemenangan dengan tangan di atas kepala, sementara ribuan suporter Kanada di stadion bersorak dengan bendera merah putih berkibar di udara malam Los Angeles.















