Sumbawanews.com,- Miami – Neymar kembali menjadi senjata mematikan Timnas Brasil menjelang laga krusial melawan Skotlandia di Miami Stadium, Kamis (25/6/2026). Pemain berusia 34 tahun itu dinyatakan pulih total dari cedera otot betis yang membuatnya absen di dua laga awal Grup C Piala Dunia 2026.
Pelatih Carlo Ancelotti mengonfirmasi kepastian kehadiran sang bintang. “Neymar siap bermain 90 menit. Ia bekerja keras selama seminggu terakhir, berlatih penuh, dan menunjukkan kondisi fisik yang luar biasa. Kami sangat senang memiliki dia kembali,” ujar Ancelotti, seperti dikutip dari Diario AS.
Kehadiran Neymar bukan sekadar tambahan kualitas teknis, tapi juga kekuatan psikologis bagi tim. Sebagai pemain paling senior di skuad Selecao dengan 128 caps dan 79 gol, ia menjadi jembatan antara generasi muda dan pengalaman lapangan. “Dia mengerti permainan secara mendalam. Tahu kapan harus mempercepat, kapan harus menahan, dan bagaimana menggerakkan rekan-rekannya. Ini tak bisa diajarkan,” tambahnya.
Brasil, yang saat ini memimpin klasemen Grup C dengan empat poin, hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke babak 32 besar. Namun, Ancelotti menekankan bahwa tim tak boleh meremehkan Skotlandia—tim yang masih memiliki peluang tersisa meski berada di posisi ketiga dengan tiga poin. Kekalahan bisa berarti kejutan besar, terutama jika Maroko menang atas Haiti.
Dengan Neymar kembali, Brasil memperkuat lini serang yang sebelumnya terlihat kaku tanpa kecerdikan dan kecepatan khasnya. Vinicius Jr. dan Rodrygo tetap menjadi andalan, tetapi kehadiran Neymar di sayap kanan atau sebagai false nine bisa mengacaukan pertahanan Skotlandia yang rawan terhadap individu berbakat.
Laga ini bukan sekadar soal lolos ke babak berikutnya. Ini adalah ujian ketahanan dan kedewasaan Brasil di turnamen besar. Dan dengan Neymar yang kembali berlari, menggiring, dan mengancam—Brasil kembali terasa seperti tim yang bisa menaklukkan dunia.















