Sumbawanews.com,- John Herdman tetap punya opsi kuat di dalam negeri meski kehilangan bintang muda Oxford United.
Timnas Indonesia menghadapi tantangan menjelang Piala AFF 2026 setelah gelandang serang andalan, Marselino Ferdinan, berpotensi tidak bisa tampil karena keterikatan kontrak dengan klub Inggris, Oxford United. Pelatih kepala John Herdman mengonfirmasi bahwa keputusan pelepasan pemain di luar jeda FIFA sepenuhnya berada di tangan klub, dan Oxford belum memberikan sinyal kuat untuk melepaskan pemain berusia 21 tahun itu.
Meski sempat bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia pada akhir Mei lalu, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Marselino tengah mempertimbangkan penawaran kontrak baru dari Oxford. Situasi ini mempersulit kemungkinannya untuk bergabung dalam skuad Garuda saat turnamen Asia Tenggara digelar pada Juli–Agustus 2026. Herdman sendiri telah menegaskan bahwa turnamen AFF, yang tidak diakui oleh FIFA, tidak mengikat klub-klub luar negeri untuk melepaskan pemainnya.
Namun, kekhawatiran atas kehilangan Marselino tidak membuat Herdman kehilangan opsi strategis. Dengan fokus pada pemain yang berkompetisi di Liga 1, pelatih asal Kanada itu memiliki sejumlah pilihan berkualitas dari klub-klub domestik, termasuk dari Persib Bandung yang baru saja merombak skuadnya. Nama-nama seperti Beckham Putra, Rizky Ridho, dan Thom Haye—yang telah menunjukkan konsistensi di level klub—diprediksi akan menjadi tulang punggung lini tengah dan pertahanan.
Kemenangan impresif Timnas Indonesia atas Oman (3-0) dan Mozambik (1-0) dalam laga FIFA Matchday Juni lalu membuktikan bahwa skuad yang dibangun Herdman mampu tampil solid meski tanpa kehadiran pemain-pemain berbasis Eropa. Gol-gol dari Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen menjadi bukti bahwa kekuatan tim bukan hanya bergantung pada satu individu.
Herdman sendiri jelas memilih strategi jangka panjang: membangun tim yang tangguh dari akar domestik. Dengan semakin banyaknya pemain muda yang tumbuh di Liga 1 dan klub-klub seperti Persib yang aktif merekrut talenta lokal, keputusan untuk mengandalkan pemain dalam negeri bukan sekadar keharusan—tapi peluang strategis.
PSSI dan tim pelatih kini fokus menyusun daftar final yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Meski kehilangan Marselino akan menjadi pukulan, keberadaan pemain-pemain seperti Rizky Ridho, Beckham Putra, dan bahkan calon pemain baru dari Persib—yang baru saja melepas empat legiun asing—menunjukkan bahwa Indonesia tidak kekurangan daya juang di level domestik. Di bawah kendali Herdman, Timnas Indonesia siap membuktikan bahwa kekuatan sejati bukan hanya datang dari luar negeri, tapi dari akar sepak bola tanah air.















