Sumbawanews.com,- Di tengah hiruk-pikuk Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe kembali membuktikan diri sebagai mesin gol paling konsisten dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia. Dua golnya ke gawang Irak di Stadion Philadelphia memperkuat catatan impresifnya: 16 gol dalam 16 penampilan di ajang empat tahunan itu—rata-rata satu gol per laga, tanpa pernah gagal mencetak dalam setiap pertandingan yang ia mainkan.
Gol-gol itu bukan sekadar angka. Mereka adalah bukti ketajaman luar biasa yang terus bertahan sejak debutnya di Rusia 2018, melalui Qatar 2022, hingga kini di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dengan 16 gol, Mbappe menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, dan menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol di setiap pertandingan yang ia mainkan di tiga edisi Piala Dunia berturut-turut.
Puncaknya terjadi di final 2022 di Lusail, ketika ia mencetak tiga gol dalam satu pertandingan melawan Argentina—rekor terbanyak oleh seorang pemain dalam final Piala Dunia sejak 1966. Kini, dengan empat gol total di final, ia menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah yang mencatatkan brace atau lebih dalam tiga pertandingan beruntun di Piala Dunia.
Kemampuannya tak hanya diakui oleh statistik, tapi juga oleh lawan. Ali Al-Hamadi, penyerang Irak yang menjadi saksi kehebatan Mbappe, mengaku tak mampu menahan kecepatan dan kejeniusan sang bintang Prancis. “Anda melihat satu momen magis dari salah satu pemain terbaik di dunia,” katanya. “Setelah itu, kami hanya bisa menunggu—dan menyadari betapa sulitnya bertahan melawan kekuatan semacam ini.”
Sementara nama-nama seperti Messi dan Haaland bersaing ketat di puncak pencetak gol, Mbappe menempuh jalur yang berbeda: konsistensi mutlak. Ia tidak hanya mencetak, tapi selalu hadir saat timnya paling membutuhkan. Di usia 27 tahun, ia belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Justru sebaliknya—semakin tajam, semakin mengancam.
Dengan 16 gol, ia kini hanya selangkah lagi dari rekor tertinggi sepanjang masa. Dan jika tren ini terus berlanjut, Piala Dunia 2030 mungkin akan menjadi saksi sejarah: seorang pemain yang mengubah definisi kegilaan dalam mencetak gol.















