Home Berita Nasional Putra Prabowo Kunjungi Jokowi dalam Silaturahmi

Putra Prabowo Kunjungi Jokowi dalam Silaturahmi

Sumbawanews.com,- Mengikuti tradisi tahunan menyambut 1 Muharam, Putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo atau akrab dipanggil Didit, mengunjungi kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Solo pada Kamis, 18 Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi pribadi, bukan misi resmi pemerintah.

Didit, yang berada di Solo untuk menghadiri perayaan Malam 1 Suro di Keraton Surakarta, menyempatkan diri menemui Jokowi setelah rangkaian acara budaya selesai. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, kunjungan ini murni bersifat kekeluargaan dan tidak ada pesan atau agenda politik yang dibawa oleh Didit kepada Jokowi.

“Enggak ada,” tegas Prasetyo usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jumat (19/6). Ia menekankan bahwa Presiden Prabowo tidak menitipkan pesan apa pun melalui putranya.

Perayaan 1 Suro, yang bertepatan dengan 1 Muharam 1448 Hijriah, berlangsung meriah di kompleks Keraton Surakarta Hadiningrat sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari. Ribuan kerabat, abdi dalem, dan sentana dalem memadati Sasana Sewaka dan area inti keraton, mengikuti kirab dan ritual spiritual yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Jawa.

Kehadiran Didit di Solo bukan sekadar kebetulan. Ia dikenal aktif dalam kegiatan budaya dan sering terlibat dalam perhelatan keagamaan dan tradisi lokal. Kunjungannya ke rumah Jokowi, yang juga memiliki akar kuat di Solo, dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap mantan pemimpin yang tetap dihormati di tanah kelahirannya.

Meski hubungan politik antara Prabowo dan Jokowi sempat tegang di masa lalu, interaksi semacam ini menunjukkan bahwa hubungan pribadi antar-elit politik tetap bisa berjalan di luar dinamika kekuasaan. Keduanya pernah berkolaborasi dalam sejumlah program nasional, termasuk lumbung pangan, dan kini, dalam konteks yang lebih personal, mereka tetap menjaga ruang saling menghargai.

Pemerintah pusat, melalui Sekretariat Negara, memilih untuk tidak mengaitkan kunjungan ini dengan isu kebijakan atau koordinasi politik. Sebaliknya, mereka menekankan nilai-nilai kekeluargaan dan tradisi yang menjadi fondasi budaya bangsa.

Dengan demikian, pertemuan singkat itu bukanlah sinyal politik, melainkan refleksi sederhana dari sebuah nilai lama: bahwa silaturahmi, bahkan di antara mereka yang pernah berbeda jalan, tetap bisa menjadi jembatan yang tak tergantikan.

Previous articleTrump Kesal Dicap Putus Asa oleh Kritikus Iran
Next articlePramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna di CFD Pekan Ini
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.