Home Berita Nasional Listrik Padam, Arus Lalu Lintas Surabaya Kacau

Listrik Padam, Arus Lalu Lintas Surabaya Kacau

Sumbawanews.com,- Listrik padam mendadak di sejumlah titik Surabaya pada Senin malam memicu kekacauan lalu lintas, terutama di persimpangan utama yang mengandalkan lampu penerangan dan palang pintu otomatis. Kondisi ini berlangsung selama lebih dari dua jam, sejak pukul 20.30 WIB hingga sekitar pukul 22.45 WIB, mengganggu pergerakan ribuan kendaraan dan memaksa petugas kepolisian turun langsung mengatur arus lalu lintas secara manual.

Pemadaman listrik yang dipicu gangguan teknis di jaringan distribusi PLN itu tidak hanya mematikan lampu lalu lintas, tetapi juga membuat palang pintu perlintasan kereta api di beberapa titik—termasuk di Jalan Raya Darmo, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Raya Gubeng—berhenti beroperasi. Akibatnya, kereta api yang seharusnya melintas terhambat, sementara kendaraan pribadi dan angkutan umum berdesakan di persimpangan tanpa pengaturan.

Warga yang melintas mengaku panik. “Saya baru saja lewat di dekat Stasiun Surabaya Gubeng, tiba-tiba lampu mati, palang pintu terbuka sendiri, tapi tidak ada petugas. Mobil-mobil langsung menerobos, saya sempat terjebak di tengah,” ujar Rizki, pengendara motor asal Krembangan.

Petugas kepolisian dari Satlantas Polrestabes Surabaya langsung mengerahkan puluhan personel ke lokasi-lokasi kritis. Mereka berdiri di tengah jalan, mengatur arus dengan isyarat tangan, sambil mengingatkan pengendara untuk berhati-hati. “Kami tidak punya waktu menunggu sistem otomatis kembali. Prioritasnya menyelamatkan nyawa manusia,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Rudi Setiawan dalam keterangan resmi.

PLN menyatakan gangguan berasal dari trafo distribusi di kawasan Wonokromo yang mengalami overload akibat beban listrik tinggi di tengah cuaca panas ekstrem. Pemulihan listrik dilakukan secara bertahap, dan seluruh jaringan kembali normal sekitar pukul 22.45 WIB. “Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim teknis sedang mengevaluasi sistem agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar General Manager PLN Distribusi Jawa Timur, Agus Suhartono.

Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Heppi Kristiawan, mengatakan pihaknya akan segera mengusulkan pemasangan sistem cadangan listrik (UPS) pada semua lampu lalu lintas dan palang pintu kereta api. “Ini bukan pertama kali. Kita harus bergerak proaktif, bukan reaktif,” katanya.

Insiden ini kembali menggugah diskusi nasional tentang kerentanan infrastruktur kota besar terhadap gangguan listrik. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan urbanisasi pesat, para ahli menilai bahwa ketahanan sistem kelistrikan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.

Previous articleMeta Sajikan Piala Dunia 2026 dalam Genggaman
Next articlePencuri Emas di Menteng Ditusuk Tujuh Kali
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.