Home Berita Berita Utama Pentagon Rilis Dokumen UFO Misterius Mirip Kentang

Pentagon Rilis Dokumen UFO Misterius Mirip Kentang

Sumbawanews.com,- Washington, DC — Pemerintah Amerika Serikat kembali membuka lembaran baru dalam misteri objek terbang tak dikenal (UFO), dengan merilis 72 dokumen baru yang mengungkap sejumlah penampakan aneh di langit, termasuk benda berbentuk seperti kentang bersisik yang melayang tanpa suara di atas pegunungan Colorado.

Dokumen-dokumen itu, yang dirilis Pentagon pada Jumat (12/6) melalui Kantor Resolusi Anomali Semua Domain (AARO), bukanlah bukti kehidupan alien, tetapi catatan resmi dari insiden-insiden yang belum terpecahkan. Salah satu kasus paling mencengangkan terjadi pada Februari 2022 di Fort Carson, Colorado. Lima prajurit Angkatan Darat AS melihat objek berbentuk tidak beraturan, berwarna krem keputihan, dengan permukaan berkilau seperti sisik ikan—mirip kentang yang baru digali dari tanah. Objek itu melayang diam selama dua menit, lalu menghilang tanpa jejak.

Para saksi, yang tidak memiliki ponsel untuk merekam kejadian itu, menegaskan cuaca saat itu cerah tanpa awan. Penyelidik dari FBI dan AARO kemudian mengusulkan kemungkinan pantulan cahaya matahari dari salju di pegunungan, namun gagal menjelaskan mengapa objek tampak begitu terstruktur dan konsisten dalam deskripsi para prajurit. Ilustrasi resmi yang dibuat berdasarkan kesaksian mereka menunjukkan bentuk yang jauh dari kebetulan alamiah.

Dokumen lain mengungkap penampakan serupa di wilayah timur laut AS pada 2025: dua bola merah cemerlang, masing-masing dengan inti putih seperti plasma, melayang diam di atas halaman belakang rumah seorang warga. Rekaman ponsel yang kemudian diunggah Gedung Putih dengan label “NORTHEASTERN ORB SIGHTING, 2025” memperkuat bahwa ini bukan sekadar cerita liar—tapi insiden yang diakui secara resmi oleh pemerintah.

Di Zimbabwe, laporan CIA tahun 2008 yang baru pertama kali dirilis menggambarkan objek berbentuk piring terbang dengan lubang di tengah, memancarkan berkas cahaya berubah warna sebelum meluncur ke angkasa. Sementara di wilayah lain, enam agen federal melaporkan bola oranye yang menggantung di langit selama berjam-jam—jauh lebih lama dari flare militer yang biasanya hanya bertahan beberapa detik.

Meski penyelidik mempertimbangkan kemungkinan uji coba teknologi rahasia AS atau aktivitas militer, mereka secara terbuka mengakui: “Tidak ada bukti bahwa objek-objek ini berasal dari teknologi negara asing, maupun dari sumber yang kita pahami.” Laporan-laporan itu tetap terbuka, dengan rekomendasi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dalam total 300 dokumen yang telah dirilis sejak Presiden Donald Trump memerintahkan transparansi soal UFO, belum satu pun menunjukkan keberadaan makhluk asing. Namun, yang lebih menarik adalah ketidaktahuan yang jujur dari institusi militer terkuat dunia: mereka tidak tahu apa yang mereka lihat.

Dengan keberanian yang jarang terjadi dalam birokrasi pemerintah, AARO memilih untuk tidak menyembunyikan misteri—melainkan memamerkannya. Karena dalam dunia yang serba terjelaskan, kadang yang paling menakjubkan adalah ketika kita mengakui: kita belum memahami semuanya.

Previous articleJimmy Marsin Tetap Dihukum 10 Tahun Setelah Kasasi Ditolak MA
Next articleKomcad Tidak Terlibat Pengamanan Demo Mahasiswa
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.