Sumbawanews.com,- JAKARTA — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polri menggelar nonton bareng (nobar) gratis pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, Jumat (12/6/2026) dini hari. Ribuan masyarakat memadati lapangan, taman kota, dan balai warga dari Sabang hingga Merauke untuk menyaksikan laga pembuka antara Meksiko melawan Afrika Selatan, yang berakhir dengan kemenangan 2-0 bagi tim tuan rumah.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, pukul 01.30 WIB. Tidak hanya di ibu kota, ribuan titik nobar terpusat di seluruh jajaran Polri — mulai dari Mabes Polri, Polda, hingga Polsek — yang turut menyediakan layar raksasa, sound system, dan fasilitas kesehatan serta keamanan bagi peserta.
Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menginstruksikan agar kegiatan ini menjadi simbol kehadiran negara di tengah rakyat. “Ini bukan sekadar menonton bola. Ini adalah momen kebersamaan, kehangatan, dan kepedulian,” ujar Dedi dalam sambutannya. “Polri ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga ketertiban, tapi juga sebagai bagian dari kegembiraan rakyat.”
Nobar ini juga menjadi bentuk dukungan aktif terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menggratiskan siaran langsung Piala Dunia 2026 agar seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, bisa menikmati momen sejarah sepak bola dunia. Dengan demikian, akses terhadap hiburan massal tidak lagi menjadi privilase ekonomi, melainkan hak bersama.
Di berbagai daerah, warga terlihat memadati lokasi nobar dengan membawa bendera Merah-Putih, spanduk dukungan, hingga makanan tradisional. Anak-anak kecil berlarian di antara kelompok dewasa, sementara para lansia duduk tenang di barisan depan, menikmati setiap umpan dan tendangan dengan senyum puas.
“Saya tidak pernah menyangka bisa nonton Piala Dunia secara gratis, di depan rumah, bersama tetangga dan polisi,” kata Suryadi, warga Cirebon yang hadir bersama keluarganya. “Ini seperti hari raya, tapi tanpa harus keluar kota.”
Kepolisian juga menyiapkan tim medis, petugas keamanan, dan posko pengaduan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan peserta. Tidak ada insiden berarti selama acara berlangsung — sebuah pencapaian yang diapresiasi oleh masyarakat dan pemerintah daerah.
Dengan keberhasilan nobar ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang lebih manusiawi dengan masyarakat — bukan hanya melalui penegakan hukum, tapi juga melalui kehadiran yang penuh empati, di tengah momen-momen paling dinanti oleh bangsa ini.

















