Home Berita Internasional Kanada Luncurkan Strategi AI untuk Ciptakan 250 Ribu Lapangan Kerja

Kanada Luncurkan Strategi AI untuk Ciptakan 250 Ribu Lapangan Kerja

Sumbawanews.com,- Pemerintah Kanada resmi meluncurkan strategi nasional kecerdasan buatan bertajuk “AI for Everyone” yang menargetkan penciptaan 250 ribu lapangan kerja baru dan peningkatan kontribusi ekonomi hingga 200 miliar dolar Kanada—setara dengan Rp2.300 triliun—dalam lima tahun ke depan. Inisiatif ambisius ini diumumkan oleh Perdana Menteri Mark Carney pada Kamis (5/6/2026), sebagai respons terhadap rendahnya tingkat adopsi AI di sektor usaha, yang saat ini baru menyentuh 12 persen.

Strategi ini tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada pemberdayaan manusia. Pemerintah akan membangun program literasi AI nasional yang memberikan pelatihan dasar kepada seluruh lapisan masyarakat, agar siap menghadapi transformasi dunia kerja. Usaha kecil dan menengah menjadi prioritas utama, dengan bantuan teknis dan pendanaan untuk mengadopsi solusi AI yang mampu meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya operasional, dan mempercepat inovasi.

Sektor-strategis seperti kesehatan, energi bersih, transportasi, pertanian, manufaktur, robotika, dan layanan publik menjadi fokus penerapan teknologi ini. Di sisi infrastruktur, Ottawa berencana membangun superkomputer AI publik yang diklaim sebagai salah satu yang paling canggih di dunia, sekaligus memperkuat jaringan komputasi awan milik negara. Semua pembangunan ini dirancang selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Langkah ini menandai pergeseran paradigma: AI tidak lagi dilihat sebagai ancaman pengganti tenaga kerja, melainkan sebagai mesin pendorong pertumbuhan inklusif. Dengan target meningkatkan adopsi AI menjadi 60 persen di kalangan pelaku usaha pada 2034, Kanada berambisi menjadi pemimpin global dalam pemanfaatan teknologi yang beretika, berkelanjutan, dan berbasis manusia.

Dalam konteks persaingan teknologi global yang semakin sengit, kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa negara maju kini berlomba tidak hanya menciptakan kecerdasan buatan, tetapi juga memastikan bahwa kecerdasan itu benar-benar bekerja untuk rakyatnya.

Previous articleHarimau Sumatera Lahir di Taman Safari Prigen
Next articleIsu Wajib Beli Obligasi Merah Putih Dibantah Tegas
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.