Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto akan menerima surat kepercayaan dari 17 duta besar negara sahabat pada pekan ini, sebagai bagian dari proses formal pelantikan diplomat asing di Indonesia. Menteri Luar Negeri Sugiono mengonfirmasi jadwal tersebut, menegaskan bahwa penyerahan surat kepercayaan dilakukan secara bertahap seiring kedatangan para duta besar ke Jakarta.
Proses ini merupakan bagian dari protokol diplomasi internasional yang wajib dilalui sebelum seorang duta besar resmi menjalankan tugasnya di negara tuan rumah. Menurut Sugiono, sebagian besar surat kepercayaan dari duta besar yang ditugaskan sebelumnya telah diserahkan pada November 2025, namun beberapa masih menunggu kedatangan resmi atau penyelesaian administrasi terakhir.
“Saat itu (November 2025) semua yang pending sudah diserahkan credential-nya. Terus setelah itu, ya dari November sampai sekarang. Datangnya bertahap, prosesnya juga bertahap,” ujar Sugiono di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Penyerahan surat kepercayaan ini tidak hanya simbolis, tetapi juga menjadi indikator kekuatan hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara mitra strategis. Duta besar yang akan menghadap Presiden Prabowo berasal dari berbagai benua, mencakup negara-negara di Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin, menunjukkan komitmen Indonesia terhadap diplomasi multilateral yang luas dan seimbang.
Presiden Prabowo, yang sejak awal menekankan pentingnya peran diplomasi dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah global, diharapkan akan menegaskan kembali prioritas kebijakan luar negeri Indonesia—termasuk peningkatan kerja sama ekonomi, keamanan maritim, dan penanganan isu global seperti perubahan iklim dan ketahanan pangan—dalam pertemuan-pertemuan tersebut.
Proses ini juga menjadi tanda bahwa pemerintahan baru telah membangun kembali jaringan diplomatiknya secara utuh setelah masa transisi pasca-pemilu. Dengan telah diterimanya surat kepercayaan dari mayoritas duta besar, Indonesia kini secara resmi siap menjalankan seluruh fungsi diplomasi internasionalnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

















