Home Berita Nasional Rano Karno Ajak Suporter Persija dan Persib Berdamai

Rano Karno Ajak Suporter Persija dan Persib Berdamai

Sumbawanews.com,- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyerukan berakhirnya permusuhan antar suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung, yang selama ini kerap memicu konflik di luar lapangan. Menurutnya, rivalitas sejati dalam olahraga hanya boleh hidup saat bola menggelinding, bukan di jalanan, di media sosial, atau di antara kelompok fanatik yang saling menyerang.

“Sudah waktunya kita lewati fase gontok-gontokan ini,” ujar Rano di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2026). “Olahraga itu sportivitas. Kalau kita masih saling dendam setelah pertandingan selesai, itu bukan cinta bola, itu kebencian yang disamarkan.”

Rano menekankan bahwa persaingan antara dua klub legendaris itu seharusnya menjadi kekuatan pendorong semangat kompetisi, bukan alasan untuk memecah belah masyarakat. Ia mencontohkan bagaimana rivalitas besar di Eropa—seperti Real Madrid vs Barcelona atau Liverpool vs Manchester United—tetap berjalan dengan semangat persaingan sehat, tanpa mengorbankan keamanan dan keharmonisan sosial.

Di sisi lain, Rano juga membahas rencana pengelolaan Jakarta International Stadium (JIS) yang akan meniru model San Siro di Milan. Ia menilai, stadion modern bukan sekadar tempat pertandingan, tapi pusat ekonomi kreatif yang bisa menghasilkan pendapatan jauh lebih besar melalui konser, pameran, hingga event budaya.

“San Siro tidak hanya jadi tempat bola. Di sana, setiap minggu ada pertunjukan musik, festival, bahkan pasar seni. Pendapatan dari event non-liga bisa tiga hingga lima kali lipat dari tiket liga,” jelasnya. Ia menekankan perlunya sistem jadwal yang ketat dan terintegrasi, agar JIS tidak lagi menjadi stadion yang hanya aktif dua kali sebulan, tapi menjadi pusat aktivitas kota yang hidup setiap hari.

Rano menambahkan, pengelolaan JIS harus dibangun dengan prinsip profesional, transparan, dan inklusif—bukan hanya untuk kepentingan klub, tapi untuk seluruh warga Jakarta. “Kita ingin JIS jadi simbol persatuan, bukan pembelah. Kalau suporter bisa berdamai, stadionnya pun bisa jadi tempat yang menyatukan, bukan memisahkan.”

Seruan Rano ini muncul di tengah upaya Pemprov DKI memperkuat citra Jakarta sebagai ibu kota yang modern, aman, dan berbudaya tinggi—di mana olahraga menjadi alat pemersatu, bukan pemecah.

Previous articleBahlil Ingin Bertemu Pembuat Lagu Viral tentang Dirinya
Next articleiPhone Anda Aman dari Jambret? Cek 7 Fitur Ini Sekarang
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik