Sumbawanews.com,- Teheran – Otoritas Iran telah mengeksekusi mati seorang warganya, Mojtaba Kian, karena terbukti menjadi agen spionase untuk Amerika Serikat (AS) dan Israel. Eksekusi tersebut dilakukan pada Ahad (24/5/2026) setelah Kian dinyatakan bersalah membocorkan informasi rahasia terkait industri pertahanan Iran selama perang dengan kedua negara tersebut.
Menurut laporan situs web _Mizan Online_ milik Kementerian Kehakiman Iran, Kian mengirimkan informasi sensitif ke jaringan musuh yang berafiliasi dengan AS dan Israel. Informasi tersebut meliputi koordinat dan detail fasilitas produksi suku cadang pertahanan Iran. Salah satu lokasi yang dibocorkan Kian kemudian menjadi target serangan.
Eksekusi ini merupakan yang pertama kali diumumkan publik terkait kasus spionase selama perang Iran melawan AS dan Israel. Kian ditangkap kurang dari 50 hari sebelum eksekusi, dan aset miliknya telah disita. Namun, otoritas Iran tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai latar belakang Kian, termasuk usia, pendidikan, atau pekerjaannya.
Iran kerap menghukum mati warga yang terbukti terlibat dalam kegiatan spionase, terutama yang terkait dengan Mossad, badan intelijen Israel. Eksekusi semacam ini sering diumumkan sebagai peringatan keras terhadap tindakan pengkhianatan terhadap negara.















