Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Penanganan sampah di tingkat rumah tangga seperti pemilahan antara organic dan an-organik dapat mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Demikian disampaikan Pipin Sakti Bitongo, di Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (20/05)
“Harapan kita dari hulu (rumah tangga) dulu, dengan memilah organic dan non organic. Sampah organiknya kami harapkan bisa diolah dulu sehingga tidak membebani TPA,” ucapnya.
Baca Juga: Penanaman Sumbawa Hijau Lestari Capai Ratusan Hektar
Ia mengakui, selama ini pemilihan sampah di tingkat rumah tangga masih kurang. Sehingga seluruh sampah dari hasil masyarakat bermuara ke TPA.
Menurutnya, penanganan masalah sampah dibutuhkan kesadaran bersama. Agar sampah tidak seolah-oleh menjadi beban pemerintah daerah semata, melainkan beban bersama termasuk masyarakat.
Dikatakan, usia tampung TPA Kabupaten Sumbawa masih cukup Panjang. Namun, Dinas LH telah mengusulkan adanya Tempat Untuk Pengolahan Sampah Secara Terpadu (TPST) untuk mengurangi beban TPA induk.
“Kita sudah mengusulkan TPST Raberas. Agar diharapkan mengurangi beban TPA, Agar usia pakai dapat lebih lama lagi,” ucap dia.
Ditambahkan, untuk mengurangi keberadaan TPA liar, pihaknya bersama pihak lainnya termasuk kecamatan telah melakukan gotong royong. “Ini melaksanakan perintah dari presiden untuk Indonesia asri. Kita diminta untuk melakukan gotong royong baik dilingkungan terkecil sampai dalam cakupan cukup luas. Beberapa kali sudah kami lakukan termasuk di beberapa kecamatan kami sudah turun,” katanya. (Using)















