Home Berita Camat Semboro Gelar Halal Bihalal di Kantor Kecamatan Semboro

Camat Semboro Gelar Halal Bihalal di Kantor Kecamatan Semboro

Jember,Sumbawanews.com-Camat Semboro H. Ahmad Fauzi, S.Sos, M.Si, menggelar kegiatan Koordinasi, Halal Bihalal dan Sholawatan, Dalam Rangka Idul Fitri 1447 H/2026 M, bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember. Selasa (31/03/2026).

Acara kegiatan Halal Bihalal siang hari ini disambut dengan suasana hangat dengan hati penuh gembira, sekaligus merupakan salah satu bentuk kekompakan guyub, rukun, serta mempererat jalinan tali silaturahmi terbingkai Uhkuwah Islamiyah mencapai tujuan dalam persaudaraan.

Kegiatan Halal Bihalal ini dihadiri Danpos Ramil 0824/31 Semboro Peltu Suryo Hadi, Kapolsek Semboro AKP. M. Na’i, Spd.I,
dan pimpinan perusahaan JM PG Semboro Ari Supriyadi, dan Manager PT Perkebunan Hasfarm Suko Kulon Eko, dan Ketua MWC NU Kecamatan Semboro.

Pengurus Muhammadiyah dari Aisyah, Muslimat, dan Fatayat Ansor, dan Laskar Sholawat Nusantara Srikandi, dan ASN, dan Kepala Desa se Kecamatan Semboro, beserta penggerak PKK, dan Kepala Sekolah SMK 8, dan SMP 1, dan Madrasah Semboro, dan Pimpinan organisasi lembaga kemasyarakatan lainya.

Berlangsungnya kegiatan Halal bihalal Camat Semboro H. Ahmad Fauzi, S.Sos, M.Si, memberikan sambutannya kepada seluruh para instansi vertikal maupun instansi pemerintah Kabupaten Jember, khususnya yang hadir pada siang hari ini tepatnya di Pendopo Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember.

“Yang pertama mari kita bersyukur kehadirat Allah SWT, pada siang hari ini kita diberi kenikmatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa yang terutama di beri sehat.
Sehingga kita di siang hari ini bisa hadir di Pendopo ini dalam rangka Halal Bihalal setelah kita melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Pada harinya di bulan 1 Syawal, maka kita nanti dari hikmah-hikmah apa yang kita dapatkan dari pertemuan kali ini yang akan di sampaikan langsung oleh Almukarom Kyai Haji Gus Shuddin, dari Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC), Nahdatul Ulama (NU), Semboro.

Dan juga Sholawat dan salam semoga senantiasa di limpahkan kepada junjungan Nabi kita Muhammad Saw, dan siang hari ini kami juga mengundang para Purnawirawan yang ada di Semboro, dan juga kami mengundang salah satu mantan Sekcam saya disini, sekarang jadi Camat Puger.

Dan ini saya kangen, undang secara khusus agar apa, kita dimanapun kita berada hanya tempat yang membatasi. Tapi., sak duluran, sak koncoan adalah sak lawase, tentunya dunia akherat, kalau perlu saling menyuport dan mendoakan, dan mudah-mudahan di beri keselamatan.

Pertemuan kali ini sangat penting bagi kami, dan terima kasih atas kehadirannya panjenengan semua telah meluangkan waktu untuk hadir di Pendopo ini.
Acara ini adalah untuk meningkatkan Uhkuwah Islamiyah, meningkatkan kerjasama bersama warga masyarakat.

Sebagian dari segi organisasi apapun dan dari apapun golongannya, benderanya hari ini kita bersatu dalam wadah warga sejarah, wadah sejarah Republik Indonesia khususnya. Saya Camat Semboro secara pribadi dan keluarga dan mewakili seluruh staf, karyawan, karyawati Kecamatan Semboro.

Mengucapkan Taqobballah Hummina
Waminkum, Selamat merayakan Idul Fitri walaupun secara terlambat kami mohon maaf sebesar-besarnya lahir dan batin.”ujarnya.

“Kyai Haji Gus Syuddin, memberikan Tausiyahnya tentang fadillah di bulan suci Ramadhan, kita telah melakukan ibadah di bulan suci Ramadhan. Dan tentu kita harus bisa mempertahankan karena ada kualitas menguatkan keimanan dan amaliyah.

Dan mudah-mudahan kita semua bisa meningkatkan kualitas ibadah yang sudah kita jalani di bulan suci Ramadhan. Bila kita mempunyai salah pada Gusti Allah itu lebih gampang, ketika kita beristifar, bertobat maka selesai rontoklah di hadapan Allah SWT, itu yang namanya Habblum minallah.

Tetapi yang berkaitan dengan pergaulan sesama insani, pergaulan secara bersariyah itu namanya Habblum minnanas tentu dosa, dan tidak bisa terhapus kalau kita tidak minta maaf itu masih gantung.

Jadi kita bisa lebur dosanya ketika kita saling bertemu berjabat tangan saling minta maaf, dan memaafkan maka tiada ampunan dari orang tersebut.”ujarnya

Acara seperti ini adalah momentum dalam rangka untuk saling bermusofa’ah untuk saling berjabat tangan, saling maaf memaafkan. Jadilah orang yang memaafkan, ajaklah untuk kemakrufan kebaikan jangan menjadi orang yang bodoh.

Ketika ada teman minta maaf, harus di terima dengan lapang dada untuk memaafkan, kebersamaan, kerukunan membawa rohmat kasih sayang dari Gusti Allah. Dan sebaliknya ketika ketidak rukunan antara kita semua akan menjadikan adab, maka hidup ini tidak akan terasa enak.

Apalagi kerukunan di dalam rumah tangga kita akan terlihat lebih nikmat dan begitu istimewanya dengan kasih sayang yang di berikan oleh Allah SWT. Dan seorang istri saat mencium suaminya mau bekerja itu pahalanya sama halnya mencium fajar aswat yang ada di Mekah sana.’ujarnya Gusyudin.

“Camat Semboro, H. Ahmad Fauzi S.Sos, M.Si, pada hari ini mengadakan kegiatan Halal bihalal sekaligus kita berkoordinasi dengan stikorder yang ada di wilayah Kecamatan Semboro, baik itu Mustikanya, Instansi, Sektoralnya Kepala Desanya dan perusahaan yang ada di sini.

Ormas-ormasnya organisasi pemuda gereja semua kita undang termasuk dari Laskar Sholawat Nusantara (LSN) dari Srikandi, dari muslimat fatayat kita undang semua. Kita ingin bahwa Semboro ini merupakan satu keluarga besar dimana setiap permasalahan yang ada bisa kita selesaikan bersama-sama.

Tujuan dalam rangka mengentaskan kemiskinan, tadi sudah kita sampaikan juga kita secara gotong royong kita tangani bersama-sama, termasuk penanganan stanting kedepan. Kalau memang semua masyarakat, ormasnya, organisasi wanita semua perusahaannya dengan csr-nya guyub rukun.

Dalam menangani semua permasalahan saya yakin bahwa tidak lama lagi Semboro akan melejit menjadi suatu kawasan yang memang bisa diandalkan dan maju.
Dan itupun bisa menjadi stimulus bagi daerah-daerah yang lain untuk bagaimana kita mengembangkan kolaborasi bersama
-sama.

Dalam memajukan wilayahnya, karena kita ini tidak bisa, karena kita bukan butuh superman, yang kita butuhkan super tim. Bagaiman tim yang ada di Kecamatan Semboro ini berbagai dukungan masyarakatnya bisa membahu, bisa menyatu bisa berkolaborasi dalam rangka menyelesaikan permasalahan.

Permasalahan yang ada di masyarakat, dan kedepannya kita akan membangun pertemuan semacam ini, bukan hanya di kegiatan Halal Bihalal dalam koordinasi dalam berbagai forum pengajian yaitu Sholawatan, Istigosahan kita kembangkan terus sehingga itu menjadi keluarga besar Kecamatan Semboro.

Dan hal-hal apapun yang ada di sini ini menjadi tanggung jawab bersama,
dan saya bersyukur bahwa jenengan tahu sendiri bahwa bagaimana antusias, dan tanggapan masyarakat begitu luar biasa, sekali datang berbondong-bondong kesini, kemudian mereka memberikan saran dan masukan kepada kita semua.ujarnya

“Menambahkan., Ini selaras bupati wadul guse, kita punya program menyapa masyarakat secara langsung, sehingga apa yang di programkan oleh bupati melalui laporan masyarakat, melalui wadul guse ini bisa kita tindak lanjuti di lapangan untuk di cari win solusinya dengan baik.

Dan saya kira yang sudah terjadi kita sudah mempunyai prestasi yang baik, Stanting di Jember paling kecil di bandingkan dengan diantara kecamatan yang ada. Kemudian (AKI), angka kematian ibu dan, (AKB), angka kematian bayi, disini angka kematian bayi ini, kemarin ada satu karena adanya penyakit kronis.

Selanjutnya (AKI), angka kematian untuk ibu, selama 2 tahun ini kosong tidak ada permasalahan-permasalahan sama sekali, sehingga ini menjadi penyemangat bagi kita kedepannya, dan untuk Semboro lebih baik dan lebih maju lagi.’pungkas Fauzi
(Indra)

Previous articlePerlawanan Islam di Irak Ingatkan AS dan Al-Julani Tentang Invasi Darat ke Iran atau Lebanon
Next articleTarget 12 Jembatan, TNI AD Kebut Pembangunan Jembatan Gantung di Banyuwangi
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.