Teheran, sumbawanews.com – Menteri Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Araghchi dalam sebuah wawancara Sabtu (21/03) menegaskan, tidak menginginkan skenario sebelumnya terulang kembali.
“kami tidak menerima gencatan senjata karena kami tidak ingin skenario tahun lalu terulang. Perang harus diakhiri sepenuhnya dan secara permanen dan harus ada jaminan bahwa situasi ini tidak akan terulang. Selain itu, kerusakan yang telah ditimbulkan pada Iran harus dikompensasi,” tegasnya.
Bac Juga: Iran Nyatakan Serangan ke Infrastruktur Energi Seret Perang ke Fase Baru
Ia mengakui, Beberapa negara sedang mencoba memainkan peran positif dan konstruktif. “Kami menyambut setiap inisiatif yang dapat mengakhiri perang ini sepenuhnya. Kami siap mendengarkan dan mempertimbangkan,” ucapnya.
Namun saat ini tambahnya, meskipun beberapa negara sedang berupaya mencari solusi, Amerika Serikat tampaknya belum siap untuk menghentikan agresinya. Jadi, Iran akan terus membela diri.
Ia kembali menegaskan, Iran tidak mencari gencatan senjata, dan menginginkan pengakhiran perang yang lengkap, komprehensif, dan berkelanjutan. “Satu-satunya solusi yang dapat diterima menurut kami adalah pengakhiran perang secara menyeluruh,” ujar dia.
Terkait selat Hormuz, ia mengatakan, Iran belum menutup selat Hormuz dan masih terbuka. Namun Selat ini hanya tertutup bagi kapal-kapal milik musuh Iran, negara-negara yang menyerang Iran.
“Bagi negara lain, kapal dapat melewati selat tersebut. Tentu saja, ada masalah ketidakamanan. Kami siap menyediakan jalur aman bagi mereka jika mereka menghubungi kami; Kami akan berbicara dengan mereka untuk menemukan cara agar dapat melewati Selat Hormuz dengan aman. Kami siap menyediakan jalur aman bagi mereka,” katanya. (Using)

















