Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Pengerjaan ruas jalan Maronge-Labuhan Sangoro, hingga saat ini mencapai progress sekitar 30 persen. Dan progress tersebut penkerjaan mengalami deviasi positif 10 persen.
Baca Juga: Pendapatan Capai 79,9 Persen Hingga Oktober, Sekda Sumbawa: On The Track
“Dibidang bina marga ada kegiatan fisik kita yang kontraktual itu, Maronge-Sangoro dan Alas-Marente. Pengerjaan jalan Maronge – Labuhan Sangoro dengan anggaran sekitar Rp 58 milliar, progress per hari sabtu kemarin sekitar 30 persen, dengan deviasi plus 10 persen. Sekarang tahapannya lagi blacktop, atau pengaspalan,” kata Muhammad Sofyan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sumbawa, di ruang kerjanya Rabu (12/11).
Sedangkan untuk kegiatan di Alas-Marente, pada 10 November lalu dilakukan penandatanganan Surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan (SPPJ). Artinya baru kita mulai untuk pengerjaan fisiknya. Sehingga memang progresnya masih ditahapan persiapan,” jelas dia.
Menurutnya, pekerjaan ruas jalan Alas-Marente akan terlihat progress dalam waktu satu atau dua minggu mendatang. “Mobilisasi peralatan sudah akan dilaksanakan,” ucapnya.
Dijelaskan pula, Kegiatan dibidang yang lain seperti SDA, Jasa Konstruksi, Tata Ruang serta air minum dan sanitasi, rata-rata masih on the track. Seperti kegiatan di jasa konstruksi yakni pengerjaan rumah dinas kejaksaan, Pembangunan Gedung di polres sumbawa.
“Menunjukkan progress yang positif. Mudah-mudahan nanti sesuai dengan rencana kitab isa menyelesaikan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Kalau berangkat dari rencana, masih dalam ring rencana. Deviasinya positif,” katanya.
Ia menegaskan, PUPR tetap melakukan evaluasi terhadap seluruh kegiatan. “Seperti ada bebarapa kegiatan yang deviasinya negative, kami sudah melakukan evaluasi. Dan alhamdulillah, Ketika kami evaluasi, sudah sesuai dengan yang kita arahkan. Sehingga target deviasi positif itu bis akita capai,” ujar Sofyan.
Ia juga mengatakan, cuaca saat ini belum dikatakana force majeure. “Cuaca sekarang masih normal, memang siklus cuaca saja. Misalnya kalau bangunan sudah pengerjaan atap, maka walaupun hujan bisa kita kerjakan pekerjaan didalam,” tambahnya. (Using)











