Home Berita IKASUM Jaya Gelar Maulud di Masjid TIM Cikini

IKASUM Jaya Gelar Maulud di Masjid TIM Cikini

Jakarta, Sumbawanews. Paguyuban Ikatan Keluarga Sumbawa Jakarta dan Sekitarnya (IKASUM Jaya) menggelar Maulud Nabi Besar Muhammad SAW, Minggu 28/9,  bertempat Di Masjid Taman Ismail Marzuki (TIM)  Jakarta Pusat. Tema Yang Diusung  “Ketauladanan Nabi Muhammad SAW Untuk Tau Dan Tana, Samawa “Takit Lako Nene’ Kangila Boat Lenge”.

Hadir Selaku Penasehat (Pasatotang) Prof. Dien Syamsuddin dan Himah Maulud disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. M Wildan SS MA, yang juga Wakil Rektor II Bagian SDM, Keuangan dan Asset Universitas Pamulang. Dalam Struktur IKASUM Selaku Wakil Ketua Bidang SDM Pendidikan dan Kemahasiswaan.

Dalam Hikmah Mengulas bahwa betapa filosofis kehidupan tau ke Tana Samawa (Orang Dan Tanah Sumbawa): “Takit Lako Nenek Ketakit Boat Lenge”, (takut Kepada ALLAH SWT dan Takut berbuat tercela)  merupakan nilai yang bersumber dari perenungan yang dalam, Syarat makna Islami. Nampak Sederhana Tetapi Miliki  nilai filosofis yang sangat tinggi.

Acara cukup meriah, diawali mengusung bahan-makanan makananan hasil pertanian dan perkebunan yang melambangkan rasa syukur dan kerelaan berbagi sesama. Dalam tradisi Sumbawa kata prof Dien Syamsuddin memang sangat kental dengan sikap gotong royong yang disebut basiru. Tradisi semacam ini katanya dalam kehidupan modern semakin diperlukan agar kita semua tidak tercerai berai. Bersatu “saling beme dan saling satotang, saling satingi (Saling tolong dan mengayomi, saling mengingatkan dan saling menghormati).

Acara dimulai pukul 10.00 (WIB) jedah sholat duhur kemudian dilanjutkan ramah tamah di halaman masjid Amir Hamzah TIM yang asri hingga selesai memaskui sholat azhar. Dalam catatan Sumbawanews, ini merupakan acara perdana, yang belum pernah dilaksanakan oleh paguyuban.

Ketua umum IKASUM Jaya Dr. Lukman Malanuang menyampaikan terimakasih atas kedatangan tamu undangan keluarga Sumbawa dari Jabodetabek, dan kerja keras panitia sehingga dapat terselenggarakannya acara ini. Selanjut akan semakin sering diadakan pertemuan-pertemuan semacam ini dalam bentuk, pengajian, diskusi atau “mangan barema” (makan Bersama) untuk mempererat tali kekeluargaan sesama diaspora Sumbawa di Jakarta. (007)

Previous articleGelar Karnaval Budaya Peringati HUT RI Ke-80 dan Hari Jadi Pemdes Sidomulyo Ke-31
Next articlePanglima TNI : Berkuda Bentuk Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter