Sumbawanews.com,- Setelah menanti 21 bulan, pengguna iPhone di China akhirnya dapat mengakses fitur Apple Intelligence, menyusul izin resmi dari otoritas siber setempat. Pemerintah Tiongkok memberikan lampu hijau setelah Apple berhasil mendaftarkan teknologi kecerdasan buatannya ke badan regulasi lokal, memenuhi syarat wajib bagi semua produk AI asing yang ingin beroperasi di pasar domestik. Untuk mematuhi aturan ketat lokal, Apple menjalin kolaborasi dengan dua raksasa teknologi Tiongkok—Baidu dan Alibaba—dengan mengintegrasikan model AI Qwen dari Alibaba dan teknologi dari Baidu ke dalam sistem iOS, iPadOS, macOS, dan visionOS khusus untuk pengguna di China. Meski sudah mendapat izin resmi, Apple belum mengumumkan tanggal peluncuran pasti fitur ini kepada publik, sehingga waktu aksesnya masih bergantung pada keputusan perusahaan.















