Sumbawanews.com,- MSI Claw 8 EX AI Plus, dibekali chip Intel Arc G3 Extreme, membuktikan bahwa handheld gaming kini memasuki era baru—dengan performa yang melonjak tanpa mengorbankan daya tahan baterai. Dalam sesi uji coba dua jam di Computex 2026, perangkat ini menunjukkan kemampuan luar biasa: mampu menjalankan judul-judul berat seperti Cyberpunk 2077, Baldur’s Gate 3, dan Red Dead Redemption 2 di resolusi 1080p dengan frame rate stabil 60 fps, hanya dengan konsumsi daya 35 watt—setara dengan pesaingnya, AMD Z2 Extreme. Namun, keunggulan sejati justru terlihat saat daya ditekan: di 17 watt, Arc G3 Extreme memberikan performa yang sama, sementara di 12 watt, ia tetap mampu menjalankan game dengan pengaturan rendah—capaian yang belum pernah dicapai sebelumnya oleh chip handheld lain.
Intel mengklaim bahwa efisiensi energi Arc G3 Extreme bahkan mampu memperpanjang masa pakai baterai hingga hampir 12 jam untuk game-ringan, dengan konsumsi hanya 4 watt. Ini bukan sekadar peningkatan kecil, tapi lompatan strategis yang menggoyang dominasi AMD dan Steam Deck di pasar handheld. Dengan teknologi 18A yang baru diluncurkan, chip ini tidak hanya mengejar, tapi mulai mendefinisikan ulang standar kinerja portabel. Meski harga akhir perangkat belum diumumkan, fakta bahwa Intel—yang sebelumnya terpuruk oleh kegagalan CPU dan kartu grafis—kini mampu menghadirkan solusi yang begitu seimbang antara daya, kecepatan, dan efisiensi, membuatnya layak menjadi sorotan utama di industri gaming.
Dengan kemampuan meng-upscale dari 960×540 ke 1080p secara real-time, Arc G3 Extreme juga menunjukkan bahwa teknologi AI dalam gaming handheld bukan lagi fitur tambahan, tapi tulang punggung. Di tengah gelombang peluncuran chip baru dari Qualcomm dan Nvidia, MSI Claw 8 EX AI Plus berdiri sebagai bukti nyata bahwa Intel tidak hanya kembali—tapi siap memimpin.















