Sumbawanews.com,- Laporan terbaru Gemini SEA Report 2026 mengungkap bahwa warga Indonesia menghasilkan sekitar 9 juta gambar berbasis kecerdasan buatan setiap hari melalui platform Gemini. Sebanyak 82 persen pengguna mengakses layanan ini lewat perangkat seluler, sementara hampir setengah dari seluruh perintah yang diberikan menggunakan input multimodal—seperti foto, suara, atau video—bukan teks biasa. Hampir 80 persen perintah ditulis dalam bahasa Indonesia sehari-hari, menunjukkan tingginya adaptasi teknologi terhadap konteks lokal. Vice President for Southeast Asia and South Asia Frontier Google, Sapna Chadha, menyatakan bahwa kemampuan Gemini memahami bahasa dan kebiasaan lokal menjadi kunci utama ledakan kreativitas visual ini. Lembaga AI Singapore pun mengonfirmasi bahwa Gemini adalah model bahasa multibahasa terbaik di Asia Tenggara menurut pengujian SEA-HELM, menjadikan AI bukan sekadar alat eksperimen, tapi asisten harian yang melekat dalam kehidupan masyarakat.















