Sumbawanews.com,- Kenaikan harga perangkat Apple, mulai iPhone hingga layanan langganan, terjadi secara serentak sejak akhir Juni 2026, dipicu oleh kombinasi kelangkaan komponen, biaya lisensi meningkat, dan fluktuasi nilai tukar mata uang. Apple secara resmi mengumumkan kenaikan harga pada lini hardware seperti MacBook Neo, MacBook Air, dan iPad model standar, dengan kenaikan hingga USD 200, yang dikaitkan dengan lonjakan biaya memori berbandwidth tinggi akibat permintaan besar untuk pusat data kecerdasan buatan. Di Jepang, harga iPhone naik 8% hingga 11% atau sekitar ¥8.000 hingga ¥20.000 per model, meski belum ada penyesuaian harga di Amerika Serikat—namun diperkirakan model terbaru yang meluncur musim gugur nanti akan lebih mahal. Selain perangkat keras, Apple juga menaikkan harga AppleCare+ sebesar USD 5 per tahun, Apple Music menjadi USD 11,99 per bulan untuk individu, dan paket Apple One Family naik USD 2, dengan alasan utama meningkatnya biaya lisensi konten musik. Harga produk rekondisi pun ikut disesuaikan, dengan MacBook Neo rekondisi 256GB kini dijual senilai USD 599, setara harga model baru sebelum kenaikan.















