Home Blog Page 3200

Nasir: Jika Panglima Diberhentikan, Bisa ‘Kiamat’ Buat Presiden

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum perlu memberhentikan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Pernyataan dan sikap Gatot dalam menanggapi berbagai isu nasional dinilai mewakili sikap masyarakat.

Menurut Nasir, apa yang dilakukan Gatot masih dalam batas dan tanggungjawabnya sebagai prajurit. Dengan demikian, Panglima sebagai pimpinan tertinggi dan pemegang komando pada TNU harus dapat memberikan sikapnya kepada masyarakat.

“Walau pendapatnya tidak sepenuhnya mewakili institusi TNI, tetapi pendapat panglima berdasarkan masukan staf-stafnya. Jadi tidak pada tempatnya kalau Presiden Jokowi memberhentikan panglima sebelum waktunya. Itu bisa jadi kiamat bagi Presiden,” tegas Nasir saat diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/10).

Nasir juga berpendapat, baik pernyataan dan sikap Gatot bukan merupakan hal yang asing jika dilakukan. Sebab, sebagai warga negara, prajurit serta Panglima TNI, harus bisa merespons fenomena negeri ini.

“Jadi, tidak cukup Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) yang bicara,” tutur Nasir.

Terkait dengan kehadiran Gatot dalam sejumlah aksi massa atau acara organisasi kemasyarakatan (ormas), dia pun menilai hal itu wajar dilakukan. “TNI lahir dari rahim rakyat. Jadi, ketika rakyat mengalami berbagai macam persoalan tentu harus direspons. Meskipun bagi sebagian orang panglima disebut berpolitik, tapi bagi sata dia ingin memberikan sikapnya sebagai bagian dari rakyat,” tambah Nasir.

Sejumlah Pengungsi Gunung Agung Mulai Pulang

Warga masyarakat lereng Gunung Agung yang mengungsi ke Kota Denpasar secara berangsur-angsur kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Karangasem. Kembalinya warga setelah pernyataan resmi pemerintah bahwa hanya 28 desa dari 78 desa di daerah timur Pulau Bali itu termasuk kawasan rawan bencana (KRB).

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar Made Mertajaya di Denpasar Bali, Ahad (8/10), mengatakan langkah sinergi telah dilakukan Pemkot Denpasar dalam memberikan pelayanan kepada warga KRB Gunung Agung yang terdata saat ini sebanyak 14.746 orang. Ia mengatakan langkah itu juga sesuai arahan Wali Kota Rai Mantra kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Denpasar agar dapat bersinergi dalam melakukan berbagai penyaluran bantuan logistik kepada para pengungsi, baik yang berada di posko umum maupun mandiri.

“Selain itu Pemkot Denpasar juga membantu pemulangan pengungsi ke daerah Kabupaten Karangasem yang dilakukan pada Sabtu (7/10). Saat ini yang sudah berangsur-angsur pulang kampung adalah warga yang tidak termasuk dalam data 28 desa KRB Gunung Agung, yakni sebanyak 236 orang,” katanya.

Ia mengatakan sejak imbauan mengungsi diberlakukan, Pemerintah Kota Denpasar mengambil langkah sigap untuk menyediakan beberapa titik posko-posko umum maupun posko mandiri dari masyarakat di Kota Denpasar. Setelah beberapa hari mengungsi di beberapa titik, seperti di posko pengungsian Jalan Danau Tempe, Jalan Gurita, Jalan Sutomo, Posko GOR Kompyang Sujana, dan Posko Kelurahan Peguyangan, para pengungsi memilih pulang lantaran menganggap kondisi desa mereka sudah mulai aman dan dinyatakan di luar KRB Gunung Agung.

Terkait dengan kepulangan para pengungsi tersebut, kata dia, Pemkot Denpasar memfasilitasi warga yang ingin kembali ke desanya masing-masing. Dinyatakan desanya masuk zona aman serta dibukanya fasilitas publik beberapa tempat di Karangasem menjadi salah satu alasan pulangnya sebagian besar pengungsi tersebut.

“Mereka pulang karena desanya masuk zona aman dan fasilitas di sana sudah buka. Kami di sini atas instruksi pimpinan dan bapak Wali Kota Rai Mantra untuk memfasilitasi para warga yang hendak kembali ke desanya,” kata Ketua Koordinator Posko Induk Kota Denpasar, Sudarita menjelaskan.

Sementara itu, seorang warga pengungsi Gunung Agung, Ketut Agus mengaku bersama keluarga memilih kembali ke desanya, karena desanya masuk zona aman. Ia mengatakan kepulangan para pengungsi Karangasem adalah kemauan sendiri, dan selama mengungsi di Denpasar, keseharian juga sangat nyaman.

“Posko di sini sangat layak dan baik. Tapi saya memilih balik ke kampung, karena sudah dinyatakan wilayahnya aman dan fasilitas di sana juga sudah buka. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para dermawan, termasuk juga Pemkot Denpasar yang sudah membantu selama dipengungsian. Terimakasih juga kepada Bapak Rai Mantra dan Wakilnya IGN Jaya Negara beserta jajarannya,” ucapnya.

Dirgahayu Republik Indonesia ke 72 – Pimpinan dan Anggota DPRD Kab. Sumbawa

Dirgahayu Republik Indonesia ke 72 – Sekwan DPRD Kab. Sumbawa

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438H – Pimpinan dan Anggota DPRD Kab. Sumbawa

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438H – Sekretaris DPRD Kab. Sumbawa

Marhaban Ya Ramadhan 1438H – Pimpinan dan Anggota DPRD Kab. Sumbawa

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1438H – Sekretaris DPRD Kab. Sumbawa

What are Values of a Two-Year School.

Enhanced education and learning within this country is immediately becoming a need with the organization team rather then an extravagance. On the previous the individuals who had a secondary university coaching still had the chance to manufacture a superior earth for on their own and their families. These times are rather quickly turning into an extra dieing coal from the previous. About the off probability you want to have substantial acquiring potential amid your lifetime you are 100 % limited by your studying probable also, the level of instruction you could have gotten.

Berita Terkini

Polisi Kawal Demo BEM UI Meski Hanya Diberitahu via WhatsApp

Sumbawanews.com,- Meski tanpa surat pemberitahuan resmi, aparat kepolisian tetap mengerahkan kekuatan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM...

Hari Dunia Lawan Penggurusan: Padang Rumput Penyelamat Bumi

Sumbawanews.com,- Pada 17 Juni 2026, dunia kembali memperingati Hari Dunia untuk Memerangi Penggurusan dan Kekeringan dengan tema yang menggugah: *“Rangelands: Recognize. Respect. Restore.”* —...

Perindo Gelar Konsolidasi Besar di Jawa Barat

Sumbawanews.com,- Partai Perindo menggelar Rakorwil dan konsolidasi organisasi besar di Bandung, Jawa Barat, sebagai langkah strategis membangun basis kemenangan sekaligus model penguatan partai nasional....

DKI Rencanakan Trem Listrik di Kota Tua

Sumbawanews.com,- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiap menghidupkan kembali moda transportasi trem di kawasan Kota Tua, sebagai bagian dari revitalisasi besar-besaran yang bertujuan menjadikan kawasan...

Aktivis Diteror, Ditawari Miliaran Rupiah

Sumbawanews.com,- Tiyo Ardianto, mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada, kembali menjadi sasaran teror setelah mengikuti aksi demonstrasi Gejayan Memanggil di Yogyakarta pada Sabtu, 13...

Berita Utama