Home Blog Page 32

Acer Swift Go 14 AI Pro: Laptop Tipis dengan Kekuatan AI untuk Kerja Hybrid

Sumbawanews.com,- Mobilitas kerja kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Di tengah tuntutan produktivitas yang tak kenal batas—mulai dari rapat virtual hingga pengeditan konten kreatif—laptop tak lagi sekadar alat, tapi mitra kerja yang cerdas. Acer Swift Go 14 AI Pro Edition hadir menjawab tantangan ini: ringan, tangguh, dan dibekali kecerdasan buatan yang bekerja secara intuitif di balik layar.

Ditenagai prosesor Intel® Core™ Ultra X7 Series 3 dan grafis Intel® Arc™ B390, laptop ini masuk dalam kategori Copilot+ PC, artinya siap menjalankan seluruh fitur AI terkini Windows 11. Dari Recall yang mampu mengingat dan mencari kembali file berdasarkan konteks, hingga Live Captions yang otomatis menerjemahkan percakapan video menjadi teks—semua berjalan lancar tanpa bergantung pada cloud. NPU, CPU, dan GPU bekerja sinergis, memastikan responsivitas tinggi bahkan saat menjalankan banyak aplikasi sekaligus.

Bukan sekadar performa, Acer menyematkan ekosistem AI eksklusif bernama Acer Intelligent Space, diakses lewat tombol AcerSense. Di sini, pengguna bisa memanfaatkan Acer Assist—asisten AI lokal yang merangkum dokumen, menjelaskan fitur Windows, atau membantu pencarian tanpa mengirim data ke server. Privasi tetap terjaga. Fitur lain seperti Acer LiveArt 2.0 menghapus latar belakang foto dalam hitungan detik, sementara Acer VisionArt™ mengubah teks sederhana menjadi wallpaper visual yang memukau. Untuk pengguna yang sering bekerja berjam-jam, User Sensing 2.0 secara otomatis mengunci layar saat Anda beranjak dan menyalakannya kembali saat kembali—plus memberi pengingat istirahat mata.

Layar OLED 14 inci beresolusi WUXGA (16:10) menjadi jantung visualnya. Dengan dukungan 100% DCI-P3, kecerahan hingga 500 nits, dan sertifikasi DisplayHDR True Black 500, warna muncul hidup, hitam mendalam, dan detail halus terlihat jelas—ideal untuk desainer, editor, atau siapa pun yang mengandalkan akurasi visual. Teknologi Eyesafe 2.0 dan Acer ComfyView mengurangi kelelahan mata, menjadikannya teman setia kerja seharian.

Bobotnya hanya 1,12 kg dan ketebalan 15,9 mm, dibungkus bodi logam dengan motif “S” yang melambangkan Speed, Sleek, dan Slim—ciri khas seri Swift. Sertifikasi MIL-STD 810H menjamin ketahanan terhadap guncangan dan suhu ekstrem, sementara engsel 180 derajat memudahkan presentasi atau berbagi layar. Touchpad dilindungi Corning Gorilla Glass, tahan gores, dan mendukung multi-control untuk navigasi cepat.

Kamera AI 1080p dan teknologi Acer PurifiedVoice™ 2.0 dengan mikrofon array tiga arah menghadirkan kualitas video dan audio yang profesional. Fitur Background Blur, Eye Contact, dan Automatic Framing membuat Anda selalu tampak fokus di layar, bahkan saat posisi tidak sempurna. Privacy shutter otomatis menutup kamera saat tidak digunakan, dan Acer Quick Panel muncul secara otomatis saat webcam dinyalakan—semua dikendalikan dengan satu sentuhan.

Konektivitasnya lengkap: Wi-Fi 7 untuk kecepatan tinggi, Bluetooth 5.4, dua port USB 4 (Thunderbolt), dua USB 3.2 Type-A, HDMI 2.1, dan audio jack. Tidak perlu dongle—langsung terhubung ke monitor eksternal, hard drive, atau proyektor.

Baterai 71 Wh mampu bertahan hingga 22 jam, menjadikannya pilihan ideal untuk perjalanan panjang, kerja di kafe, atau hari-hari tanpa akses listrik. Dengan harga mulai Rp27.499.000, laptop ini sudah dilengkapi Windows 11 Home dan Microsoft Office Home & Student 2024.

Acer menawarkan garansi istimewa: 3 tahun suku cadang, 3 tahun servis, dan 1 tahun perlindungan terhadap kerusakan tak terduga. Promo hingga 31 Juli 2026 mencakup bundling gratis berlangganan 6 bulan Adobe Premiere Pro atau Adobe Creative Cloud Photography, dua game (Battlefield 6 dan Everwind), serta cicilan 0% di toko resmi. Konsumen yang membeli produk Swift senilai minimal Rp20 juta juga berhak mendapat portable monitor gratis.

Untuk profesional mobile, kreator konten, atau pelajar yang mengutamakan keseimbangan antara performa, kenyamanan, dan kepraktisan, Acer Swift Go 14 AI Pro Edition bukan sekadar laptop—ia adalah asisten pribadi yang tak pernah lelah.

Israel Resmi Labelkan Turki sebagai Musuh Negara

Sumbawanews.com,- Anggota parlemen Israel, Ariel Kellner, secara terbuka menyatakan Turki sebagai musuh negara dan mengecam Presiden Recep Tayyip Erdogan sebagai sosok berbahaya yang berambisi menghidupkan kembali kekhalifahan Islam. Pernyataan tajam itu disampaikan Kellner dalam wawancara dengan stasiun radio Galei pada Kamis (11/6), memperdalam ketegangan diplomatik antara dua negara yang sebelumnya pernah menjalin hubungan erat.

“Turki adalah musuh dalam segala aspek, dan Erdogan adalah diktator yang membenci Israel,” tegas Kellner, dikutip dari Middle East Eye. Ia menambahkan, kebijakan Ankara yang konsisten mendukung Palestina dan mengutuk operasi militer Israel di Suriah serta Lebanon telah mengubah persepsi di Tel Aviv—dari kritik terhadap kebijakan menjadi ancaman strategis terhadap keamanan nasional.

Pernyataan ini bukanlah yang pertama dari kalangan elit Israel. Menteri Budaya dan Olahraga Miki Zohar sebelumnya juga menyerukan agar Turki diperlakukan sebagai negara musuh, dengan peringatan tegas: “Jika Turki memilih jalan perang, mereka akan membayar harga yang sangat mahal. Israel tahu cara mempertahankan diri.”

Ketegangan ini memuncak setelah Erdogan mengecam serangan Israel terhadap wilayah Suriah dan Lebanon sebagai ancaman terhadap stabilitas regional dan kemanusiaan global. “Israel harus segera menghentikan agresinya. Ini adalah kewajiban moral seluruh umat manusia,” ujar Erdogan, menegaskan posisi Turki sebagai salah satu suara paling vokal dalam menentang kebijakan militer Israel sejak konflik Gaza meletus pada Oktober 2023.

Sejak itu, Turki tidak hanya mengutuk secara lisan, tetapi juga mengambil langkah konkret: memutus hubungan perdagangan dengan pemerintahan Benjamin Netanyahu dan menjadi salah satu negara paling aktif dalam memobilisasi dukungan internasional bagi rakyat Palestina. Lebih dari 72.000 jiwa tewas di Gaza, jutaan orang mengungsi, dan infrastruktur sipil hancur berantakan—kondisi yang menurut Ankara merupakan kejahatan perang yang tak bisa diabaikan.

Sementara itu, di Israel, narasi yang berkembang semakin mengarah pada pandangan sektarian: Turki bukan lagi sekadar mitra yang berbeda pendapat, tetapi aktor yang secara aktif berkomplot melawan keberlangsungan negara Yahudi. Kellner dan sejumlah politisi lainnya mulai membangun narasi bahwa Erdogan menggunakan isu Palestina sebagai alat untuk memperluas pengaruh Islam di Timur Tengah—sebuah ancaman yang, menurut mereka, harus dihadapi dengan tegas.

Dalam konteks geopolitik yang semakin terpecah, pernyataan Kellner bukan sekadar emosi politik. Ia mencerminkan pergeseran strategis di kawasan: dari diplomasi yang masih bisa bernegosiasi, menuju pengakuan eksplisit bahwa hubungan antara dua negara telah memasuki fase konfrontasi terbuka. Dan di tengah ketidakpastian yang mengguncang Timur Tengah, setiap kata yang diucapkan di Knesset kini beresonansi jauh melampaui batas parlemen—menuju medan perang yang lebih luas, lebih berbahaya, dan lebih tak terduga.

Portable Light yang Lebih dari Sekadar Camping

Sumbawanews.com,- Di tengah hujan deras atau di bawah langit gelap tanpa listrik, cahaya yang tepat bisa menjadi penyelamat. Itulah yang saya temukan dengan BougeRV T1—lampu portabel yang awalnya dirancang untuk berkemah, tapi dengan cepat menjadi alat wajib di rumah, di jalan, bahkan di bengkel.

Saya pertama kali mengujinya selama perjalanan panjang menggunakan van camper, dan sejak kembali ke rumah, lampu ini tetap berada di saku jok depan—tempat yang saya jadikan “suci” untuk perangkat yang harus selalu siap diambil dalam hitungan detik. T1 bukan sekadar lampu. Ia adalah kombinasi cerdas antara senter, lampu ruangan, dan power bank portabel dengan kapasitas 57Wh yang mampu mengisi daya ponsel hingga laptop dalam keadaan darurat.

Desainnya unik: tiga lengan LED yang bisa diatur ke berbagai sudut, menghasilkan cahaya hingga 3.000 lumen dengan pilihan warna putih, hangat, atau merah. Saat ditarik penuh, ia mencapai ketinggian 168 cm—cukup tinggi untuk menerangi seluruh area perkemahan, meja kerja sementara, atau bahkan mesin mobil yang sedang diperiksa. Tahan air IPX5 membuatnya tetap berfungsi meski tertinggal di luar saat hujan badai.

Saya menggunakannya untuk beragam keperluan: menerangi malam bioskop di alam terbuka, membantu perakitan sepeda di garasi, memeriksa kebocoran air di lantai bawah, bahkan mengecek cairan mesin van dengan menggantungkannya lewat kait di bagian atas. Di kafe, ia menjadi sumber daya saat listrik padam—mengisi laptop saya sambil saya menulis ulasan ini. Di dalam kamar mandi yang sempit, saya menariknya ke bawah hingga bentuknya mungil, cukup untuk menerangi sudut-sudut berdebu.

Yang paling mengejutkan? Ia tidak hanya fungsional, tapi juga menciptakan suasana. Saat pulang dari perjalanan panjang, saya menyalakannya dengan cahaya merah hangat—bukan untuk melihat, tapi untuk merasa nyaman. Ia menjadi peneman malam yang tenang, bukan sekadar alat penerangan.

Satu-satunya kekurangannya? Tidak ada magnet di dasarnya, sehingga sulit menempelkan ke permukaan logam. Materialnya juga terasa plastis, dan harganya $119,99—meski sering turun ke $85, yang menurut saya tetap sangat sepadan untuk perangkat serba bisa ini.

BougeRV T1 membuktikan bahwa inovasi terbaik bukan yang paling canggih, tapi yang paling fleksibel. Ia tidak hanya menerangi jalan gelap—ia menerangi berbagai sisi kehidupan modern yang seringkali kita lupakan: kebutuhan akan cahaya yang bisa beradaptasi, bukan sekadar menyala.

Digital Notebooks yang Menggantikan Kertas: Pilihan Terbaik 2026

Sumbawanews.com,- Jika Anda masih setia pada kebiasaan menulis tangan namun ingin catatan Anda tersimpan digital, tahun 2026 membawa sejumlah perangkat pintar yang menggabungkan sensasi kertas asli dengan kecanggihan teknologi. Berdasarkan pengujian mendalam, empat perangkat unggulan muncul sebagai pilihan terbaik, masing-masing menonjol di kelasnya.

ReMarkable Paper Pro tetap menjadi pilihan terbaik secara keseluruhan. Dengan layar 10,8 inci berwarna dan pencahayaan depan yang bisa disesuaikan, perangkat ini menawarkan pengalaman menulis yang paling mirip kertas asli—halus, responsif, dan tanpa gangguan. Fitur unggulannya termasuk kemampuan menulis dengan puluhan warna, integrasi penuh dengan Google Drive dan OneDrive, serta dukungan untuk mengunggah PDF dan ebook langsung ke perangkat. Meski harganya mencapai $679, keunggulan fitur dan kualitas build-nya membuatnya layak menjadi investasi jangka panjang bagi penulis serius, mahasiswa, atau profesional yang butuh catatan terorganisir dengan presisi tinggi.

Di posisi kedua, Amazon Kindle Scribe generasi kedua (2024) menjadi favorit pribadi bagi para pembaca sejati. Dengan masa pakai baterai hingga 12 minggu—yang paling lama di kelasnya—perangkat ini memadukan fungsi e-reader dan buku catatan dalam satu alat. Meski tidak mendukung menulis langsung di halaman buku, fitur Active Canvas-nya memungkinkan catatan muncul sebagai sticky note yang bisa dipindahkan. Bagi pengguna Kindle yang ingin tetap membaca sambil mencatat ide spontan, Kindle Scribe adalah solusi elegan dan andal.

Untuk para pembaca yang ingin menandai kutipan favorit dengan warna, Kobo Libra Color menjadi pilihan terbaik. Dengan layar 7 inci yang ringkas dan dukungan untuk 10 warna tinta—termasuk empat warna highlighter—perangkat ini memungkinkan Anda menulis dan menyorot langsung di halaman buku elektronik. Meski layarnya lebih kecil dan pengalaman menulisnya tidak sehalus ReMarkable, keunggulan utamanya jelas: integrasi sempurna antara membaca dan mencatat, ditambah tombol balik halaman yang intuitif. Harganya yang hanya $260 membuatnya sangat menarik bagi pengguna yang mengutamakan fungsionalitas membaca.

Sementara itu, ReMarkable Paper Pure muncul sebagai pilihan terbaik untuk anggaran terbatas. Dengan harga $399, ia menggantikan model ReMarkable 2 yang sudah usang, menawarkan layar hitam-putih yang lebih kontras dan lebih terang, serta performa perangkat lunak terkini. Meski tanpa pencahayaan depan atau warna, ia tetap memberikan sensasi menulis yang nyaris identik dengan kertas asli. Sayangnya, tidak ada aksesori keyboard, sehingga tidak bisa diubah menjadi laptop e-paper. Namun, untuk kebutuhan menulis dasar yang fokus pada kualitas tulisan tangan, ini adalah nilai terbaik di pasaran.

Perangkat lain seperti Supernote A5 X2 Manta menarik perhatian para pecinta pena sejati, dengan desain modular dan serangkaian pena premium seperti LAMY Safari Vista yang terasa seperti pena logam asli. Sementara Boox Note Air4 C menawarkan pengalaman seperti tablet Android dengan layar E Ink, meski baterainya kurang tahan lama. Untuk yang ingin tetap menulis di kertas fisik, solusi seperti Moleskine Smart Writing Set atau Rocketbook Fusion Plus tetap relevan, menggabungkan kehangatan kertas dengan kemudahan digitalisasi.

Tren ini menunjukkan bahwa teknologi tidak menggantikan kebiasaan menulis tangan—ia justru memperkuatnya. Dengan layar E Ink yang ramah mata, baterai yang tahan berhari-hari, dan sistem yang dirancang untuk memperdalam fokus, perangkat digital ini bukan sekadar alat catat. Mereka adalah alat refleksi, ekstensi pikiran, dan teman setia bagi mereka yang percaya bahwa ide terbaik lahir dari ujung pena, bukan dari keyboard.

Modal Asing Melonjak Usai BI Naikkan Suku Bunga

Sumbawanews.com,- Jakarta – Pascakeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen, arus modal asing ke instrumen keuangan domestik melesat signifikan. Dalam dua hari, yakni 10 hingga 11 Juni 2026, total aliran masuk modal asing ke Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp19,02 triliun.

Rincian tersebut terdiri dari Rp15,11 triliun yang mengalir ke SRBI dan Rp3,91 triliun masuk ke SBN. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyatakan, kenaikan BI-Rate bukan sekadar alat moneter, tapi juga sinyal kuat bagi investor global terhadap daya tarik aset domestik.

“Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan yang semakin mendalam dari investor asing terhadap stabilitas dan imbal hasil instrumen keuangan Indonesia,” ujar Destry dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6).

Tak hanya itu, keberhasilan penjualan perdana obligasi internasional Danantara senilai Rp26,9 triliun turut memperkuat sinyal positif ini. Investasi asing yang mengalir deras sejalan dengan penguatan nilai tukar rupiah yang ditutup pada level Rp17.865–17.875 per dolar AS pada Jumat, menguat 0,84 persen dibanding penutupan 5 Juni lalu di Rp18.010–18.020.

BI menegaskan, keberhasilan ini bukan hasil dari satu kebijakan tunggal, melainkan sinergi komprehensif. Selain kenaikan BI-Rate, langkah-langkah strategis seperti penguatan struktur suku bunga SRBI, pemberian insentif *hedging swap* bagi investor asing, pembukaan akses *repo* untuk menopang likuiditas perbankan, serta intensifikasi operasi moneter rupiah dan valas menjadi pilar utama.

Destry menekankan, koordinasi erat antara BI dan Pemerintah—terutama setelah kesepakatan resmi KEM-PPKF RAPBN 2027—menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini. Lebih jauh, kerja sama keuangan dengan People’s Bank of China (PBOC) dan Hong Kong Monetary Authority (HKMA) memperkuat ketahanan eksternal melalui tiga kesepakatan strategis: penguatan *Bilateral Currency Swap Agreement* (BCSA), perluasan *Local Currency Transactions* (LCT), serta komitmen bersama menjaga stabilitas keuangan regional.

“Dengan semakin luasnya penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral, ketergantungan terhadap dolar AS perlahan berkurang. Ini adalah fondasi baru untuk ketahanan rupiah jangka panjang,” jelas Destry.

BI menegaskan akan terus mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan secara konsisten dan terukur, sambil memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya jelas: menjaga stabilitas nilai tukar dan memperkokoh ketahanan eksternal perekonomian nasional.

“Kami yakin, rupiah akan terus bergerak mendekati level fundamentalnya,” pungkas Destry.

Polisi Amankan Dua Pria Bawa Molotov di Tengah Demo Mahasiswa

Sumbawanews.com,- Petugas kepolisian berhasil mengamankan dua pria yang diduga membawa bahan peledak improvisasi, berupa botol molotov, menjelang aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta, Jumat (12/6/2026). Kedua tersangka ditangkap di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, sekitar pukul 15.30 WIB, saat sedang berupaya menyusup ke dalam kerumunan massa yang bergerak dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran Hotel Indonesia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan penangkapan dilakukan oleh Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Polda Metro Jaya setelah sebelumnya mengidentifikasi sejumlah individu yang mencurigakan dan berpotensi mengganggu ketertiban aksi. “Kami mendeteksi kelompok-kelompok yang ingin memanfaatkan momentum demo untuk menyebarkan kekacauan. Keduanya membawa molotov dan berencana bergabung dengan massa,” ujar Budi.

Kedua tersangka kini diamankan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi sedang mendalami kemungkinan keterkaitan mereka dengan kelompok tertentu, termasuk apakah ada indikasi perencanaan terstruktur untuk mengacaukan aksi damai.

Meski menindak tegas pihak-pihak yang berupaya mengubah demonstrasi menjadi kekerasan, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk melindungi hak konstitusional mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi. “Kami menghormati perjuangan adik-adik mahasiswa. Aksi mereka harus tetap damai, tertib, dan tidak digunakan sebagai alat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Budi.

Aksi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan sejumlah organisasi kampus lainnya berlangsung dengan sebagian besar tetap damai, meski sempat terjadi gesekan kecil dengan aparat di sejumlah titik. Pihak kepolisian menggelar pengawasan ketat di sepanjang rute demonstrasi, termasuk menutup sementara sejumlah akses jalan dan stasiun MRT sebagai upaya pengendalian.

Dengan penangkapan ini, polisi berharap dapat mencegah eskalasi kekerasan dan menjaga ruang publik tetap aman bagi penyampaian pendapat yang sah. Pemeriksaan terhadap kedua tersangka masih berlangsung, dan aparat berjanji akan mengungkap seluruh jaringan yang terlibat jika ditemukan bukti lebih lanjut.

Vendor Motor Listrik Dekati Eks Pejabat BGN Tanpa Dealer

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kejaksaan Agung menetapkan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT), sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka diduga memanfaatkan hubungan pribadi dengan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengamankan proyek pengadaan motor listrik merek Emmo, meski perusahaannya tidak memiliki dealer atau bengkel resmi.

Dalam konferensi pers di Kejagung, Jumat (12/6/2026), Direktur Pidana Khusus Syarief Sulaeman Nahdi menjelaskan bahwa Andri, sebagai pengendali PT YAT, secara aktif mendekati Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung, pada 2025 untuk memperkenalkan perusahaannya dan menawarkan jasa pengadaan barang. Pertemuan itu, menurut jaksa, bukan sekadar perkenalan bisnis biasa—melainkan langkah strategis untuk memengaruhi proses pengadaan yang belum resmi dimulai.

“Padahal, PT YAT belum memenuhi syarat teknis sebagai penyedia. Tidak ada dealer, tidak ada bengkel aktif, dan tidak ada rekam jejak logistik yang memadai,” tegas Syarief.

Meski demikian, Andri terus berkomunikasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di BGN untuk mempercepat proses tender. Hasilnya, PT YAT berhasil memenangkan kontrak pengadaan 1.000 unit motor listrik Emmo—dengan dugaan markup harga yang signifikan. Kejagung menduga ada kolusi sistemik antara pelaku usaha dan pejabat pemerintah untuk mengalihkan anggaran publik.

Andri kini dijerat dengan Pasal 603 dan 604 KUHP tentang korupsi terkait pengadaan barang/jasa. Ia telah ditahan dan menjadi tersangka keenam dalam kasus MBG yang telah menjerat empat pejabat BGN sebelumnya: mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, Lodewyk Pusung, dan Asep Yusuf Somantri, yang dianggap sebagai “orang kepercayaan” Sony.

Sony sendiri telah mengajukan status justice collaborator dan mengungkap 26 nama dalam bukti pernyataan saksi. Dugaan penyimpangan mencakup tidak hanya motor listrik, tetapi juga pengadaan sepatu, tablet, dan televisi yang diduga dipaksakan melalui skema afiliasi dengan yayasan pengelola SPPG.

Lodewyk Pusung, yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam I/BB, kini menjadi salah satu tersangka paling mencolok. Ia diduga memanfaatkan posisinya untuk membuka akses bagi pihak-pihak yang tidak memenuhi syarat, termasuk PT YAT yang tidak memiliki infrastruktur layanan purna jual.

Kasus ini mengungkap praktik korupsi yang semakin halus: bukan lagi soal suap langsung, melainkan manipulasi prosedur melalui jaringan personal dan kelemahan sistem pengawasan. Kejagung menegaskan, tidak ada ruang bagi pelaku yang “tidak punya dealer” tetapi tetap menang tender—karena dalam pengadaan publik, kapasitas teknis bukan sekadar formalitas, melainkan jaminan kualitas dan keberlanjutan layanan bagi masyarakat.

Dengan tersangkanya Andri, kini total ada enam orang yang ditahan dalam kasus MBG. Investigasi masih berlanjut, dan jaksa menyatakan akan terus menggali keterlibatan pihak-pihak lain yang terlibat dalam jaringan korupsi ini.

Polda Metro Bantah BEM UI Ajukan Izin Demo

Sumbawanews.com,- Polda Metro Jaya menegaskan tidak menerima surat pemberitahuan unjuk rasa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia terkait aksi yang terjadi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada Jumat (12/6/2026). Meski sejumlah mahasiswa mengklaim telah mengirimkan surat resmi, aparat kepolisian menyatakan tidak ada catatan penerimaan dokumen tersebut di seluruh jajaran satuan kerja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa berdasarkan pengecekan menyeluruh, baik di Polres Metro Depok, Polres Metro Jakarta Pusat, maupun Direktorat Intelijen Polda Metro Jaya, tidak ditemukan satupun surat pemberitahuan demo dari BEM UI. “Kami sudah cek semua saluran resmi. Tidak ada. Jadi, klaim itu kami bantah,” tegas Budi di lokasi aksi, Jumat sore.

Ia menekankan, sesuai Pasal 10 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kebebasan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, pemberitahuan tertulis kepada kepolisian merupakan kewajiban hukum yang tidak bisa diabaikan. Tanpa surat itu, aksi yang dilakukan secara spontan tetap berpotensi melanggar aturan, meski dilakukan dalam konteks aspirasi demokratis.

Pernyataan ini muncul di tengah gelombang aksi mahasiswa yang memadati Jalan Sudirman dan kawasan HI, dengan sejumlah peserta berhasil menembus blokade polisi hingga menimbulkan kekacauan kecil di titik-titik strategis seperti Semanggi dan Tosari. Beberapa pengendara sempat mendukung aksi dengan membunyikan klakson, sementara rute TransJakarta terpaksa dialihkan.

Meski tak ada izin resmi, polisi tetap mengerahkan personel dalam jumlah besar untuk mengawal keamanan dan mencegah eskalasi konflik. Dua orang dilaporkan ditangkap karena membawa botol berisi bahan mudah terbakar, sementara sejumlah mahasiswa mengalami bentrokan fisik ringan dengan petugas saat mencoba menerobos garis pembatas.

Polda Metro Jaya menegaskan, kehadiran aparat bukan untuk membungkam suara, tetapi untuk menjamin keamanan publik dan menegakkan hukum secara proporsional. “Kami menghargai hak menyampaikan pendapat, tapi semua harus sesuai prosedur. Jangan sampai aspirasi berubah jadi kerusuhan,” ujar Budi.

Polisi Amankan Dua Pria Bawa Molotov Saat Demo Mahasiswa

Sumbawanews.com,- Jakarta — Polisi menangkap dua pria yang membawa bahan peledak improvisasi, berupa botol molotov, saat berusaha menyusup ke dalam aksi unjuk rasa mahasiswa di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Jumat (12/6). Keduanya diamankan petugas Satgas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya sekitar pukul 15.30 WIB, saat bergerak bersama kelompok massa yang sedang bergerak menuju pusat demonstrasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa kedua tersangka tidak tergabung dalam kelompok mahasiswa, melainkan diduga berupaya memanfaatkan keramaian aksi untuk melakukan aksi provokasi. “Mereka kami identifikasi sebagai kelompok yang mencoba merusak kedamaian aksi. Kami tidak menghalangi aspirasi, tapi kami tegas menindak pihak yang ingin mengubah demo menjadi kekerasan,” ujar Budi.

Kedua pria tersebut kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Tim penyidik sedang menggali keterkaitan mereka dengan kelompok atau jaringan tertentu, termasuk kemungkinan adanya motivasi politik atau provokasi terstruktur. “Belum ada kaitan dengan organisasi tertentu, tapi kami dalami semua kemungkinan,” tambahnya.

Polda Metro Jaya sejak pagi telah mengerahkan tim profiling dan pengawasan ketat untuk memastikan aksi mahasiswa berjalan aman dan tertib. Sejumlah titik strategis di sekitar Bundaran HI, Dukuh Atas, dan kawasan DPRD DKI dipantau secara real-time. Petugas juga mengantisipasi kemungkinan adanya provokator yang menyamar sebagai peserta aksi.

Budi menegaskan, aparat tetap menghormati hak konstitusional mahasiswa untuk menyampaikan pendapat. Namun, ia menekankan, kebebasan berpendapat tidak boleh disalahgunakan untuk memicu kekacauan. “Kami berada di sini bukan untuk membungkam, tapi untuk melindungi. Aksi damai harus tetap damai,” tegasnya.

Aksi mahasiswa hari itu berlangsung dengan tensi tinggi, meski tidak ricuh. Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta memadati jalanan dengan tuntutan reformasi kebijakan ekonomi, penolakan revisi RKUHP, dan pemenuhan hak pendidikan. Sementara itu, polisi membentuk barikade ketat namun tidak menghalangi pergerakan massa.

Penangkapan dua pria bersenjata molotov ini menjadi peringatan keras bahwa upaya merusak keamanan publik dalam konteks aksi sosial akan dihadapi dengan respons hukum tegas. Polda Metro Jaya menyatakan akan terus memperkuat pengawasan selama gelombang aksi mahasiswa berlangsung di sejumlah kota besar.

Uni Eropa Perintahkan Meta Buka Akses AI Pihak Ketiga di WhatsApp Secara Gratis

Sumbawanews.com,- Komisi Eropa memerintahkan Meta secara resmi membuka kembali akses bagi pengembang artificial intelligence (AI) pihak ketiga untuk mengintegrasikan layanan mereka ke dalam WhatsApp tanpa dikenai biaya apa pun. Keputusan ini diambil sebagai langkah darurat untuk mencegah monopoli teknologi yang dinilai mengancam keberagaman inovasi di pasar AI Eropa.

Langkah tegas ini menyusul kebijakan sepihak Meta pada November 2025, ketika perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg memblokir seluruh chatbot AI eksternal dari platform WhatsApp. Sebagai gantinya, Meta memperkenalkan teknologi AI generatif buatan sendiri yang langsung menyasar miliaran pengguna global—sebuah langkah yang langsung memicu kekhawatiran regulator di Brussels.

Otoritas Eropa menyatakan bahwa pemblokiran tersebut merupakan pelanggaran awal terhadap Undang-Undang Pasar Digital (DMA), yang melarang perusahaan dengan posisi dominan memanfaatkan kekuasaannya untuk menghambat pesaing. Investigasi resmi terhadap Meta telah berjalan sejak Desember 2025, tetapi dengan laju perkembangan AI yang begitu cepat, Komisi Eropa memutuskan tidak bisa menunggu proses hukum yang berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

“Tindakan sepihak Meta berpotensi menyebabkan kerusakan permanen terhadap ekosistem kompetisi digital di Eropa,” demikian pernyataan resmi Komisi Eropa, menekankan bahwa WhatsApp—yang telah menguasai hampir seluruh pasar pesan instan di wilayah Ekonomi Eropa sejak Januari 2023—tidak boleh menjadi gerbang tunggal yang mengontrol akses ke inovasi AI.

Sebelumnya, Meta sempat mencoba meredam kritik dengan mengizinkan kembali integrasi AI pihak ketiga pada Maret 2026. Namun, kebijakan itu disertai biaya integrasi yang tinggi—sebuah strategi yang oleh regulator dianggap sebagai bentuk “penyekatan finansial” yang lebih halus, namun tetap merugikan startup dan pengembang independen. Komisi Eropa menilai, tarif tersebut sengaja dirancang untuk membuat pengembang kecil tak mampu bertahan, sehingga pada praktiknya, efeknya sama dengan pemblokiran total.

Dengan demikian, Meta kini dipaksa kembali ke kondisi semula sebelum Oktober 2025: akses terbuka, tanpa biaya, tanpa syarat tambahan, dan tanpa hambatan teknis bagi semua pengembang AI yang ingin bergabung ke ekosistem WhatsApp. Kewajiban ini berlaku hingga Komisi Eropa mengeluarkan keputusan final dalam kasus antimonopoli yang sedang berjalan.

Langkah ini bukan hanya soal keadilan pasar, tetapi juga tentang menjaga ruang bagi inovasi—di mana kekuatan teknologi tidak boleh menjadi monopoli segelintir raksasa, melainkan menjadi alat bersama yang terbuka bagi siapa pun yang berani mencipta.

Berita Terkini

Kakek 70 Tahun Tertimpa Plafon Saat Tidur di Tengah Kebakaran

Sumbawanews.com,- Seorang kakek berusia 70 tahun, Abd Kadir, hampir menjadi korban maut ketika plafon rumahnya runtuh menimpa punggungnya saat ia tertidur lelap di tengah...

Swiss Pertimbangkan Batas Populasi 10 Juta Jiwa

Sumbawanews.com,- Warga Swiss tengah mempertimbangkan langkah radikal: membatasi jumlah penduduk negara itu tidak melebihi 10 juta jiwa hingga tahun 2050, melalui referendum nasional yang...

Korea Utara Teguh Pertahankan Senjata Nuklir

Sumbawanews.com,- Jakarta — Korea Utara secara tegas menolak seruan Amerika Serikat untuk melepaskan senjata nuklirnya, menegaskan bahwa statusnya sebagai negara pemilik senjata nuklir adalah...

NYC Musim Panas Bernyanyi dalam Alunan Conclave

Sumbawanews.com,- Conclave, album debut tahun 2021 dari musisi berkantor di New York, Cesar Toribio, bukan sekadar kumpulan lagu—ia adalah suara kota yang hidup: aspal...

Pemakaman Khamenei Digelar Bertahap, Jutaan Warga Berduka

Sumbawanews.com,- Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang gugur dalam serangan udara AS-Israel pada 28 Februari 2026, akan berlangsung secara bertahap dari...

Berita Utama