Home Blog Page 3112

Berita Foto : Panglima TNI dan Kapolri Bersama Ulama Jawa Timur

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian melaksanakan foto bersama para Ulama se-Jawa Timur dan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum, usai acara buka puasa bersama dalam rangka Safari Ramadhan 1439 H Panglima TNI dan Kapolri di Markas Polisi Resort Kota Besar Surabaya (Mapolrestabes), Jl. Sikatan No.1, Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/5/2018). (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI : Babinsa dan Babinkamtibmas Berperan Sentral Mencegah Radikalisme

(Puspen TNI).  Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) berperan sangat sentral dalam mendeteksi dan mencegah secara dini bibit-bibit radikalisme. Untuk itu, Babinsa dan Babinkamtibmas dalam menjalankan tugasnya harus berkoordinasi dan bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat dan seluruh komponen masyarakat dalam upaya kontra radikalisasi dan deradikalisasi.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan sekitar 2.600 Keluarga Besar TNI-Polri, Tokoh Agama, Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat pada acara buka puasa bersama dalam rangka Safari Ramadhan 1439 H Panglima TNI dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, di Markas Polisi Resort Kota Besar Surabaya (Mapolrestabes), Jl. Sikatan No.1, Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/5/2018).

 

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa radikalisme bisa dicegah apabila setiap warga masyarakat sangat peduli pada lingkungan masing-masing dan membuka wawasan serta mengembangkan cara berpikir dengan seluas-luasnya. Dalam kitab suci Al Quran yang pertama kali diturunkan adalah memerintahkan umat manusia untuk membaca. “Umat muslim harus berusaha untuk meningkatkan pengetahuan dan terus belajar. Jangan terjebak pada pemahaman sempit yang justru menutup perintah untuk membaca tersebut,” ujarnya.

 

“Kita  perlu bahu membahu untuk memberikan pemahaman yang positif, merangkul seluruh komponen bangsa serta mengambil tindakan preventif untuk mencegah radikalisme dan terorisme. Kita tidak ingin negeri ini menjadi seperti daerah-daerah konflik di belahan bumi lain,kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, sangat diperlukan keterpaduan antara masyarakat luas dan aparat untuk membendung pengaruh radikalisme yang dapat berujung pada tindakan anarkis dan aksi-aksi terorisme. Selain itu, diperlukan kepedulian para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya dari pengaruh radikalisme melalui media sosial. “Saat ini, banyak generasi muda yang terpapar radikalisme melalui media sosial dan pertemuan-pertemuan tertutup,” ungkapnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan seluruh prajurit TNI mengucapkan turut berduka dan bela sungkawa atas jatuhnya korban akibat serangan teroris yang terjadi beberapa waktu lalu di Surabaya. “Serangan tersebut menjadi bukti bahwa tindakan terorisme merupakan jalan yang salah dalam memperjuangkan keyakinan karena mencederai rasa kemanusiaan, merugikan dan menyakiti orang lain dan bahkan termasuk anak-anak yang tidak berdosa,” terangnya.

 

Kegiatan buka puasa bersama di Mapolrestabes, diisi dengan kultum oleh Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dilanjutkan Sholat Maghrib berjamaah serta pemberian santunan kepada Anak Yatim Piatu dan Warakawuri TNI-Polri.

 

Turut serta dalam kegiatan tersebut, diantaranya Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Asintel  Panglima TNI Mayjen TNI  Benny Indra Pujihastono, Aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H., Kapolda Jatim Irjen Pol. Machfud Arifin, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Dankorps Brimob Irjen Pol. Rudi Sufahriadi dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto. (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto : Panglima TNI dan Kapolri Safari Ramadhan 1439 H di Mapolrestabes

(Puspen TNI).   Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian melaksanakan Safari Ramadhan 1439 H di Markas Polisi Resort Kota Besar Surabaya (Mapolrestabes), Jl. Sikatan No.1, Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/5/2018). Turut serta dalam kegiatan tersebut, antara lain Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Dankorps Brimob Irjen Pol Rudi Sufahriadi dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto.

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan di Mapolrestabes disambut oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan. (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto : Panglima TNI dan Kapolri Kunjungan Kerja ke Surabaya

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, didampingi antara lain oleh Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Dan Korps Brimob Irjen Pol Rudi Sufahriadi dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka Safari Ramadhan 1439 H di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/5/2018).

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan di Lanudal Juanda Surabaya, disambut Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H., Pangarmada II Laksda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., Danpuspenerbal Laksma TNI Dwika Tjahya Setiawan serta Danlanud Surabaya Kolonel Pnb Rudi Iskandar, S.E.. (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto : Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi Kawasan Pariwisata Mandalika di Lombok

sumbawanews.com,- Panglima TNI Masekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian didampingi Gubernur NTB Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A. mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika yang akan menjadi objek pariwisata “The Next Bali Baru” seluas 1.175 hektar dan direncanakan akan menjadi lokasi untuk lomba Marathon HUT TNI ke 73, bertempat di Nusa Tenggara Barat, Kamis (31/5/2018).  Pada kunjungan tersebut Panglima TNI dan rombongan disambut oleh Direktur Utama PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC)  Abdulbar M. Mansoer. (Mad/Puspen TNI)

Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID Gelar Peringatan International Peacekeepeer’s Day ke-70 Tahun 2018

sumbawanews.com,- Satuan Tugas (Satgas) Batalyon (Yon) Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-D United Nations Mission In Darfur (UNAMID) menggelar peringatan hari jadi pasukan pemeliharan dan perdamaian dunia atau United Nations International Peacekeepeer’s Day yang ke-70 Tahun 2018 di Supercamp UNAMID, El Geneina, Darfur, Sudan, beberapa waktu yang lalu.

Dalam Upacara yang dipimpin Head of Office (HoO) Mr. Oumar Kane selaku Inspektur Upacara dan Mayor Inf Rachmat dari Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID yang bertindak sebagai Komandan Upacara ini, diawali dengan masuknya parade pasukan atau Troops Contributing Countries (TCC) dari negara-negara yang bertugas di UNAMID Sector West seperti Pakistan, Bangladesh, Nigeria, dan Nepal dengan iring-iringan marching band kebanggan dari pasukan Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID.

Dalam amanatnya Mr. Oumar Kane menyampaikan bahwa sejak Dewan Keamanan PBB mengadakan operasi perdamaian dunia yang pertama pada 29 Mei 1948 atau tepatnya 70 tahun lalu adalah operasi gencatan senjata di Timur Tengah.

“Tepat 70 tahun pada hari ini, kami mengucapkan terimakasih kepada jutaan pria dan wanita yang sudah mengabdi dibawah bendera PBB untuk menyelamatkan nyawa yang tidak terhitung jumlahnya. Lebih dari 3.700 pasukan dan kami memberikan penghormataan yang setinggi tingginya”, ujar Mr. Oumar Kane.

Lebih lanjut Mr. Oumar Kane menyampaikan bahwa PBB akan tetap berkomitmen dalam menjaga dan memelihara perdamaian serta senantiasa menjauhkan dari pelecehan dan eksploitasi seksual.

 Pada upacara ini juga ditampilkan kesenian dari berbagai negara TCC seperti tari Jaipong dan tari Nusantara dari Indonesia, tarian khas Nepal dan tarian khas Sudan dengan pernak pernik yang kreatif dan unik.

Turut hadir dalam upacara tersebut diantaranya perwakilan pemerintah Sudan Mr. Yassin Hussein, Pakistan Engineer-10 Commanding Officer Lieutenant Colonel Imran Hafiiz, Nigerian Level II Hospital Commanding Officer Commander Chukuemeka S. Ugwuadu , dan jajaran staf UNAMID Sector West lainnya. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI dan Kapolri Dianugerahi Gelar Raja Penjaga NKRI

sumbawanews.com,- Panglima TNI Masekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dianugerahi gelar Raja Penjaga NKRI oleh Datu Sila Dendeng Lombok H. Lalu Muhammad Putria, M.Pd.  (Ketua  Forum Silaturahmi Keraton Nusantara), bertempat di Makorem 164/WB, Jl. Lingkar Selatan No. 99, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (30/5/2018).

 

Adapun nama gelar yang dianugerahi Panglima TNI yaitu Raja Pemban Agung Yudhe Negare dan Keris Pusaka Dirte Yudhe Ayuning Jagat dan Kapolri yaitu Pating Lage Muter Jagad dan Keris Pusaka Dirte Yudhe Muter Jagat.

 

Pemberian gelar tersebut dilakukan saat kedua petinggi TNI dan Polri berkunjung ke Pulau Lombok dalam rangka Safari Ramadhan bersama seluruh personel TNI – Polri se-Nusa Tenggara Barat dan merupakan penghargaan yang tertinggi kepada kedua pejabat TNI-Polri sesuai dengan bidangnya.

Pemberian gelar ini dimaksudkan pengukuhan sekaligus pengakuan masyarakat Lombok, khususnya bahwa Panglima TNI merupakan pemimpin dalam menjaga kedaulatan dan kemartabatan negara baik dari dalam maupun luar negeri. Sedangkan gelar yang diberikan kepada Kapolri yakni sebagai pemimpin tertinggi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat seluruh nusantara.

 

Dalam petuah Sasak tentang menjaga keamanan yang berbunyi Peririq Bale Langgak Gubuk Gempeng Bumi pair memiliki arti bersama-sama dalam menjaga tanah air. masyarakat Sasak sesuai dengan peninggalan leluhur bahwa dalam rangka menjaga keamanan itu harus bersinergi antara pemimpin dengan masyarakat, tanpa kebersamaan dan sinergitas mustahil keamanan dapat terwujud.

 

Penganugerahan tersebut ditandai dengan pengalungan selendang dan hand bouquet yang disaksikan diantaranya, Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Dan Kops Brimob Irjen Polisi Rudi Sufahriadi dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI : TNI dan Polri Kekuatan Besar Menjaga Keutuhan NKRI

sumbawanews.com,- Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) adalah kekuatan besar yang mampu menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama-sama dengan komponen bangsa lainnya.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan sekitar 2.500 Keluarga Besar TNI-Polri, Tokoh Agama, Alim Ulama dan masyarakat Lombok dalam rangka Safari Ramadhan Panglima TNI bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Korem 162/Wira Bhakti, Jl. Lingkar Selatan No. 99, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu malam (30/5/2018).

 

Lebih lanjut Panglima TNI mengingatkan bahwa TNI dan Polri tidak bisa sendirian menjaga keutuhan NKRI namun harus bersama-sama komponen bangsa, para Alim Ulama, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. “Kita tidak boleh diadu domba dan kita tidak boleh pecah, kita harus bersatu mempertahankan NKRI,” tegasnya.

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, ada kelompok dengan paham radikal yang ingin memecah belah Indonesia. Untuk itu, TNI dan Polri dengan sinergitasnya bertekad untuk tetap menjaga dan mempertahankan wilayah NKRI. “Mari kita sama-sama perangi paham tersebut untuk menjaga keutuhan NKRI, seperti apa yang sudah ditanamkan oleh para pendahulu kita yaitu menjadi negara yang besar, negara yang kaya, negara yang subur dan rakyat yang makmur,” ujarnya.

 

“Saat ini saya selaku Panglima TNI bersama Kapolri melaksanakan Safari Ramadhan berkeliling wilayah-wilayah untuk menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan kejadian beberapa waktu lalu, mulai dari Mako Brimob, Surabaya dan Sumatera,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Di sisi lain Panglima TNI menyampaikan bahwa Indonesia terkenal dengan keramahtamahan penduduknya, beraneka ragam agama dan memiliki budaya yang berbeda, namun saling menghargai. Disamping itu, Indonesia juga merupakan negara yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem raharjo. “Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat, mari kita bersama-sama merapatkan barisan untuk menjaga NKRI yang kita cintai bersama ini,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan antara lain bahwa hingga saat ini Nusa Tenggara Barat (NTB) masih relatif aman, walaupun  dibeberapa tempat di Indonesia terjadi ledakan bom. “Saya sangat terkesan dengan kedamaian di Pulau Lombok dan NTB pada umumnya,” ucapnya.

 

Menurut Jenderal Pol Tito Karnavian, Lombok merupakan salah satu primadona setelah Bali. “Ini merupakah salah satu nikmat dari Allah SWT yang harus kita syukuri,” katanya.

 

Acara Safari Ramadhan Korem 162/Wira Bhakti diakhiri dengan penyerahan bingkisan secara simbolis oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian kepada perwakilan Warakauri TNI dan Polri serta Anak Yatim Piatu.

 

Turut mendampingi Panglima TNI dalam kegiatan tersebut, diantaranya Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono, Kapuspen Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Dan Kops Brimob Irjen Pol Rudi Sufahriadi dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto.

 

Sebelumnya, kedatangan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan di Bandara Internasional Lombok disambut Gubernur NTB Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A., Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Achmat Juri, Danrem 161/WS Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Danrem 162/Wb Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Danlanud Rembiga Kolonel Pnb Dodi Fernando, Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Ludi Muharjo, Kabinda NTB Bapak. Tarwo, Wakil Ketua 1 DPRD Prov. TGH Mahali Fikri. (Mad/Puspen TNI)

Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D UNAMID berikan Bantuan Bagi Warga Desa

sumbawanews.com,- Satuan Tugas (Satgas) Batalyon (Yon) Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-D United Nations Mission In Darfur (UNAMID) memberikan bantuan kepada warga desa pada saat patrol rutin Long Range Patrol (LRP) di desa Gokar, El Geneina, Sudan, beberapa waktu yang lalu.

Patroli LRP dilaksanakan dengan jarak sekitar 50 KM dari Supercamp Indobatt-04 menuju desa Gokar yang menjadi Area Of Responsibility (AOR) dari Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID.

Dalam kesempatan tersebut Komandan Satgas (Dansatgas) Letkol Inf Irdhan, S.E., M.M., menyampaikan bahwa meskipun dalam kondisi berpuasa tim patroli yang dipimpin Komandan Kompi C Mayor Inf Adhi tetap menunjukkan semangat dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas.

“Bertugas itu adalah ibadah dan melaksanakan patroli ini salah satu bentuk ibadah. Kebetulan saat ini bertepatan dengan puasa Ramadhan jadi kita harus ikhlas dan semangat untuk melaksanakan ibadah yang nilai pahalanya besar dihadapan Tuhan”, ujar Dansatgas.

Selanjutnya dalam patroli rutin ini, Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID memberikan bantuan kepada warga desa Gokar melalui program Civilian Military Coordination (CIMIC), antara lain daster batik 100 buah, beras 50 bungkus plastik, Al-Qur’an 50 buah, dan banner 2 Buah (Bahasa Inggris dan Arab).

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap warga desa Gokar dan semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat  bagi warga”, ujar Dansatgas yang diwakili Kapten Laut Novendi.

Lebih lanjut Letkol Inf Irdhan menyampaikan bahwa Satgas Yon komposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID selain  melaksanakan patroli juga menghibur warga dengan penampilan marawis yang merupakan khas dari Indonesia. (Mad/Puspen TNI)

KILAS RAMADHAN : PUASA DILAKUKAN MAKHLUK LAIN SELAIN MANUSIA

sumbawanews.com,- Sesungguhnya puasa tidak hanya dilakukan oleh umat manusia saja. Beberapa makhluk hidup lainnya dalam fase tertentu kehidupannya dijalani dengan puasa. Demikian beberapa hal pokok ceramah agama disampaiakan Pasijianbangman Pusbintal TNI Mayor Laut (KH) Hardiman, S.Ag., M.Sc., pada acara Bakamla Town Hall Metting di Kantor Pusat Bakamla RI Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi, No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/05/2018).

Puasa dilakukan mahluk lain selain manusia secara terpaksa karena kekurangan makanan, atau kerasnya habitat hidup seperti pergantian musim. Mayor Laut (KH) Hardiman, S.Ag., M.Sc., mencontohkan makhluk yang dekat dengan keseharian kita, seperti ular, dan ulat. Semua ular, ketika telah tiba saatnya, maka ia harus berpuasa karena kebutuhan untuk kelangsungan hidupnya. Kisaran waktu ular berpuasa beraneka ragam. Sebagian ular berpuasa hingga 2 bulan dan sebagian yang lain bahkan ada yang hingga 3 bulan.

Hikmah yang bisa diambil dari puasanya ular adalah sesudah puasa, ular tetaplah ular, dengan sikap dan karakter yang tetap sama seperti sebelum puasa. Tetap menjadi binatang buas yang ditakuti, licin dan berbahaya. Yang berubah hanyalah kulitnya yang baru. Nampak lebih muda, dan cerah. Lingkungan sekitarnya tidak mendapatkan manfaat dari puasanya ular. Bahkan ia meninggalkan jejak kulit lamanya di tempatnya puasa.

Jika puasa manusia seperti ular, tidak membawa manfaat bagi sekitar kecuali hanya untuk diri sendiri. Lebih sehat secara jasmani dengan puasa yang dilakukan, tetapi tidak mengubah sikap dan karakter kesehatan rohani. Sebaik-baiknya, puasa yang jalankan manusia bermanfaat tidak saja bagi diri sendiri juga masyarakat serta lingkungannya. Sebab, tujuan utama puasa adalah menjadikan pelakunya sebagai orang bertakwa. Sebuah tingkatan spritual yang akan membawa pelakunya menjadi mulia dunia akhirat.

Selain itu Puasa juga dilakukan umat terdahulu, seperti halnya puasanya Nabi Daud, sepanjang hidup dilakukan dengan sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa. Oleh Rasulullah SAW puasa Nabi Daud ini disebut sebagai sebaik-baik puasa. Pada dasarnya kewajiban puasa bertujuan mempertahankan posisi manusia sebagai makhluk terbaik, yang seyogianya selalu berada di jalan yang diridhai Allah. Inilah yang disebut takwa.

Puasa tidak sebatas ritual keagamaan yang dilakukan dalam rangka mencari “pahala”, tetapi menjadi sebuah bentuk pelatihan mental dan eksaminasi bagi jiwa manusia untuk selalu berkecenderungan baik. Dengan proses semacam ini, manusia dituntut untuk mampu mengendalikan hawa nafsunya. Karena itu, puasa pada hakikatnya mengandung dimensi tauhid yang amat dalam, di mana manusia dituntut untuk mampu mendekatkan ruhaninya kepada Allah sebagai makhluk yang bertakwa. Inilah esensi ajaran ketauhidtan, yang menghindarkan manusia dari unsur-unsur kemusyrikan atau orientasi hidup kepada selain Allah.

Puasa di bulan Ramadhan berfungsi sebagai peringatan dan pemberi jalan bagi manusia untuk kembali pada kondisi kepercayaan, yang amat akrab dengan alam ke-Tuhan-an (Ilahiyah). Puasa hanya bisa dipahami dalam kerangka pembersihan diri manusia dari unsur-unsur kemusyrikan akibat godaan-godaan material. Melalui ibadah puasa, manusia dituntut untuk mengarungi alam rohaniahnya sehingga mampu berkomunikasi langsung dengan Allah, tanpa perantara. (Mad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Anak di Bawah 16 Dilarang Gunakan Media Sosial di Inggris

Sumbawanews.com,- Pemerintah Inggris mengumumkan larangan total penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, sebuah kebijakan ambisius yang mulai berlaku pada musim...

Siap Impact: Solusi Cerdas Atasi Pengangguran Remaja

Sumbawanews.com,- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) bersiap meluncurkan Program Siap Impact, inisiatif strategis yang dirancang khusus untuk menangani meningkatnya angka pengangguran di kalangan...

Revitalisasi Sekolah Diperluas, Pemerintah Salurkan Rp3,69 Triliun

Sumbawanews.com,- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperluas cakupan program revitalisasi sekolah hingga 71.744 satuan pendidikan pada 2026, meningkat drastis dari target awal 11.744...

Pemda Diminta Fasilitasi Nobar Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menerbitkan surat edaran resmi yang mengimbau seluruh pemerintah daerah untuk memfasilitasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026....

Israel Tolak Perdamaian AS-Iran, Serukan Lanjutkan Serangan ke Lebanon

Sumbawanews.com,- Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menolak keras kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang sedang dirundingkan, sekaligus menyerukan agar serangan militer...

Berita Utama