Home Blog Page 3090

Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Bakamla Dimulai Hari Ini

sumbawanews.com,- Pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) bagi peserta calon pegawai negeri sipil atau CPNS Bakamla tahun 2018 yang dinyatakan lolos administrasi sudah mulai terlaksana hari ini di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) jl. Ciledug Raya, Komplek Seskoal Cipulir, Rabu (31/10/2018).

Kepala Bagian Kepegawaian Badan Keamanan Laut (Bakamla) Kolonel Marinir Budi Santoso, M.A.P mengatakan pelaksanaan SKD hingga 2 November 2018.

Di gedung R.E Marthadinata panitia seleksi menyediakan sebanyak 200 PC. Dijadwalkan akan ada sebanyak 1000 peserta tes CPNS Bakamla untuk hari ini yang terbagi menjadi lima sesi tes.

Terlihat panitia seleksi CPNS mulai sibuk melakukan pemeriksaan kartu peserta dengan kartu identitas kemudian dilanjutkan pemeriksaan tubuh (body scanning) dan diakhiri dengan pemberian pin sebagai kode untuk login saat pelaksanaan tes kepada para peserta SKD.

Kepala Biro Umum Bakamla RI Brigjen TNI (Mar) Sandy M Latief hadir dan membuka pelaksanaan tes CPNS Bakamla RI, dihadapan ratusan peserta SKD, Kepala Biro Umum mengatakan harus Fokus dalam mengerjakan soal tes CPNS dan penuh kehati-hatian, semoga usaha dan langkah kalian dalam mengikuti kegiatan tes CPNS ini diberi kemudahan dan hasil terbaik oleh Tuhan. Berpikir positif kalau sudah kehendak Tuhan lulus ini merupakan rejeki kalian dan kalaupun tidak lulus Tuhan sudah menyediakan rejeki yang terbaik untuk berkarya diluar.

Sebelum tes dimulai Kepala Koordinator tes CPNS Bakamla RI dari BKN Novi Rinawati memberikan arahan/himbaun kepada peserta TKD yaitu dilarang menggunakan aplikasi lain selain CAT seperti kalkulator, panitia pengawas sudah memasang mata untuk pengawasan dan dibantu CCTV, kalau kedapatan melakukan kecurangan maka peserta akan di diskualifikasi. Penilaian kelulusan sepenuhnya dari BKN karena peserta tes memiliki kategori Passing grade SKD berbeda-beda. Dijelaskan bahwa untuk peserta SKD jalur umum nilai minimal TKP 143 TIU 80 TWK 75, Cumlaude nilai kumulatif paling sedikit 298 sedangkan TIU 85, jalur putra putri Papua dan Papua Barat nilai kumulatif paling sedikit 260 sedangkan TIU 60, sedangkan jalur ABK nilai kumulatif paling sedikit 260 sedangkan TIU 70.

TIM SAR BAKAMLA TEMUKAN BAGIAN PESAWAT LION AIR JT 610

sumbawanews.com,- Tim Satuan Tugas Search and Rescue (SAR) Bakamla menemukan beberapa serpihan benda yang diduga bagian pesawat dan barang milik penumpang serta lima bagian tubuh yang diduga penumpang korban pesawat naas Lion Air JT 610. Dalam pencarian yang dipimpin Mayor Laut (T) Puadi Hasani, S.T tersebut, tim juga menemukan sebuah dompet beserta beberapa kartu identitas dan sejumlah uang rupiah, Real dan Ringgit, di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten  Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018).
Didalam dompet tersebut terdapat beberapa kartu debit serta SIM C atas nama H. Ahmad Mughni HS, S.E.,M.M., laki-laki usia 45 tahun, lahir 21 Maret 1973 di Palembang, beralamat Kec Koba, Kab. Bangka Tengah, Prov Kepulauan Bangka Belitung. Kemudian terdapat juga kartu BPJS Kesehatan, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Peserta Taspen, NPWP, Kartu anggota DPRD Prov Kepulauan Bangka Belintung, serta tiga buah kartu nama yang bersangkutan. Terdapat pula beberapa lembar pecahan rupiah, Real dan Ringgit. Dalam sebuah catatan list daftar nama penumpang, H. Ahmad Mughni HS, S.E.,M.M. terdaftar sebagai penumpang pesawat Lion Air JT 610 dengan nomor urut 099 seat 18 D.
Selanjutnya hasil temuan tersebut diserahkan langsung oleh Puadi Hasani kepada Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung Deden Ridwansyah di Posko Basarnas Tanjung Pakis, Karawang, Selain menyerahkan hasil pencarian tersebut ke Posko Basarnas di darat, sebelumnya Tim Satgas SAR Bakamla RI juga menyerahkan hasil pencarian tersebut ke Kapal Markas milik Basarnas KN SAR Jakarta dan KN Basudewa yang sedang lego jangkar di perairan Tanjung Pakis.
Temuan ini diperoleh kemarin pagi, selasa (31/10), tim SAR Bakamla memulai pencarian sekitar pukul 06.00 Wib, dengan menggunakan dua perahu karet didukung delapan orang penyelam dan tim Unit Reaksi Cepat Laut (URCL) berangkat dari Posko di Tanjung Pakis menuju titik koordinat yang diduga lokasi jatuhnya pesawat. Sedianya tim penyelam yang membawa perlengkapan selam lengkap akan membantu evakuasi korban yang diduga masih berada di dalam air, namun saat memasuki titik koordinat tersebut tim Sar Bakamla RI menemukan serpihan-serpihan yang terapung di laut. Karena banyaknya material yang ditemukan disekitar lokasi, Tim Satgas SAR memfokuskan evakuasi benda-benda yang diduga bagian pesawat dan serpihan lainnya.
Menurut SMC Hendra Sudirman lokasi persis jatuhnya pesawat hingga saat ini masih dilakukan pendeteksian oleh tiga kapal dari BPPT, kapal Basarnas Bandung dan kapal Dunamos. Hal tersebut diungkapkan pada saat Mayor Puadi Hasani berkoordinasi dengan Dirjen Ops Basarnas Brigjen TNI (Mar) Bambang Suryo AJI didampingi Hendra Sudirman selaku SAR Mission Coordinator (SMC), dan Kasi Ops Basarnas Made Oka, di Anjungan KN SAR Jakarta yang sedang lego jangkar di perairan Tanjung Pakis.
Jika sudah menemukan lokasinya secara persis, ketiga kapal tersebut akan memetakan lokasi dan memberikan tanda-tanda medan untuk mempermudah tidakan lanjutan, ujar Hendra.
Hingga saat tim penyelam Bakamla terus berkoordinasi dan menjalin komunikasi intensif dengan jajaran Basarnas guna mendukung dan membantu pencarian korban di bawah air. Rencananya pencarian akan dilanjutkan pagi ini, Rabu (31/10) di lokasi yang sama. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Terima Audiensi Ketua Dewan Pengurus Korpri TNI

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han) dan Waaspers Panglima TNI Brigjen TNI Gunung Iskandar menerima audiensi Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) TNI, Ibu Dr. drg. Widya Leksmanawati, M.M., Sp.Ort., di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018).

 

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Ketua Dewan Pengurus Korpri TNI Ibu Dr. drg. Widya Leksmanawati beserta rombongan.

 

Mengawali audiensinya, Ketua Dewan Pengurus Korpri TNI menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang telah berkenan menerima kunjungannya bersama rombongan dalam suasana keakraban dan kekeluargaan.

 

Selanjutnya, Ibu Dr. drg. Widya Leksmanawati menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut HUT ke-47 Korpri tahun 2018 tanggal 29 November 2018, Dewan Pengurus Korpri TNI akan melaksanakan serangkaian  kegiatan, antara lain Seminar Edukatif Stunting, Olahraga Bersama, Donor Darah, Upacara HUT Korpri, Acara Syukuran, Santunan Anak Yatim/Piatu dan Tabur Bunga.

 

Turut serta mendampingi Ibu Dr. drg. Widya Leksmanawati yaitu Drs. Emuh Muhsin, M.Si. (Ketua Dewan Pengurus Korpri Unit Mabes TNI), H. Ahmad Syaeful Uyun, S.Ag. (Ketua Dewan Pengurus Korpri Unit TNI AU), Sutrisno (Wakil Ketua Dewan Pengurus Korpri TNI AL), Sartono, S.Pd. (Wakil Ketua Dewan Pengurus Korpri Unit TNI AU), dan Fajarudin Yusuf, S.E. (Bendahara Dewan Pengurus Korpri TNI). (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto : Prajurit TNI Bantu Kegiatan Belajar Mengajar di Desa Ganti Kab Donggala

sumbawanews.com,- 10 prajurit TNI dari Batalyon infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti dipimpin oleh Lettu Inf Sahang Subagtyo, S.I.P., yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) penanggulangan bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Sulteng, membantu menempatkan diri untuk menjadi tenaga pendidik di SDN II Desa Ganti, Kecamatan Binawa, Kabupaten Donggala, Sulteng, Selasa (30/10/2018). Kegiatan tersebut dilakukan prajurit TNI sebagai bentuk kepedulian TNI kepada mayarakat Desa Ganti khususnya kepada para siswa-siswa Sekolah Dasar yang gedung sekolah mereka rusak akibat bencana alam. Kegiatan belajar mengajar dilakukan oleh Prajurit TNI dan guru di dalam tenda-tenda kelas sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dan para murid tidak tertinggal dengan kurikulum pelajaran.(Mad/Puspen TNI)

Penasehat Militer RI untuk PBB : Kontingen Garuda IndonesiaTerbesar di Unifil – Lebanon

(New York. Selasa, 30 Oktober 2018).  Pemerintah Republik Indonesia mengirimkan Kontingen Garuda ke Unifil yang menjadi bagian dari Misi Pemelihara Perdamaian Perserikan Bangsa-Bangsa (PBB), merupakan kontingen terbesar dan mempunyai peranan sangat signifikan dalam mewujudkan keamanan di wilayah Lebanon Selatan.

 

Hal tersebut disampaikan Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia (Penmil PTRI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si beberapa waktu lalu, saat meninjau Satgas Force Head Quarter Support Unit Unifil yang berada di Nouqura, Lebanon Selatan.

 

Brigjen TNI Fulad mengatakan bahwa sebanyak 1.305 personel merupakan bagian dari Kontingen Garuda Indonesia yang tergabung dalam Misi Unifil Head Quarter (Unifil HQ) meliputi, Satgas Force Head Quarter Support Unit (FHQSU), Force Protection Company (FPC), Military Community Outreach Unit (MCOU), Medical Unit Level II, MTF Chief Of Staff, CIMIC, Military Observer (Milob) dan Staf Officer (SO), Batalion Mekanis yang berada di 7-1 Adshit Al Qusayr serta Sector East Military Police (SEMPU) yang tergabung dengan Unifil Sector East.

 

“Semua unsur Kontingen Garuda Indonesia yang tergabung dengan Unifil HQ merupakan unsur pendukung yang sangat menentukan keberhasilan Force Commander dalam melaksanakan tugas Misi Perdamaian PBB di Lebanon,” ucapnya.

 

Dalam kesempatan peninjauannya, Brigjen TNI Fulad mengecek kesiapan Team Quick Reaction Force (QRT) yang merupakan  unsur pemukul bilamana terjadi unjuk rasa maupun ancaman lainnya yang mengancam Markas Besar Unifil. “Kesiapan Team QRT selalu siap dalam menghadapi perkembangan dan dinamika yang timbul di daerah Misi, khususnya di Lebanon Selatan,” ucapnya.

 

Di hadapan Pasukan Kontingen Garuda Indonesia yang berada di Lebanon Selatan, Brigjen TNI Fulad menyampaikan informasi terkini mengenai perkembangan penugasan Misi PBB yang digelar diseluruh dunia diantaranya Unamid – sudan, Monusco – DR. Congo, Minusca – Central of Africa, Unmiss dan Misi lainnya.

 

Di sisi lain Brigjen TNI Fuladmenjelaskan bahwa akibat perkembangan ekonomi global yang mengalami pelambatan, maka secara langsung berpengaruh terhadap Misi PBB yang saat ini digelar diberbagai Benua. Oleh karena anggaran yang berkurang,maka secara otomatis mempengaruhi pelaksanaan Misi Perdamaian Dunia dimasa yang akan datang.

 

“Selaku Penasehat Militer RI untuk PBB saya berharap walaupun anggaran berkurang namun Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB tetap dituntut untuk meningkatkan profesionalisme,sehingga pelaksanaan Misi PBB akan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

 

Menurut Brigjen TNI Fulad, kepercayaan Unifil kepada Kontingen Indonesia merupakan faktor penting dalam pelaksanaan tugas di Lebanon. Disamping itu,Kontingen Indonesia juga semakin mendapat nama dan dipercaya oleh United Nations. “Kontingen Garuda Indonesia menjadi andalan bagi Pemerintah Lebanon maupun masyarakat setempat mengingat kehadiran dan performance Kontingen Garuda Indonesia dapat merebut hati dan simpati rakyat,” ungkapnya.

 

Selanjutnya Brigjen TNI Fulad menyampaikan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa telah memperpanjang Mandat 2433 yang memberi kewenangan kepada Unifil HQ untuk melaksanakan tugas di Lebanon. Oleh karenanya Pemerintah Indonesia secara konsisten akan terus mendukung Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam melaksanakan tugas perdamaian di Lebanon demi tercipta ketenteraman dan kedamaian serta perdamaian dunia.

 

Pada saat Peninjauan Kontingen Garuda di South of Nouqura,  Penasehat Militer Republik Indonesia untuk PBB, Brigjen TNI Fulad berkesempatan untuk melaksanakan patroli bersama dengan para prajurit di sektor Green Hill – South of Lebanon yang menjadi tanggung jawab Satgas Force Protection Company. (Penmil PTRI)

Prajurit TNI Temukan Serpihan Barang dari Pesawat Lion Air JT-610

(Puspen TNI).   Memasuki hari kedua, tim gabungan masih terus mencari keberadaan badan Pesawat Lion Air JT-610, rute Jakarta – Pangkal Pinang, yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada hari Senin, 29 Oktober 2018.

 

Prajurit TNI dengan menggunakan KRI Banda Aceh 593 saat menyisiri lokasi jatuhnya Lion Air JT-610, melihat barang-barang yang terapung di atas permukaan perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018).

 

Dengan menggunakan Landing Craft Utility (LCU) KRI Banda Aceh 593, beberapa Prajurit TNI dari Anak Buah Kapal (ABK) yang dipimpin oleh Letda (P) Fajar Illavin berhasil mengangkat serpihan barang-barang dari Pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang.

 

Serpihan barang-barang tersebut diantaranya, kabin pesawat, pelampung, pakaian wanita, sandaran kursi dan kursi pesawat termasuk potongan tubuh manusia.  Selanjutnya, barang-barang tersebut di bawa ke Dermaga Jakarta International Container Terminal II (JICT II) Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk diserahkan ke Posko Koarmada I TNI AL.

 

Pencarian puing-puing Pesawat Lion Air JT-610 yang dilakukan oleh Prajuri TNI dipimpin Letda (P) Fajar Illavin, dimulai pada pukul 06.30 WIB. Selanjutnya KRI Banda Aceh 593 bersandar di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI Pimpin Sertijab Dansesko dan Kababek TNI

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin Pengambilan Penandatanganan Pakta Integritas dan Serah Terima Jabatan Komandan Sesko (Dansesko) TNI dan Kepala Badan Pembekalan (Kababek) TNI, bertempat di Gedung Gatot Soebroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018).

 

Serah terima jabatan (Sertijab) Dansesko TNI dari Letjen TNI (Mar) R.M. Trusono, S.Mn., M.M. kepada Laksda TNI Deddy Muhibah Pribadi, S.H., M.A.P. dan Kababek TNI dari Brigjen TNI Fabian Albert Embran kepada Laksma TNI Sapto Adi, S.E., berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin /2976/X/2018 tanggal 24 Oktober 2018.

 

Panglima TNI  dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi di lingkungan TNI, Sesko TNI harus dapat menghasilkan perwira-perwira menengah TNI yang dapat merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan operasi gabungan TNI maupun kampanye militer.   “Operasi gabungan tidak hanya dalam rangka Operasi Militer Perang (OMP), namun juga Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang justru lebih dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

 

“Sesko TNI dituntut menghasilkan perwira-perwira menengah TNI dengan kemampuan manajerial yang tinggi. Artinya mereka harus memahami perkembangan situasi, tantangan yang dihadapi, serta dapat bekerja sama dengan berbagai instansi lainnya demi keberhasilan tugas pokok,” jelasnya.

 

Sementara itu, Babek TNI juga harus mampu menyelenggarakan pembekalan materiil dalam rangka mendukung pelaksanaan operasi.  “Proses dan rantai penyediaan harus dapat dikendalikan dengan baik melalui suatu manajemen yang berdasar pada pemenuhan kebutuhan secara baik, tepat waktu, dan tepat sasaran,” tuturnya.

 

“Tidak hanya Sesko TNI dan Babek TNI, namun seluruh Balakpus dan Kotamaops TNI harus menjadi motor penggerak organisasi yang mampu beradaptasi dengan baik,” kata Panglima TNI.

 

Di sisi lain, Panglima TNI mengatakan bahwa potensi bencana alam akan selalu ada walaupun sudah berulang kali TNI melaksanakan tahap tanggap darurat, namun masih saja dirasa ada beberapa hal yang perlu diperbaiki berdasarkan pengalaman terakhir. Posisi geografis dan geologis Indonesia akan selalu menempatkan TNI sebagai tulang punggung dalam penanggulangan bencana seperti yang beberapa waktu lalu terjadi.

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dua hal tersebut merupakan sebagian dari tantangan yang dihadapi oleh TNI dewasa ini. Tantangan yang memerlukan tindak lanjut berupa penyempurnaan berbagai taktik, teknik, strategi, konsep operasi, maupun pola pendidikan dan latihan TNI.

 

“Kembangkan organisasi TNI menjadi sebuah organisasi yang adaptif, yang mampu menjawab setiap tantangan yang senantiasa berubah. Itu semua memerlukan penyiapan dan perubahan budaya organisasi dan cara berpikir personel TNI,” tegasnya. (Badar/Puspen TNI)

153 Prajurit TNI Kogasgabpad Palu Kembali ke Satuannya

sumbawanews.com,- Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Penanggulangan Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Mayjen TNI Tri Soewandono melepas keberangkatan 145 Prajurit TNI dari satuan Brigade Infanteri 22/Ota Manasa Gorontalo dan 8 personel dari Penerbangan TNI AU, yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) kembali ke satuannya masing-masing, bertempat di Makorem 132/Tadulako, Palu, Sulteng, Selasa (30/10/2018).

 

153 Prajurit yang dilepas oleh Pangkogasgabpad tersebut diantaranya 145 personel dari Brigade Infanteri 22/Ota Manasa yaitu Batalyon Infanteri 713/SST dan Batalyon Infanteri 715/MTL yang akan kembali ke Markasnya di Gorontalo. Sedangkan 8 personel dari Penerbangan TNI AU akan kembali ke Jakarta, karena telah selesai melaksanakan tugas penanganan bencana alam di Sulawesi Tengah.

 

Dalam pengarahannya Pangkogasgabpad Mayjen TNI Tri Soewandono mengatakan bahwa masa Tanggap Darurat ke-2 telah berakhir dan beralih ke Transisi Darurat Menuju Pemulihan, sehingga tugas-tugas Kogasgabpad dinyatakan telah selesai. “Maka satuan-satuan yang tergabung dalam Kogasgabpad secara bergantian akan dipulangkan ke kesatuannya masing-masing,” katanya.

Mayjen TNI Tri Soewandono mengatakan bahwa TNI dan Komponen lainnya seperti Kepolisian dan Kementerian melaksanakan tugas kemanusiaan ini untuk mempercepat roda perekonomian, roda kehidupan pasca gempa bumi, tsunami dan likuifaksi. “Kita semuanya bahu membahu dan Track Record di lapangan dari masyarakat dan Bupati menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan kepada masyarakat sangat membantu,” ujarnya.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kalian semuanya yang telah melaksanakan tugas dengan baik, begitu juga dengan Penerbang TNI AU yang sudah banyak membantu kesulitan masyarakat di Sigi, Donggala dan Palu,” ucapnya.

 

Ditambahkan oleh Pangkogasgabpad bahwa Penerbang TNI AU juga luar biasa, dengan adanya bantuan-bantuan yang dikirimkan melalui udara, khususnya masyarakat Desa Kuwali dan Desa Lende merasa sangat terbantu, karena pada saat gempa terjadi jalan menuju daerah tersebut tertutup akibat terjadinya longsor, sehingga untuk mengirimkan bantuan hanya melalui jalur udara. “Saat ini jalur darat sudah berfungsi kembali maka untuk pengiriman bantuan lewat udara kita hentikan,” jelasnya. (Mad/Puspen TNI)

Prajurit TNI Menggunakan LCU Untuk Membantu Pencarian Korban Lion Air JT 610

sumbawanews.com,- Prajurit TNI AL yang berada di Kapal Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh melakukan pencarian korban jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 dengan menggunakan Landing Craft Utility (LCU) di perairan Karawang laut Jawa, Selasa (30/10/2018)

 

Kegiatan pencarian yang dilakukan oleh TNI tersebut, menggunakan LCU No lambung 593-I dipimpin Letda (P) Indra Surya dan LCU 593-II dipimpin Letda (P) Fajar Illavin yang diturunkan dari atas KRI Banda Aceh dan tadi malam sudah lego jangkar sekitar pukul 20.26 WIB di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Sebelum melakukan pencarian korban jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610, Komandan Kapal KRI Banda Aceh Letkol (P) Ali Setiandy memberikan pengarahan dan memimpin doa untuk kelancaran dalam melaksanakan tugas. “Laksanakan tugas dengan baik dan ikhlas serta jaga faktor keselamatan,” ucap Letkol (P) Ali Setiyandy. (Mad/Puspen TNI)

Pangkogasgabpad NTB Tinjau Proses Pencetakan Panel Risha Untuk Percepat Bangun Rumah Warga

sumbawanews.com,- Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekontruksi NTB Mayjen TNI Madsuni pasca gempa bumi meninjau proses pencetakan panel untuk bangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) yang dikerjakan oleh aplikator di Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah dan Kecamatan Sambelia Lombok Timur, Selasa (30/10/2018).

Mayjen TNI Madsuni saat peninjauan ke tempat-tempat pencetakan Risha menyampaikan, untuk memastikan panel-panel dicetak sesuai kebutuhan warga sehingga dapat mempercepat upaya pembangunan kembali rumah warga yang rusak. Menurutnya depo yang di Praya Lombok Tengah sudah cukup banyak memproduksi panel untuk rumah tetap masyarakat NTB.

“Kami berharap pihak aplikator bisa memenuhi target pencetakan panel Risha, kalau bisa produksinya ditingkatkan 100 unit rumah perhari, sehingga dapat membantu percepatan pembangunan kembali rumah warga yang rusak,” ungkap Mayjen TNI Madsuni.

Sementara itu, menurut pihak aplikator Risha di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah Wahyu (35) pihaknya siap mencetak panel Risha yang dibutuhkan. “Saat ini di depo sudah tercetak panel Risha untuk 500 rumah, tinggal kita salurkan sesuai permintaan,” ujarnya.

Dalam peninjauannya ke lokasi pencetakan panel Risha tersebut Pangkogasgabpad didampingi oleh Dansatgas Kogasgabpad Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., dan Asops Kogasgabpad Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan. (Mad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Ketua Yayasan MBG Ditetapkan sebagai Tersangka

Sumbawanews.com,- Kejaksaan Agung menetapkan Glory Harimas Sihombing, Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Akai Luncurkan MPC One G2 dan Key 37 G2 dengan Performa Lebih Tangguh

Sumbawanews.com,- Kedua perangkat produksi musik andalan Akai, MPC One dan Key 37, kini hadir dalam versi terbaru yang jauh lebih kuat. Dengan peningkatan signifikan...

BGN Revisi Kriteria Penerima MBG demi Efisiensi Anggaran

Sumbawanews.com,- Badan Gizi Nasional tengah menyusun ulang kriteria penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pendekatan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data riil....

Trump Marah, Sebut Kritikus MoU AS-Iran “Bodoh”

Sumbawanews.com,- Presiden Donald Trump membalas keras kritik terhadap kesepakatan damai AS-Iran dengan menyebut para pengkritiknya sebagai “orang bodoh”. Pernyataan itu dilontarkannya tak lama setelah...

Berita Utama