Home Blog Page 3089

Video Simulasi CAT Awali Tes CPNS Bakamla RI Hari Ke-Dua

sumbawanews.com,- Ujian seleksi masuk CPNS hari pertama di lingkungan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berlangsung lancar di gedung R.E Marthadinata Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) jl. Ciledug Raya, Komplek Seskoal Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018).
Pelaksanaan ujian dimulai dengan registrasi / absen peserta kemudian peserta melihat video simulasi CAT yang diputar dilanjutkan dengan pengarahan panitia terkait peralatan yang dibawa peserta saat memasuki ruang ujian, dilanjutkan registrasi pemberian nomor PIN untuk login soal CAT.
Pada hari ke-dua ini, ujian dibagi menjadi lima sesi. Sesi pertama pukul 08.00-09.45 WIB, sesi kedua pukul 09.45-11.15 WIB, sesi ketiga pukul 11.15-12.45 WIB, sesi ke empat mulai pukul 12.45-14.15 WIB dan sesi terakhir mulai pukul 14.25-15.45 WIB.
Sebelumnya, salah seorang peserta tes hari pertama, Gatot Yoga (27) mengaku  sempat merasa kesulitan saat mengerjakan soal karena jaringan komputer CAT dirasa kurang cepat (lemot) sehingga menghambat dalam klik soal selanjutnya. Dia mengaku ada perbedaan saat mengikuti ujian tes tahun 2017  dengan 2018, dirasakan jaringan tahun ini  kurang bagus, hal ini juga dirasakan peserta lainnya, katanya.
Permasalahan tersebut  direspon positif dan diperbaiki pada hari ke-dua ini. Koordinator dari BKN membagi kelompok kelompok peserta saat login sehingga tidak serentak dan tidak membuat jaringan lemot.

Panglima TNI: Pencarian Lion Air JT-610 di Perairan Karawang Terkendala Arus Kencang

sumbawanews.com,- Proses pencarian dan evakuasi badan Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 yang jatuh pada hari Senin, 29 Oktober 2018, hingga saat ini masih belum ditemukan.  Kendala yang ditemukan oleh para penyelam dari Basarnas, TNI, Polri, dan sejumlah pihak lain yakni arus di bawah laut jawa tersebut cukup kencang.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kepala Basarnas Marsdya TNI M. Syaugi dan Pangarmada I Laksda TNI Yudo Margono, S.E., di hadapan awak media, bertempat di Dermaga Jakarta International Container Terminal II (JICT II) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu malam (31/10/2018).

 

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kepala Basarnas Marsdya TNI M. Syaugi, Pangarmada I Laksda TNI Yudo Margono dan Wakapushidrosal Laksma TNI Trismadi, Msi. melakukan peninjauan ke lokasi jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat, dengan menggunakan KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 dari Dermaga JICT II Tanjung Priok.

 

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa dalam pencarian badan Pesawat Lion Air JT-610 tersebut, TNI sudah mengirimkan kapal seperti KRI Banda Aceh-593, KRI Tengiri-865, KRI Sikuda-863 dan KRI Rigel-933 berikut personel personel penyelam dan peralatan selam.

“Semua sudah fokus pada satu titik, termasuk penyelam untuk mendapatkan sinyal kotak hitam (black box), karena indikasi black box ada di satu titik sangat besar, tapi ternyata arus di bawah laut sangat besar,” ujarnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berharap malam ini Rabu, 31 Oktober 2018, KRI bisa melaksanakan lego jangkar dan melepas Remote Operated Vehicle (ROV) lagi. “Saya yakin kemungkinan besar akan ditemukan black box tidak jauh dari perairan Tanjung Karawang,” ucapnya.

 

“Setelah black box berhasil ditemukan, Insya Allah kita akan temukan bagian badan pesawat yang besar, mudah-mudahan korban bisa kita angkat, setelah kita menemukan badan pesawat itu,” tandasnya. (Mad/Puspen TNI)

TIM SAR BAKAMLA RI LAKUKAN PENCARIAN BAWAH AIR

sumbawanews.com,- Guna membantu proses pencarian Search and Recue (SAR) pesawat Lion Air JT 610, tim penyelam Unit Reaksi Cepat Laut (URCL) Bakamla RI lakukan penyelaman bawah air disekitar perairan Tanjung Pakis, Karawang Jawa Barat, Rabu (31/10/2018).
Penyelaman menggunakan perahu karet menuju lokasi yang diduga tempat jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 pada posisi 05.50.889 S – 107.03.613 T, dengan jarak sekitar 7 Nautical Mile dari daratan terdekat sebelah Utara Tanjung Bungin, Karawang, Jawa Barat.
Penyelaman dimulai sekitar pukul 11.00 Wib pada kedalaman 21 meter bawah permukaan laut. Cuaca pada saat penyelaman cerah, angin teduh dengan arus air laut yang cukup tenang memudahkan tim penyelam untuk melakukan penyelaman. Pada pukul 11.15 Wib satu persatu penyelam turun dibawah koordinasi Ketua Tim Satgas SAR Bakamla RI Mayor Laut (T) Puadi Hasani, S.T.
Menurut Daniel Sibarani, S.H., yang turut melakukan penyelaman mengatakan, jarak padang atau visibility pada kedalaman 21 meter bawah permukaan laut sekitar 3 meter. Dasar permukaan laut pada posisi penyelaman berlumpur sekitar 20 sampai 30 cm. Selama hampir 22 menit menyelam dan melakukan pencarian dengan radius 12 mengelilingi titik pencarian tim penyelam Bakamla RI belum dapat menemukan benda atau material apapun dari tempat tersebut.
Pada pukul 11.45 Tim Satgas SAR Bakamla melanjutkan pencarian di permukaan dengan hasil menemukan beberapa serpihan-serpihan dan benda benda lain termasuk satu buah tas warna merah dalam kondisi kosong terbuka. Rencananya besok Tim Satgas SAR Bakamla RI akan melakukan penyelaman kembali ke area lokasi yang telah dibagikan oleh Posko Basarnas di Tanjung Pakis.

Inspektur Bakamla Awasi Langsung Pelaksanaan Tes CPNS

sumbawanews.com,- Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Bakamla RI yang sedang berlangsung di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) diawasi langsung oleh Inspektur Bakamla RI Brigjen Pol Sarono, M.H, Rabu (31/10/2018).
Kehadiran Sarono sebagai Pejabat Inspektorat Bakamla guna mendukung pelaksanaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bakamla RI tahun 2018 yang transparan, objektif, bebas KKN dan akuntabel.
Sarono melakukan pengecekan pelaksanaan tes CPNS Bakamla RI yang sedang berlangsung, didampingi Kepala Bagian Kepegawaian Bakamla Kolonel Marinir Budi Santoso, M.A.P. di gedung R.E. Marthadinata, kemudian dilanjutkan pengecekan untuk memonitor hasil tes yang ditampilkan secara real time. Selain itu juga pengecekan hardcopy hasil tes seleksi SKD yang ditempelkan pada papan pengumuman.
Sarono menekankan kepada seluruh panitia penyelenggaraan tes SKD CPNS Bakamla untuk melakukan pengawasan ujian setiap sesinya demi menjaga objektivitas dan independensi. Diharapkan penyelenggaran CPNS Bakamla RI tahun 2018 dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan Aparat Sipil Negara yang berkualitas, imbuhnya.

Berita Foto : TNI Selenggarakan Lomba Menggambar dan Mewarnai Bagi Anak-Anak Pengungsi

sumbawanews.com,- Sejumlah Prajurit TNI dari batalyon Infanteri Raider 700/ Wira Yudha Cakti dipimpin Lettu Inf Sahang Subaktyo, S.I.P., yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Penanggulangan Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah, melaksanakan trauma healing dengan menyelenggarakan lomba menggambar dan mewarnai serta mengajak bermain anak-anak pengungsi di Desa Kalawara, Kec. Dolo, Kabupaten Sigi, Sulteng, Rabu (31/10/2018). Kegiatan trauma healing tersebut diikuti kurang lebih 50 anak-anak setingkat Sekolah Dasar (SD) di tenda-tenda pengungsian yang berada di Desa Kalawara. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI : Peran Mahasiswa Penting Dalam Membangun Bangsa

sumbawanews.com,- Sejarah Indonesia telah mencatat dengan tinta emas, bahwa Pemuda, termasuk juga para Pelajar dan Mahasiswa, memiliki andil yang sangat penting dalam perjuangan mencapai kemerdekaan hingga menjadi negara yang berdaulat seperti saat ini.  Selain berjuang secara patriotik dengan mengandalkan kekuatan fisik dan bersenjatakan sederhana, Pemuda juga berjuang dengan intelektualitas melalui ide-ide pemikiran dan gagasan yang berani, siap menempuh resiko apapun demi kemerdekaan.

 

Demikian sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., pada pertemuan lima elemen pemangku kepentingan “Penta Helix”, bertempat di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu. (31/10/2018).

 

Universitas Indonesia (UI) menggagas ajang pertemuan lima elemen pemangku kepentingan atau Penta Helix yaitu Universitas, Pemerintah, Industri, Media dan Masyarakat dalam bentuk kegiatan “I-Gov UI Expo 2018, dengan tema “Sinergi Bangsa Menuju Indonesia Mandiri”.

 

Menurut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., maju mundurnya bangsa Indonesia tergantung pada generasi muda, dalam hal ini mahasiswa merupakan ujung tombak kehidupan berbangsa dan bernegara. Mahasiswa harus mampu menumbuh kembangkan sensivitas dan daya kritis terhadap kehidupan masa depan bangsa Indonesia.

“Selaku generasi muda diharapkan mampu memahami esensi Kepemimpinan Ideal dan Sejarah Kepemimpinan di Indonesia dihadapkan dengan karakter bangsa yang dalam hal ini tidak terlepas dari nilai-nilai luhur Pancasila, serta senantiasa memegang teguh 4 (empat) konsensus Nasional yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI Harga Mati,” kata Panglima TNI.

 

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengajak seluruh mahasiswa dimanapun berada untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan kemajuan, menyongsong revolusi industri keempat, serta menyambut inovasi teknologi yang berubah begitu cepat. “Tantangan global mengharuskan mahasiswa untuk semakin cerdas, kreatif, inovatif dalam merespons perubahan-perubahan yang ada. Perubahan yang terjadi adalah tantangan yang tidak bisa kita hindari dan harus dijawab dengan peningkatan kualitas dan produktivitas khususnya dibidang pendidikan,” jelasnya.

 

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan bahwa memasuki era revolusi industri 4.0 atau disebut juga sebagai era disruptif, transformasi pada berbagai bidang dipicu oleh inovasi disruptif yang secara serta merta merubah paradigma yang telah ada sebelumnya, menjadi suatu paradigma yang benar-benar baru dan tidak pernah diduga sebelumnya.

 

“Karakteristik utamanya adalah perubahan yang tidak pernah terduga pada faktor kecepatan, skala dan kekuatan. Jika hal-hal tersebut dikaitkan dengan karakteristik lingkungan strategis maka asimetri perang juga akan bertransformasi pada aspek kecepatan atau speed, jangkauan dan daya hancur,” ungkapnya.

 

Ditambahkan oleh Panglima TNI bahwa meski era disrupsi dan revolusi industri 4.0 yang merupakan suatu peradaban baru manusia, namun dalam setiap kemajuan selalu memiliki paradoks yang berbentuk ancaman.  Beberapa diantaranya yang paling signifikan adalah ancaman cyber threats, ancaman biologi dan ancaman kesenjangan.

 

“Untuk menghadapinya para mahasiswa Universitas diperlukan upaya sejak dini secara bersinergi, terintegrasi dan berkesinambungan oleh seluruh komponen bangsa melalui penguatan 4 (empat) konsensus kebangsaan, serta peningkatan kualitas kesadaran bela negara sebagai nilai-nilai dasar yang akan mendorong perwujudan semangat Nasionalisme dan Patriotisme,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Tinjau Lokasi Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han). dan Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS. meninjau langsung ke lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, dengan menggunakan KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 bertolak dari Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/10/2018).

 

Sebelumnya Panglima TNI beserta rombongan menerima paparan singkat dari  Kabasarnas Mardya TNI M. Syaugi, Pangarmada I Laksda TNI Yudo Margono, S.E., Wakapushidrosal Laksma TNI Trismadi, Msi. Selanjutnya Panglima TNI meninjau posko Basarnas yang berada Dermaga JICT.

 

            Dihadapan awak media Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa pencarian  pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh pada Senin pagi lalu merupakan potensi SAR dalam hal ini Basarnas dengan melaksanakan koordinasi tentang apa yang diperlukan terkait dengan perkembangan pencarian JT 610. “Pagi hari ini, saya mendapatkan penjelasan dari Kabasarnas tentang titik terang adanya dugaan kuat bagian dari body pesawat Lion Air JT 610 dan itu sudah ditentukan koordinatnya, namun belum diyakinkan bahwa itu bagian dari body pesawat,” ujarnya.

 

Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam pencarian pesawat tersebut tim SAR mengunakan KRI Rigel yang difokuskan satu titik bahwa apa yang diduga didasar laut itu adalah bagian dari pesawat Lion Air JT 610. “Saat ini saya bersama Kabasarnas dan Pangarmada I untuk melaksanakan peninjauan langsung di lapangan. Mudah-mudahan itu benar adalah bagian dari body pesawat yang saat ini kita cari,” katanya.

 

Ditambahkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa KRI Rigel milik TNI AL bersama Kapal dari Basarnas yang memiliki kemampuan Side Scan Sonar akan dapat terpenuhi mencari body pesawat di bawah permukaan. “Jadi diduga kuat body pesawat yang kita cari dan kemungkinan besar korban masih ada disitu,” ungkapnya.

 

“Untuk itu saya akan kesana bersama Kabasarnas dan Pangarmada I untuk meyakinkan seluruh potensi SAR yang saat ini ada disana semua dikomandoi  oleh Kabasarnas. Kemudian TNI, Polri dan unsur lain semua mensupport kebutuhan dari Basarnas, saya bagian mensupport karena memiliki sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Basarnas,” tutur Panglima TNI. (Mad/Puspen TNI)

Prajurit TNI Temukan Barang-Barang Korban Lion Air JT-610

(Puspen TNI).  Prajurit TNI dari Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) Koarmada I dipimpin Kadislambair Kolonel Laut (E) Monang Sitompul dan Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada I dipimpin Dansatkopaska Kolonel Laut (P) Johan Wahyudi melakukan penyelaman di perairan Tanjung Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat, Rabu (31/10/2018).

 

Penyelaman yang dilakukan oleh kedua Satuan Khusus TNI AL pada kedalaman 30 sampai dengan 32 meter dalam rangka melanjutkan pencarian korban dan badan Pesawat Lion Air JT-610, yang jatuh pada hari Senin, 29 Oktober 2018.

 

Dari beberapa hotspot yang diselami oleh Prajurit TNI, didapatkan hasil berupa barang-barang milik penumpang Lion Air JT-610, yaitu Pas Foto, Buku Rekening Simpedes, Charger HP, ID Card, Tas, Baju, Kopiah, Uang, Pelampung Pesawat, serpihan body pesawat serta buku petunjuk keselamatan pesawat Lion Air. (Badar/Puspen TNI)

 

Panglima Kogasgabpad : Total 100 % Rumah Yang Rusak Akibat Gempa di NTB Sudah Dibersihkan TNI

(Puspen TN).  Dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan masa penugasan  prajurit  TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad), telah berhasil merobohkan dan membersihkan rumah warga yang rusak sebanyak 74.092 unit akibat bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu yang lalu.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima Kogasgabpad Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana gempa bumi di NTB, Mayjen TNI Madsuni, S.E., saat menggelar rapat evaluasi dengan staf-staf terkait di Markas Komando Gabungan (exs Bandara Selaparang Mataram), Nusa Tenggara Barat, Rabu (31/10/2018).

 

Menurut Mayjen TNI Madsuni, dari jumlah rumah yang dirobohkan dan dibersihkan oleh prajurit TNI sebelumnya sudah mendapat persetujuan dari pemilik dan sudah  terverifikasi oleh tim dari Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB serta sudah mendapat Surat Keputusan (SK) dari Bupati tertanggal 28 Oktober 2018.

 

“Tugas kami (prajurit TNI) membantu merobohkan dan membersihkan rumah-rumah warga, saat ini pencapaiannya sudah 100 %  dari jumlah keseluruhan rumah yang rusak akibat gempa dan sudah terverifikasi,” ungkapnya.

 

Selanjutnya Kogasgabpad mendorong kepada pihak-pihak yang telah ditunjuk untuk segera melaksanakan  pembangunan kembali rumah-rumah warga yang sudah dirobohkan dan dibersihkan akibat bencana gempa bumi. “Harapan kami, rumah-rumah warga segera dibangun sehingga mereka dapat tinggal dirumahnya yang layak,” kata Mayjen TNI Madsudin.

 

Selanjutnya Panglima Kogasgabpad menyampaikan bahwa selain rumah warga yang dibersihkan juga terdapat  698 bangunan fasilitas sosial yang rusak di wilayah NTB  dan telah dirobohkan/dibersihkan oleh prajurit TNI yang sudah siap untuk dibangun kembali. “Dari jumlah 74.092 rumah yang telah dibersihkan sebanyak 67.796  sudah siap dibangun kembali, sedangkan untuk fasilitas sosial dari jumlah yang dirobohkan siap dibangun 445 unit,” tuturnya.

 

“Semoga apa yang telah dilakukan oleh prajurit TNI selama melaksanakan tugas di NTB ini dapat membantu masyarakat untuk segera bangkit dan memulai kehidupannya kembali secara normal,” tandasnya.

 

Dari sekitar tiga bulan masa penugasan prajurit TNI Kogasgabpad di NTB, selain perobohan dan pembersihan bangunan dengan menggunakan alat berat maupun manual, tugas lain yang dilaksanakan yaitu mendistribusikan bantuan logistik, air bersih ke tempat pengungsian dan permukiman warga.

 

Disamping itu, prajurit TNI juga memberikan pelayanan kesehatan, membantu pemulihan trauma warga dengan memberikan pendampingan psikologi oleh Tim Psikologi TNI serta membantu penanganan pengungsian dan perbaikan instalasi air bersih di beberapa tempat di NTB yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. (Badar/Puspen TNI)

Prajurit Kogasgabpad Ratakan Area Likuifaksi di Petobo Palu

(Puspen TNI).  Prajurit TNI Batalyon Zeni Tempur 8/Sakti Mandra Guna (Yonzipur 8/SMG) Kodam XIV/Hasanuddin dan Yonzipur 17/Ananta Dharma Kodam VI/Mulawarman yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) penanggulangan bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi, melaksanakan pemerataan dan pembersihan area lokasi yang terdampak likuifaksi di Petobo, Kota Palu, Sulteng, Rabu (31/10/2018).

 

Kegiatan pemerataan diawali dengan pengarahan kepada seluruh personel TNI, relawan dan masyarakat setempat oleh Kepala Zeni Kogasgabpad Kolonel Czi Efrizon, dilanjutkan doa bersama oleh seluruh elemen yang terlibat pelaksanaan perataan daerah tersebut.

 

Menurut Kolonel Czi Efrizon, pelaksanaan pemerataan lokasi yang terdampak likuifaksi merupakan perintah dari Bapak Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang dilanjutkan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kepada Kogasgabpad penanggulangan bencana alam di provinsi Sulteng. “Area yang akan diratakan ini memiliki luas 180 Ha, terdiri dari perumahan dan persawahan, dan yang akan diratakan adalah area perumahan,” ucapnya.

 

Kolonel Czi Efrizon mengatakan bahwa tujuan dari perataan area Petobo adalah untuk menghilangkan trauma masyarakat yang terdampak langsung likuifaksi, tetapi kalau sudah diratakan seperti yang sudah dilaksanakan di Balaroa suasananya sudah berbeda. Disamping itu, untuk menghindari wabah penyakit kolera agar masyarakat disekitar Petobo bisa lebih tenang.

 

“Kami memberikan kesempatan kepada masyarakat yang tinggal di area Petobo untuk mengambil barang-barang miliknya yang masih bisa digunakan sebelum dilaksanakan perataan dan apabila membutuhkan bantuan TNI, kami juga siap untuk membantu,” ujarnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Danyon Zipur 8/SMG Mayor Czi Catur mengatakan bahwa perataan area Petobo ini sama dengan yang sudah dilakukan di Balaroa, dan ini merupakan perintah dari Pimpinan TNI dan Panglima Kogasgabpad untuk meratakan area terdampak likuifaksi di Petobo. “Dengan dilaksanakannya pemerataan ini diharapkan masyarakat dapat memulai hidup baru lagi dan juga masyarakat bisa memulai aktifitas seperti sebelumnya dan juga bisa memanfaatkan area ini yang akan digunakan sebagai area terbuka hijau,” jelasnya.

 

Menurut Mayor Czi Catur, pekerjaan yang dilaksanakan ini antara lain bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), Pemerintah Daerah dan perusahaan-perusahan serta bantuan dari Bupati Parigi Moutong. “Pekerjaan ini juga melibatkan 16 alat berat, diantaranya 12 exavator dan 3 Dozer milik TNI dan ESDM. Dan diharapkan kolaborasi ini bisa bekerja secara cepat dan maksimal,” katanya.

 

Ditambahkan oleh Mayor Czi Catur bahwa pekerjaan perataan ini ditargetkan selesai kurang lebih satu bulan, namun akan kita kerjakan secara simultan sehingga bisa cepat selesai. Sedangkan sosialisasi dengan masyarakat sudah dilakukan seminggu sebelum pekerjaan ini dimulai.

 

“Kita sudah koordinasi dengan Pemerintah Daerah terutama dengan Lurah setempat dan masyarakat yang mendiami area Petobo untuk mengevakuasi barang-barang dan harta benda mereka yang masih bisa digunakan,” tandasnya. (Badar/Puspen TNI)

Berita Terkini

Proyek CCTV-Sidik Jari Rp300 M Diduga Fiktif

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, Krisna Murti, mengungkapkan fakta mencengangkan dalam pemeriksaan di Kejaksaan Agung:...

MNC Peduli dan MNC Tourism Edukasi Gizi di Sukabumi

Sumbawanews.com,- Sukabumi — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan gizi keluarga, MNC Peduli bersama MNC Tourism menggelar kegiatan edukasi gizi dan demonstrasi masak sehat...

Dedolarisasi Menggema, Putin Ajak ASEAN Pakai Mata Uang Lokal

Sumbawanews.com,- Presiden Rusia Vladimir Putin secara terbuka mendesak negara-negara ASEAN untuk segera beralih dari transaksi berbasis dolar AS ke mata uang nasional masing-masing, dalam...

Ketua Yayasan MBG Ditetapkan sebagai Tersangka

Sumbawanews.com,- Kejaksaan Agung menetapkan Glory Harimas Sihombing, Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Berita Utama